Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch 67. Kecemasan Seorang Pemuda


__ADS_3

"Dasar rakyat jelata, apakah kau mencari kematianmu!"


“Segera lepaskan Tuan Muda kami, jika tidak, bahkan seorang Dewa yang turun datang kesini tidak akan bisa menyelamatkanmu lagi!” 


“Tidak hanya kau, seluruh keluargamu akan dimakamkan bersama denganmu!” Pengawal Keluarga Guo lainnya berteriak keras, sementara yang lain menatap kaget pada keberanian Zhang En, termasuk pria muda yang mencoba menariknya ke tempat aman sebelumnya.


Mendengarkan perkataan dari pengawal Keluarga Guo, senyum misterius melengkung di sudut bibir Zhang En. Tanpa di suruh, dia lalu melepaskan cengkeramannya dari tenggorokan Guo Xiao. Namun, tindakan Zhang En membuat Guo Xiao sudah merasa takut. 


Dia kemudian menunjuk ke arah Zhang En sambil berteriak, "Kau sampah, sudah terlambat bagimu bahkan jika kamu melepaskan aku sekarang! Ak ingin seluruh keluargamu mati hari ini!"


Sebelum Guo Xiao menyelesaikan perkataan yang penuh dengan ancamannya, Zhang En mengarahkan telapak tangannya lalu memutar pergelangan tangannya dan menyerang mengenai dada Guo Xiao. Tubuh Guo Xiao dikirim terbang. Ketika dia jatuh, darah keluar dari mulutnya.


"Tuan Muda!!!" Pengawal Keluarga Guo berteriak.


Zhang En kembali menggerak kan telapak tangannya, kali ini ditujukan ke arah penjaga Keluarga Guo. Bayangan ilusi jurus tangan Buddha Kebenaran menembus ruang dan mengirim sekelompok besar pengawal itu terlempar seperti tertiup angin.


Zhang En menggabungkan Seni Pedang Naga Dewa ke dalam serangan telapak tangan ini dengan hanya menggunakan sepuluh persen kekuatan nya, meskipun serangan nya terlihat lemah, itu sudah cukup untuk membuat mereka terluka. 


Di antara pengawal Keluarga Guo, yang terkuat hanyalah pendekar yang sudah berada di ranah tingkat Suci menengah. Oleh karena itu, bagi Zhang En dalam menghadapi mereka seperti membalikkan telapak tangan.


Semua orang menoleh untuk melihat Guo Xiao dan pengawalnya, lalu berbalik melihat ke arah lain untuk melihat Zhang En. Ekspresi wajah mereka sulit untuk di jelaskan, Ekspresi rasa kagum, senang serta kasihan.


Pemuda yang sama yang menarik Zhang En sebelumnya mendekatinya lalu berkata dengan nada cemas, "Saudara, cepat dan tinggalkan Kota Kekaisaran segera, lari sejauh yang kamu bisa! Jika keluarga Guo dan Yao datang, kau tidak akan bisa lari!”


"Lari?" Zhang En menggelengkan kepalanya. “Aku baru saja kembali. Klan Xin sudah menjadi dari keluarga ku, anggota keluarga Xin akan menikah dalam waktu tiga hari, aku tidak akan lari dan akan ikut menghadirinya acara itu bersama guru ku."


Tentu saja Zhang En dan Keluarga Xin memiliki hubungan sejak dia di angkat menjadi Tuan Muda dan di pilih menjadi penerus oleh Ketua Xin Long. Ketua Xin Long adalah salah satu Tuan Muda dari keluarga dari Klan Xin yang termasuk Klan besar yang ada di Kota Kekaisaran. Pemimpin Klan Xin saat ini adalah Kakak tertuanya.


Pemuda itu mengabaikan alasan Zhang En, “Saudara, bagaimana kau bisa memikirkan tentang pernikahan Keluarga Xin dalam situasi ini? Melarikan diri untuk menyelamatkan nyawamu lebih penting untuk saat ini, jika kau mati akibat dari masalah yang kau lakukan hari ini, apakah kau masih akan berbicara tentang menghadiri pernikahan anggota Keluarga Xin dengan Keluarga Yao?”


Melihat kecemasan dan perhatian pemuda itu padanya, perasaan niat baik terhadap pemuda ini muncul di dalam hatinya. Bagaimanapun, mereka tidak lebih dari orang asing yang saling tidak mengenal dan berada pada tempat yang sama.

__ADS_1


"Kalau boleh tau kau dari keluarga mana?" Zhang En memandang pemuda itu dan bertanya.


Sekali lagi, pria muda itu kelihatan bingung. Dalam situasi seperti ini, Zhang En masih punya waktu untuk menanyakan dari keluarga mana dia berasal?.


“Saudara, lupakan pertanyaanmu untuk saat ini. Cepat keluar dari Kota Kekaisaran, kemungkinan besar Keluarga Yao dan Guo sudah tahu apa yang terjadi di sini!” Pemuda itu menjadi semakin cemas.


Sedangkan Zhang En masih kelihatan tenang tanpa merasa takut sedikitpun terlihat dari wajahnya, "Apa yang membuatmu begitu cemas?"


