
...
Beberapa hari kemudian, Zhang En pergi menemui Tetua Lu dan memberitahu bahwa dia ingin pergi ke Dunia Merah untuk membantu anggota aliansi dalam membunuh para ahli iblis itu, serta ingin menyelesaikan misi agar dia dapat di angkat menjadi Tetua.
Tetua Lu lalu setuju akan hal itu dan memberi izin dan mengingatkan Zhang En alias Xen Hu untuk berhati-hati dalam perjalanannya dan saat menjalankan misi.
Zhang En langsung segera berangkat ke Dunia Merah.
...
Dalam perjalanan kali ini, Zhang En terbang dengan kecepatan tercepatnya tanpa perlu menyembunyikan kekuatannya. Lagipula dia saat ini melakukan perjalanan sendirian dan hanya dalam dua hari kemudian, dia akhirnya sampai di Dunia Merah.
Sesampainya di Dunia itu, Zhang En tidak langsung melapor ke markas. Sebagai gantinya, dia mulai mencari lokasi tubuh itu dengan menggunakan esensi darahnya dan tidak memulai pencariannya di sembarang tempat.
Dia memilih wilayah yang memiliki gunung yang jauh dari populasi manusia.
Di bagian barat laut Dunia Merah, terdapat bentangan pegunungan yang sangat panjang dan tidak berpenghuni. Dan di tempat itu, banyak tanaman dan makhluk yang sangat beracun. Ini adalah tempat yang diputuskan pertama untuk melakukan pencariannya terlebih dahulu.
Mengirim setetes esensi darah dari tubuhnya, Zhang En melakukan teknik darah dan menanam esensi darahnya ke dalam bumi. Dia bisa dengan jelas merasakan energi yang terkandung dalam setetes esensi darahnya menyebar di bawah tanah. Sayangnya, hasilnya mengecewakan, dan dia mulai mengorbankan tetes esensi darah keduanya. Kemudian tetes ketiga, tetes keempat dan seterusnya.
Beberapa saat setelah Zhang En mengirim delapan tetes esensi darah ya, dia tiba-tiba merasakan fluktuasi energi di suatu tempat jauh di bawah tanah. Meskipun terasa lemah, dia masih merasakannya.
Tanpa menunggu lama, Zhang En dengan cepat menawarkan setetes lagi esensi darahnya ke pegunungan di bawah dan terasa semakin lebih kuat.
Zhang En lalu meminta Long Xioba untuk keluar dalam bentuk aslinya untuk melindunginya saat mereka berdua akan masuk jauh di bawah tanah..
DUARRR!!!
Zhang En meledakan salah satu lubang di tanah dan masuk ke bawah. Keduanya telah masuk ke bawah tanah sedalam seribu meter sebelum menemukan sumber fluktuasi energi itu.
SWOSHHHH!!!
Tiba-tiba, Zhang En merasa tubuhnya melayang sesaat dan muncul di sebuah ruang bawah tanah yang memiliki ruang besar yang dipenuhi dengan energi berwarna hitam yang mengambang. Long Xioba juga muncul di ruangan itu
Energi hitam yang mengambang ini tidak lain adalah qi iblis.
Saat memasuki ruang itu, Zhang En hampir tertelan oleh energi hitam itu.
Ketika Qi iblis berwarna hitam itu meresap ke dalam tubuh Zhang En, Ancient God Flame menyala, membakar setiap untaian qi iblis yang ingin menyerang tubuhnya.
__ADS_1
Lapisan keringat dingin menutupi dahi Zhang En, bahkan wajah Long Xioba tampak gelap.
"Tingkat kekuatan iblis yang mengerikan, ini jelas merupakan tempat di mana bagian tubuh Raja Seribu Jiwa disegel." Long Xioba berkata dengan suara gembira.
Zhang En juga merasakan kegembiraan di dalam hatinya.
WUSHHHH!!!
Zhang En lalu melompat ke udara, terbang ke arah sumber energi qi iblis itu berasal. Saat dia semakin dekat ke asal sumbernya, qi iblis di sekitarnya tumbuh lebih mengerikan.
Situasi ini membuat Zhang En meningkatkan kewaspadaannya. Dia kemudian memanggil Armor Apinya untuk melindungi tubuhnya dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Setelah terbang setelah beberapa menit, Zhang En akhirnya mencapai sumbernya..
Berhenti di atas udara, Zhang En dan Long Xioba mengamati sebuah altar yang sangat besar di kejauhan. Di tengah altar itu ada susunan simbol-simbol misterius dan di tengah barisan simbol itu, dua lengan berbulu binatang yang terlihat besar disegel disana. Di salah satu ujung lengan itu, ada urat emas yang tampak seperti naga emas yang melayang, sedangkan ujung lainnya memiliki sepuluh cakar tajam yang menjulur, menyerupai sepuluh bilah raksasa yang terlupakan yang tertutup debu selama berabad-abad.
