
Ketika semua orang telah memilih binatang iblis yang mereka inginkan, Zhang En memerintahkan kelompok Burung Phoenix dan binatang iblis yang lainnya untuk membubarkan diri dan menjaga setiap sudut area dalam dan luar wilayah istana Klan Zhang mereka.
Zhang En kemudian memperkenalkan ketujuh orang kelompok Long Xioba kepada semua orang.
Ketika semua anggota Klan Zhang dan bawahan penjaga klan Zhang mendengar bahwa ketujuh orang ini semuanya adalah Dewa Emas, mereka semua tercengang.
Dari pengalaman mereka saat berada di Sekte Roh Api, mereka semua tahu apa artinya keberadaan yang di wakili oleh seorang ahli Dewa emas.
Mengetahui bahwa ketujuh orang ini adalah Dewa Emas, semuanya sangat sopan, penuh dengan rasa hormat dan kekaguman, menyebut nama mereka sebagai Senior. Kelompok Long Xioba melambaikan tangan mereka, bingung dan tidak tahu bagaimana harus merespons.
Bagi Zhang En, itu hanya sebagai dalam bentuk penghormatan. Jika semua anggota klannya menyukai mereka dan memangggil mereka senior, Zhang En tidak keberatan meskipun dia adalah tuan dari keenam orang itu selain Long Xioba. Dengan kekuatan mereka berenam, mereka pantas di hormati dan layak dipanggil senior, Zhang En tidak mau menganggap mereka sebagai budak, tetapi bawahannya yang juga perlu dihormati.
Kemudian, mereka semua menuju ke aula utama dan duduk disana untuk melakukan pembicaraan.
Sama seperti reaksi Master Kun sebelumnya, Master Yi, Lie Hue, dan semua orang penasaran bagaimana Zhang En berhasil menundukkan ribuan jumlah gabungan burung phoenix dan binatang iblis itu.
Master Yi adalah orang pertama yang tidak bisa menahan diri untuk bertanya.
Zhang En hanya tersenyum ala kadarnya dan secara singkat menceritakan semua yang dia lakukan dalam beberapa tahun ini dan juga menceritakan kedua Api Ilahi yang telah dia dapatkan, membuat mereka semua tercengang dan terkagum-kagum.
Setelah itu, Zhang En bertanya tentang apa saja hal yang terjadi selama di tidak berada, dan apakah Klan Fu atau orang-orang dari Sekte Naga Langit datang mengirim orang untuk membuat masalah.
Mendengar pertanyaan Zhang En, Master Kun mendengus panjang dengan wajah sombong dengan bangga berkata, "Dengan Gurumu yang tampan ini ada di sini, semut-semut itu tidak akan berani datang ke dunia ini, bahkan untuk menginjakkan telapak kaki mereka saja 1 cm di udara hampa diarea luar penghalang dunia ini mereka akan kesulitan, bahkan mereka mungkin tidak akan berani mengeluarkan suara kentut."
Lie Hue dan beberapa pemuda yang ada di aula utama itu, tidak, hampir semuanya mengatupkan bibir mereka rapat-rapat untuk mengendalikan tawa yang hampir keluar dari mulut mereka masing-masing mendengar perkataan yang terdengar lucu dari Master Kun.
Master Yi lalu menegur dengan nada bercanda, "Dasar pria tua nakal. Sukanya hanya bisa membuat orang tertawa"
Zhang En juga hanya bisa tersenyum diam-diam saat membalikkan wajahnya, tidak mau memicu omelan mengerikan Master Kun jika tau bahwa dia akan tertawa secara terbuka.
__ADS_1
Malam itu, seluruh istana itu di terangi oleh cahaya dari batu api yang terang benderang, mengadakan perayaan kembalinya Zhang En dan keberhasilannya dalam mendapatkan dua Api Ilahi.
Tiga hari kemudian, Master Kun memanggil Zhang En, mengatakan bahwa dia akan pergi ke Dunia Kematian.
Mendengar ini, Zhang En merasa bingung dan berpikir, 'Apakah dia ini benar-benar akan mengambil Dewa Emas untuk dijadikan bawahannya di Dunia Kematian?'
Melihat ekspresi di wajah Zhang En, Master Kun menggerutu, “Omong kosong apa yang kau pikirkan di kepalamu itu? Aku hanya akan pergi ke Dunia Kematian untuk mencari sesuatu.”
"Eh!" Zhang En menggaruk kepalanya dengan malu, lalu bertanya, "Bagaimana kalau kita pergi bersama?"
Master Kun lalu menggelengkan kepalanya, "Tidak perlu, aku masih suka berpergian sendiri dan tidak membutuhkan muridku untuk melindungiku. Mau ku taruh dimana wajahku ini jika orang luar mendengar bahwa aku membutuhkan muridku untuk melindungi dan menjagaku. Sialan!"
