
Yuan Feng memandang Zhang En, tawa yang terdengar menyeramkan keluar dari mulut baunya. "HA.. HA.. HAA...! Karena kau adalah murid dalam yang baru dipromosikan yang tidak tahu tentang aturan di puncak berkabut ini, hanya dengan melumpuhkan kedua tanganmu sendiri dan berlutut, melakukan seratus kotow di tanah, maka kau dapat pergi dari sini dengan berguling kebawah puncak gunung. Dalam hidupmu, jangan pernah bermimpi menginjakkan kakimu di puncak gunung ini lagi.”
Ekspresi wajah Zhang En tetap tenang, "Benarkah?" Kemudian, ekspresinya berubah menjadi sedikit mengganas, lalu berkata, “Awalnya, aku bisa melupakan masalah ini jika kau berbicara baik-baik dan mengakui kesalahanmu karena mengambil halaman tempat tinggal milikku, tetapi sekarang sudah berbeda, kau harus melumpuhkan kedua tanganmu sendiri, berlutut dan bersujud seribu kali di hadapanku, lalu kau bisa pergi dari puncak ini dengan berguling ke bawah sampai kau sudah berada di bawah puncak gunung ink, jika tidak ….”
Zhang En tidak melanjutkan perkataannya, namun, tatapan tajam di matanya mengatakan bahwa dia akan membabat habis Yuan Feng setelah ini.
Kerumunan murid dalam yang sudah berkumpul di sekitar mereka masing-masing memasang wajah yang tidak bisa di tebak ketika mereka melihat Zhang En, seolah-olah mereka sedang melihat orang yang paling bodoh di dunia ini.
Niat membunuh meledak di mata Yuan Feng. Seorang murid dalam yang baru dipromosikan memiliki nyali untuk mengatakan hal yang sama dia katakan.
“Bocah.. Kau memang benar-benar mencari kematian!” Kemarahan Yuan Feng langsung meledak, "Bahkan jika aku tidak bisa membunuhmu saat ini, aku masih akan mengubahmu menjadi orang yang tidak berguna, mengubahmu menjadi cacat seumuran hidup dan membuatmu menyesal!" Yuan Feng berteriak, auranya merembes dari dalam tubuhnya saat telapak tangannya menyerang ke depan.
Saat itu, Langit yang tadinga sangat cerah tiba-tiba berubah gelap dan hembusan angin bertiup kencang.
Swoshhh.. Swoshhh. Swoshhh..!
Tiupan Angin yang terasa dingin yang menakutkan muncul dari ruang sekitarnya. Yuan Feng, di antara sepuluh peringkat teratas murid dalam, dia berada diperingkat kesepuluh. Yang tingkat ranah kultivasinya berada di ranah Kaisar Dewa Bintang Tiga tahap akhir.
Dibandingkan dengan kekuatan Wang Biao yang berada di ranah Kaisar Dewa Bintang Dua Tahap Akhir, Yuan Feng adalah murid yang jauh lebih kuat sejauh ini yang baru dia temui.
"Mati kau...!"
Serangan dari telapak tangan Yuan Feng menargetkan dada Zhang En.
Bahkan sebelum serangan penuh dari telapak tangannya mendekat, hembusan angin dingin yang menakutkan menyengat kulit Zhang En. Semak berumput, pohon, dan bunga di dekatnya terbungkus lapisan es dalam sekejap mata.
Mata Zhang En menjadi sedikit menyipit, auranya juga naik dalam sekejap. Kali ini, dia tidak menahan diri, Tubuh Naga Dewa Iblis didorong hingga ketinggkat tertinggi dan dua pasang sayap naga berwarna hitam muncul di belakang punggungnya. Pada saat yang sama, roh naga Dewa Iblis terbang keluar dari tubuhnya.
__ADS_1
GROAARRHHH..!
"Apa?! Dia hanyalah pembudidaya puncak Kaisar Dewa Bintang Dua tahal awal ?! ”
“Tidak heran dia ini sangat bangga dan percaya diri, Bagaimana dia bisa mengalahkan Yuan Feng dengan kekuatannya seperti itu? BODOHH..!. Sayang sekali dia akan dihancurkan dan dilumpuhkan oleh Yuan Feng. Jika tidak, dengan bakatnya, selama dia tahu bagaimana berperilaku dan sadar posisinya di antara murid dalam, siapa yang tahu apa yang bisa dia capai di masa depan?. ”
Ketika murid-murid di sekitarnya menyaksikan aura Zhang En, mereka terkejut di dalam hati, tetapi keterkejutan mereka berubah menjadi belas kasihan saat mereka menggelengkan kepala, menghela nafas berat, dengan mata penuh simpati.