Sementara Zhang En menatap kedua lengan besar itu dengan kaget, kedua lengan itu tiba-tiba bergetar hebat. Qi iblis tebal di udara bergegas ke arah mereka berdua, saat kedua lengan itu membentuk tubuhnya menjadi raksasa dan membentuk tubuh lainnya.
Begitu tubuh raksasa itu mengembun menjadi tubuh nyata, telapak tangan raksasa itu menyerbu Zhang En dan Qi iblis melonjak seperti tidak ada habisnya.
SWOSHHH!!!!
Siluet Zhang En melompat beberapa kali ke belakang untuk menghindar.
DUARRRRR!!!!
Ruangan itu hancur sebagian dan tanah bergetar seolah-olah langit akan runtuh.
Kemudian, serangan telapak tangan raksasa itu lembali menyapu ke samping ke arah Zhang En berada lagi..
SWOSHHHHH°°
Wajah Zhang En menjadi gelap saat dia melihat telapak tangan binatang raksasa itu datang ke arahnya. Tapi kali ini, dia tidak menghindar. Kekuatan dalam dantiannya yang melonjak dan kekuatan apinya meledak dari telapak tangannya saat dia membalas telapak binatang raksasa itu..
RUMBLEEE!!!
BOOOMMMMMM-!
Ledakan yang memekakkan telinga bergema.di dalam ruang bawah tanah itu. Gelombang kejut penghancur menyapu ke segala arah, seluruh ruangan itu bergetar seperti berada di ambang kehancuran.
__ADS_1
Gelombang kejut yang menakutkan lalu mengalir ke arah Zhang En, membuat Long Xioba dengan cepat melilitkan tubuh naga azure raksasanya di sekitar Zhang En untuk melindunginya. Dengan kekuatannya, qi naga meletus dari tubuh Long Xioba, menyebarkan gelombang kejut. lainnya.
BOOMMM!!! BOOMMMM!!! BOOOMMMM!!!
Zhang En dengan cepat mundur lebih jauh.
Rakasasa iblis itu menjadi terkejut.
"Manusia, aku adalah Raja Seribu Jiwa dari Klan Binatang Iblis, telah menyapu semua permukaan dunia di setiap galaksi selama ribuan tahun lamanya, dan telah melihat bakat dan kejeniusan yang tak terhitung jumlahnya, tetapi ini adalah pertama kalinya seorang manusia berhasil mengejutkanku." Ucap tubuh raksasa itu, berdiri dengan tangan di lipat di dada.
Raksasa ini menyerupai tubuh sejati sebenarnya dari Raja Seribu Jiwa sebelum bagian tubuhnya dipotong-potong dan disegel di berbagai tempat.
Tentu saja, tubuh yang terbentuk dari kedua lengannya yang membentuk tubuh mirip tubuh sejatinya, ini dibentuk oleh sisa keinginannya dan masih memiliki sedikit kesadaran dengan menggunakan qi iblis yang berasal dari lengannya yang sudah di segel.
Zhang En mempertahankan sikap dan wajah tenang menghadap ke sisi lain, menunggu untuk mendengar apa yang ingin dikatakan yang di tinggalkan oleh sisa keinginan Raja Seribu Jiwa ini sebelum kematiannya.
“Manusia, karena kau mampu mencari dan sampai di ruang rahasia ini, itu adalah takdirmu. Apakah kau tertarik untuk menjadi muridku? Aku tidak pernah menerima murid selama aku masih hidup, jika kau bersedia menjadi muridku, aku akan mewariskan kepadamu semua yang aku tahu. Termasuk Teknik Seribu Roh.” Ucap raksasa itu ingin mempengaruhi pikiran Zhang En.
"Ini adalah Teknik yang dapat mempengaruhi pikiran seserang." Long Xioba berbicara kepada Zhang En saat suaranya bergema di udara.
Zhang En lalu mengangguk mengerti akan hal ini.
"Aku tahu betul bahwa satu-satunya tujuanmu adalah ingin mempengaruhiku, lalu memintaku membantumu membuka segel kedua lenganmu yang di segel di tempat ini, kan? Kau sebaiknya berhenti melakukan usaha seperti itu padaku. Jika ini adalah tubuh sejatimu, aku akan berpikir dua kali sebelum melakukan sesuatu. Tetapi hari ini, keinginanmu ditakdirkan ditundukkan dan kekuatanmu akan aku serap!" Jawab Zhang En tanpa ragu-ragu.
-
-
-
-
-
-
Buat para readers semua dan juga kepada si Bambang, maaf jika setiap bab dalam karya ini masih sangat tidak memuaskan lagi. Juga masih banyak kesalahan typo yang masih banyak kalian temui. Mohon di maklumi ya. 🤗😁
__ADS_1
Dan juga, author mau minta, kalau boleh, isilah kolom komentar cukup satu koment saja agar tidak spam kolom komentar. Author juga kesulitan baca komentar dari koment yang lainnya. 🙏🙏🙏
Jangan lupa like dan vote jika kalian suka. Terimakasih ! 🥱😄😔🥱🤕