Zhang En lalu terdiam sejenak dan dengan ragu-ragu, dia bertanya lagi, "Pak tua, apakah kau sekarang berada pada tingkat kultivasi Raja Dewa atau Raja Kuno??"
Master Kun tiba-tiba tertawa terbahak-bahak, "Ahahahaa!! Bocah, apakah kau sangat ingin tahu tentang kekuatan sebenarnya dari Gurumu ini? Kau masih tidak layak mengetahuinya sekarang. Aku akan memberitahumu ketika kau menerobos ke Alam Dewa Emas."
Master Kun lalu menambahkan perkataannya ketika menatap Zhang En, “Kau masih belum cukup kuat sekarang. Ketika kau menerobos ke Alam Dewa Emas, pada saat itu ada sesuatu yang ingin aku beritahukan kepadamu.”
Saat mengatakan ini, wajah Master Kun tiba-tiba menjadi serius.
"Mmm. Sekarang aku akan berangkat! Kita akan bertemu lagi setelah aku menyelesaikan sesuatu hal di Dunia Kematian. Jaga dirimu baik-baik bocah!"
SWOSHHHH!!!
Master Kun lalu menghilang dan muncul di langit meninggalkan dunia itu dalam sekejap.
Zhang En masih jatuh ke dalam perenungan menatap tempat di mana Master Kun berdiri beberapa saat yang lalu. "Kekuatanku saat ini tidak terlalu lemah, namun masih belum kuat dimatanya. Sebaiknya aku harus terus berkultivasi agar menjadi lebih kuat lagi.!"
Beberapa hari kemudian, Master Yi juga pergi, mengatakan bahwa dia ingin kembali ke Dunia Musim Dingin untuk melihat keadaan disana.
__ADS_1
Master Yi juga meninggalkan Dunia Zhang En setelah mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang.
Setelah kedua orang ini pergi, Zhang En memerintahkan kolompok Burung Phoenix dan kelompok binatang iblis untuk mulai memperluas area penjagaan. Pada saat yang sama, Zhang En juga meningkatkan formasi pelindung di sekitar istana Klannya.
Setelah itu, Zhang En mulai mengatur formasi penambah energi roh skala kecil dan besar di seluruh kekaisaran dan kerajaan yang ada di setiap benua di seluruh Dunia itu. Zhang En tidak perlu melakukan itu secara langsung, dia lalu mengajarkan metode itu kepada Nuyan Yao dan kelima orang lainnya, selain Long Xioba dan mengirim mereka pergi untuk melakukan tugas mereka masing-masing.
...
Di dalam Dunia Roh, Dunia tempat sekte Roh Api berada.
Di puncak Gunung Whuan, Wang Nio menerima berita dari mata-mata mereka bahwa Master Kun dan Master Yi telah meninggalkan Dunia asal Zhang En.
Tetua Agung bernama Heng Shi yang duduk di depan Wang Nio mencibir, “Pergi beri tahu Raja Klan Binatang Iblis, Raja Emas Huayan dan orang-orang dari Sekte Naga Langit, beri tahu mereka kedua orang itu telah meninggalkan dunia bocah Zhang En itu.!”
...
Tidak lama setelah itu, di dalam kota besar Dunia Klan Binatang Iblis, tidak terlalu jauh dari Dunia asal Zhang En, ada seorang pria paruh baya dengan jubah mewah emas disana. Matanya yang memanjang memiliki garis simbol sangat kecil di sudut matanya, memberinya aura menakutkan namun mendominasi.
Pria paruh baya ini adalah Raja Binatang Emas yang terkenal. Dikenal dengan nama lain, Huyan Jin.
Menerima berita dari Wang Nio, dia mencibir, “Wang Nio, memiliki nafsu makan yang besar, dia benar-benar ingin menelan Harta Dunia Es milik Zhang En itu sendirian, meninggalkan Harta Emas yang di dapat Zhang En itu dari Ming Zhi untuk dibagi denganku dan Sekte Naga Langit!”
"Raja Huyan, setelah kedua orang itu meninggalkan Dunia itu, kapan kita akan bergerak?" Salah satu bawahan Raja Binatang Emas, seorang tetua klan binatang iblis, dengan hati-hati bertanya.
"Ini adalah perintah Tuan Agung, semakin cepat kita menyelesaikan tugas, semakin baik." Raja Huyan berkata dengan nada serius, "Kalian semua ikuti aku, kita akan bertemu dengan orang-orang dari Sekte Naga Langit dan kemudian menuju Dunia Zhang En itu."
Tetua itu lalu mengangguk, lalu menambahkan, “Sebenarnya, orang-orang dari Sekte Naga Langit itu tidak perlu ikut. Dengan kekuatan Raja Huyan seorang, Zhang En itu sudah dipastikan mati!”
Raja Binatang Huyan Jin lalu berkata, "Karena ini perintah Tuan Agung, mari kita lakukan saja seperti yang dia perintahkan."
__ADS_1