Mendengar kalimat Zhang En membuat pemuda itu terdiam. Pada akhirnya, dia hanya bisa menyerah, menjawab Zhang En dengan ekspresi tak berdaya: "Namaku Duan Yong, Keluarga Duan dari Kerajaan Tianjun."


Zhang En lalu mengangguk, "Karena kita berdua tidak ada kegiatan, bagaimana kalau kita pergi dan minum-minum?"


"Karena kita berdua tidak ada kegiatan? Minum?!"


Pemuda itu merasakan pusing yang hebat dalam kepalanya, dia benar-benar tidak tahu harus berkata apa lagi.


•••


Yao Qing tertawa terbahak-bahak, “Kakak laki-laki, Kakak kedua, sekarang keluarga kita menjadi ipar dari Keluarga Xin , bahkan Kaisar Zhu perlu memperhatikan Keluarga Yao kita. Aku ingin melihat siapa yang berani menghujat Keluarga Yao kita di masa depan! ”


Yao Wen dan Yao Yuan tersenyum sumringah.


"Kepala Keluarga!!" Pada saat itu, seorang penjaga Keluarga Yao berlari ke aula utama dengan bingung sambil berteriak, "Ini buruk, Tuan Muda Guo Xiao dipukuli di jalanan!"


Yao Wen, Yao Yuan, Yao Qing tercengang!


"Apa katamu?!" Sesaat berlalu dan Yao Qing langsung berdiri saat itu "Kau mengatakan seseorang melukai Xiao'er ku?"


“Ya, di jalanan yang ada di tengah-tengah Kota!” Penjaga itu membenarkan.


Yao Qing melompat berdiri. Kemarahan terdengar dalam nada bicaranya "Aku ingin melihat siapa yang punya nyali besar berani menyakiti Xiao'er ku!"

__ADS_1


Sudah jelas dia akan marah karena dia adalah istri dari Patriak Guo Fang dan Guo Xiao adalah putranya.


Yao Wen juga berdiri, memerintahkan penjaga dengan suara dingin, "Katakan kepada orang-orang agar gerbang kota ditutup, bajingan itu tidak boleh melarikan diri!" Dia berbalik ke arah Yao Yuan dan Yao Qing, "Ayo pergi dan melihat kesana, kita akan menangkap berandal itu hidup-hidup!"


“Kakak, apakah kita perlu memberi tahu Ayah tentang masalah ini?” Pada saat ini Yao Yuan mengajukan pertanyaan.


Mendengar hal itu, Yao Wen malah tertawa, “Kakak Kedua, seberapa besar masalah ini? Adakah kita harus merepotkan Ayah dengan masalah kecil seperti ini? Ayah sedang ada pertemuan dengan Kepala Keluarga Xin dan yang lainnya. "


"Baiklah." Yao Qing mengikuti keputusan Kakak laki-lakinya, “Kakak Kedua, menurutku, kau sangat penakut. Dengan status yang dimiliki Keluarga Yao kita sekarang, siapa yang perlu kita takuti? dia harus memberikan penjelasan kepada Keluarga Yao kita dan mendapat hukuman!"


Yao Yan tidak lagi membuka mulut atas kata-kata saudara perempuannya.


Oleh karena itu, ketiganya keluar dari Kediaman Yao. Mereka bertiga berjalan di depan memimpin lebih dari seratus pengawal dari keluarga Yao bersama mereka, menuju lokasi Gao Xiao berada saat ini. 


Seluruh akses jalan Kota Kekaisaran telah di tutup dan di jaga, rakyat jelata merasakan firasat yang tidak enak saat ini.


Sementara itu, Zhang En masih berdiri di tempat yang sama, di jalan yang sama, mengobrol dengan pemuda itu.


Kegelisahan menyelimuti Hati Duan Yong menatap punggung Zhang En. Di ujung jalan, Yao Wen, Yao Yuan, dan Yao Qing bergegas menuju ke arah mereka. Perasaan Duan Yong berdetak lebih cepat dengan situasi saat ini apa lagi saat melihat orang-orang dari keluarga Yao dari kejauhan.


Menyadari ekspresi Duan Yong, Zhang En tahu bahwa di belakangnya, Keluarga Yao sedang menuju ke arah mereka, tetapi dia bahkan tidak peduli dengan situasi tersebut. Guo Xiao dan pengawal Keluarga Guo merasa senang ketika mereka melihat kelompok Yao Qing berjalan ke arah mereka di ikuti ratusan orang ada di belakang mereka.


Namun, ketika Yao Wen dan Yao Yuan melihat punggung Zhang En, tubuh keduanya langsung menegang. Zhang En kemudian memutar badan melihat ke arah mereka berdua.


"Pemuda ini adalah…?!" Yao Wen dan Yao Yuan saling pandang, ekspresi wajah mereka berubah seketika, kegelisahan dan ketakutan telukis di wajah mereka berdua. Bagaimana pun, mereka sangat mengenal identitas pemuda yang sedang melihat mereka saat ini.


Jangan lupa berikan like, vote dan juga koment nya. See you next chapter!


Buat para pembaca semua, kalau bisa Author minta bantu untuk berikan rate penilaian bintang yang ada di bawah sebelah kanan cover Author.


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2