
SWOOSSSHHHH!!!!
Kekuatan penarik yang kuat menarik Long Qin yang berada di samping Tang Mang, ke hadapan Zhang En.
"Zhang En, jangan bunuh aku ..." Wajah pucat darah Long Qin menjadi putih karena ketakutan, memohon untuk hidupnya.
"Jangan takut. Aku sudah mengatakan bahwa aku akan meninggalkanmu dengan mayat yang utuh. Walupun aku tidak ingin dan mau tau apa hadiahmu. Kau ku beri hadiah dengan mayat yang masih utuh!"
Selesai mengatakan itu, kekuatan Iblis dari jiwa Zhang En berputar, melepaskan aliran kekuatan melahap di tubuh Long Qin.
Semua kelompok Klan Tang menyaksikan saat tubuh Long Qin menyusut dan mengering dengan cepat. Dalam waktu satu tarikan napas, dia benar-benar berubah menjadi mayat kering.
Jari-jari Huang Zhang En melonggarkan cengkeramannya dan mayat Long Qin jatuh ke tanah.
Melihat ini, Tang Mang bergidik dan sedikit ketakutan.
Perasaan tidak menyenangkan yang kuat muncul di hati Tang Mang dan semua Tetua Klan Tang.
Namun, tepat pada saat itu juga, cahaya bersinar bekedip dari tubuh Zhang En, yang berubah menjadi sosok Naga perkasa dengan cakar kuat menghantam Tang Mang.
Kecepatan cakar Naga Zhang En terlalu cepat. Itu terjadi begitu cepat sehingga Tang Mang hampir tidak punya waktu untuk bisa bereaksi, lalu dikirim jauh menabrak puncak gunung lainnya yang ada di area itu.
BOOOMMMMMM!!!
"PATRIARK!" Semua Tetua Klan Tang di sekitarnya berteriak.
Dengan sedikit goyangan tubuh Naganya, Zhang En sekali lagi tiba tepat di atas Tang Mang dimana dia berada, cakar Naga Zhang En menyerang lagi.
GEDEBOOOMMMM!!!
Gemuruh besar terdengar dari tanah saat tubuh Tang Mang tertanam ke dalam bumi akibat serangan Zhang En.
__ADS_1
Semua Tetua Klan Tang bereaksi, melontarkan kata-kata kemarahan dan berteriak saat mereka menyerbu ke arah Zhang En sebagai pembalasan.
Menyaksikan orang-orang ini menyerangnya bersama, Zhang En mencibir dengan dingin dan bergegas ke arah mereka.
Dalam sekejap, ratapan kesedihan dan bau darah kental memenuhi udara.
Zhang En sekarang menyerupai Singa lapar yang berlari mengejar mangsanya.
Setiap sapuan cakar Zhang En mengeluarkan darah dari puluhan Tetua Klan Tang terhempas ke sana kemari.
Dalam waktu singkat, hanya tersisa setengah dari Tetua Klan yang masih belum terkena serangan brutal Zhang En.
Mereka semua seakan kehilangan setengah dari jiwa mereka melihat ini dan tidak lagi ingin tinggal lebih lama lagi di Dunia itu.
SWWOOSSSHHHH!!
SWOOOSSSHHHHH!!
Mereka terbang ke arah yang berbeda untuk melarikan diri demi menyelamatkan hidup.
Setelah itu, setiap energi kehidupan dan kekuatan mereka mulai keluar dari tubuh mereka, di luar kendali mereka.
Tidak peduli seberapa keras mereka berjuang, bagaimana mereka menjerit dan meratap, atau bagaimana mereka memohon belas kasihan, semuanya sia-sia.
Segera, Zhang En mengubah mereka semua menjadi mayat kering.
Untuk setenghnya lagi, yang sekarang sedang dalam keadaan terluka, dipukul telak membentuk cetakan manusia di atas tanah.
Zhang En melihat salah satu cetakan di sekitarnya di tanah dengan bagian tubuh yang setengah menonjol, yang tidak lain posisi Tang Mang berada, Zhang En telah tiba di atasnya dalam sekejap.
Dengan gerakan mencakar sedikit, tubuh Tang Mang ditarik ke cakar raksasa Zhang En. Tanpa mngatakan sepatah kata pun, kekuatan Iblis pelahap berputar dengan kekuatan penuh, menyebabkan energi kehidupan dan kekuatan Tang Mang keluar tak terkendali, mengalir seperti air ke tubuh Zhang En.
__ADS_1
Dalam waktu kurang dari beberapa helaan nafas, Tang Mang di ubah menjadi mayat kering, lalu mayatnya di hancurkan menjadi debu.
Setengah dari Tetua Klan Tang yang terluka di bawah tanah menyaksikan adegan ini dengan wajah membatu.
Zhang En menarik napas, menarik mereka semua.
“Kalian sudah melihat akhir Patriark kalian.” Tatapan dingin Zhang En menyapu mereka semua, "Aku akan memberi kalian semua satu kesempatan untuk memilih apakah kalian bersedia tunduk padaku, atau mati."
Zhang En melakukan ini agar bisa menambah pasulannya dalam melawan musuhnya seperti Sekte Menara Langit, dan juga mengendalikan Klan Tang.
Sementara mereka masih ragu-ragu, Zhang En meraih salah satu Tetua dan kekuatan melahap mengalir keluar.
Dalam sekejap mata, Tetua itu itu berubah menjadi mayat kering.
Zhang En dengan santai melambaikan tangannya dan mayat kering itu dan berubah menjadi debu, melayang di udara.
Semua Tetua Klan Tang yang masih ragu-ragu segera ketakutan.
“Aku tidak punya banyak waktu menunggu kalian untuk mempertimbangkan hal ini. Setelah ini, mereka yang tidak mau tunduk padaku akan mati!” Ucap Zhang En mutlak, tanpa kompromi.
Beberapa saat kemudian, beberapa Tetua akhirnya bersedia tunduk pada Zhang En. Melihat hal tersebut, beberapa orang lainnya mulai angkat bicara, bersedia tunduk.
Segera, setengah dari mereka tunduk pada Zhang En dan setengahnya tetap bertahan pada pendirian mereka.
Tang Mang membawa hampir 800 ratus orang yang mengikutinya ke Dunia itu untuk berperang dengan Zhang En. Sekarang, ada sekitar 300 orang dari mereka yang masih selamat bersedia tunduk pada Zhang En.
Mata Zhang En menyapu lima puluh orang yang tersisa, suaranya sangat dingin, “ Karena kalian semua tidak bisa memutuskan, maka kalian akan mati saat ini juga!”
Tepat saat suara Zhang En berakhir, gelombang kekuatan pelahap yang dahsyat menyembur keluar. Mereka yang diam-diam menolak untuk tunduk tampaknya telah mencapai kesepakatan diam-diam untuk meledakkan diri, ingin membawa Zhang En bersama mereka dalam kematian.
Zhang En lalu kembali ke wujud manusianya, setelah itu puluhan bayangan tapak Buddha terentang dari atas langit.
__ADS_1
SWOOOSSSSHHHHH!!
Serangan telapak tangan itu menyerang pada saat yang sama, menghujani mereka semua.