Pada saat berikutnya, seribu telapak buddha muncul dari punggung Zhang En yang dikombinasikan dengan setangan Naga Dewa Iblis, menakuti mereka semua..
Semua seribu telapak tangan buddha menyerang secara bersamaan. Masing-masing dari seribu lengan memiliki kekuatan dari Dewa Naga Iblis yang terbang keluar dari tubuhnya dan bobot serangannya menjadi ribuan kali mengerikan.
Kekuatan agung dari Sang Naga Dewa Iblis turun, mengguncang seluruh puncak gunung berkabut.
Serangan Zhang En langsung menghancurkan serangan telapak tangan Yuan Feng seperti menghancurkan kayu lapuk.
Mata Yuan Feng melebar karena terkejut, merasa takut, dan cemas saat dia ditenggelamkan dalam kekuatan dari serangan Tapak Buddha Zhang En dan kombinasi serangan naga dewa iblis yang luar biasa mengerikan.
Ledakan menggelegar terus menerus selama beberapa helaan nafas dan Yuan Feng terlihat dihempaskan ke udara, jubahnya robek berkeping-keping, dan rambutnya menjadi acak-acakan, lalu tubuhnya terbanting keras ke tanah dan terseret seperti 4njing mati.
Cahaya Putih dan hitam melayang sejenak di udara sebelum menghilang.
Tidak ada suara yang terdengar di area puncak gunung berkabut pada saat ini, semua murid dalam yang lebih senior menjadi kaku di tempat. Saraf dan tatapan mata mereka berkedut secara tidak wajar ketika menatap Zhang En.
Yuan Feng dikalahkan hanya dengan satu serangan...
Mengabaikan tatapan dari murid-murid dalam ini, Zhang En melangkah mendekat dimana Yuan sedang Feng terkapar.
__ADS_1
Melihat Zhang En mendekatinya, matanya mengungkapkan ketakutan. Hanya dia yang mengerti betapa kuatnya serangan Zhang En barusan.
"Kau.... Ughhh-!" Tepat ketika Yuan Feng ingin berbicara, semburan darah hangat menyembur keluar dari mulutnya.
Beberapa langkah dari Yuan Feng, Zhang En lalu berhenti, mengangkat satu kakinya dan menginjak Yuan Feng.
"Kretakkk....!"
"Akhhh ..!
Seketika, suara tulang retak terdengar di udara, diikuti oleh jeritan menyedihkan Yuan Feng.
"Sialan, apa kau tahu siapa aku..!” Yuan Feng berteriak dengan suara keras.
"Maaf, aku tidak tertarik untuk mengetahui siapa kau."
Jawaban acuh tak acuh Zhang En jelas terdengar saat itu, lalu dia mengangkat kakinya lagi, menginjak bagian lain tubuh Yuan Feng.
"Kretakk....!" Suara patah tulang terdengar sekali lagi di puncak gunung.
Kali ini, Zhang En diam-diam menggunakan sebagian kecil dari kekuatan tubuh naganya, hampir menyebabkan Yuan Feng menangis memanggil nama ibunya.
"Saudara, aku Wu Cheng, berikan aku sedikit wajah, biarkan masalah ini berakhir sampai di sini." Pada saat ini, seorang pria muda yang bisa dianggap tampan melangkah maju dari kerumunan untuk membujuk Zhang En berhenti.
Wu Cheng salah satu murid dalam terkuat. Kekuatannya berada di atas Yuan Feng dan memiliki nama dalam 10 daftar nama peringkat murid dalam.
"Memberimu wajah?" Zhang En berbalik, senyum ambigu terlihat di wajahnya, “Mengapa aku harus memberimu wajah? Apakah reputasimu dalam murid dalam sangat hebat ?” Zhang En tidak lupa bahwa Wu Cheng ini adalah orang yang paling berteriak dan menghasut murid-murid dalam lainnya. Dia mengatakan bahwa otak Zhang En rusak, gila, bahwa dia hanyalah murid baru paling bodoh di hadapan Yuan Feng.
__ADS_1
Wu Cheng terkejut dengan jawaban Zhang En, rasa malu terpammpang di wajahnya, dengan jelas menunjukkan kemarahannya. Dia tidak mengharapkan seseorang yang baru saja dipromosikan menjadi murid dalam berani berbicara kepadanya dengan cara seperti itu, tidak memberinya sedikit pun wajah sama sekali.
Belum ada orang di antara murid-murid dalam yang berani berbicara dengannya seperti ini, bahkan beberapa orang yang berperingkat di atasnya masih akan memberinya sedikit wajah dan menghormatinya.