
Di kejauhan, kelompkok Long Qin yang sedang terbang bergegas dalam perjalanan menuju kediaman Klan Zhang, mereka melihat sesosok terbang ke arah mereka dari depan, hendak menabrak mereka.
Akan tetapi, mereka menghindar dan membiarkan tubuh yang akn menabrak mereka melesat menabrak tebing gunung di kejauhan.
Long Qin dan yang lainnya akhirnya melihat wajah orang yang akan menabrak mereka barusan, membuat mereka kaget.
"Yu Fei?!" Long Qin berseru menyebut nama orang yang menabrak mereka.
BOOOMMMM!!!!
Mereka menyaksikan Yu Fei menyemburkan lebih dari beberapa suap darah dalam waktu singkat, lalu menabrak tebing gunung di kejauhan, menghancurkan sebagian besar gunung itu.
Kemudian, mereka melihat seekor Naga raksasa, terbang dengan kecepatan tinggi.
Karena tidak seorang pun dari mereka yang pernah melihat tranformasi Naga milik Zhang En, mereka tidak menyadari bahwa naga di depan mereka sebenarnya adalah Zhang En itu sendiri.
Ketika mereka menyadari bahwa naga ini sedang memburu Yu Fei, mereka semua menegang di tempat, berhenti terbang, juga bahkan tidak berani bernapas untuk saat ini.
Zhang En telah melihat kelompok Long Qin dari jauh. Tatapan dingin mata Naganya menyapu mereka, tapi dia memutuskan untuk berurusan dengan Yu Fei terlebih dahulu sebelum pria itu melarikan diri.
Dalam sekejap, Zhang En tiba tepat di atas puncak gunung tempat Yu Fei berada.
WUUSSHHH!!!
Cakar naga Zhang En menjangkau tubuh Yu Fei, membanting lagi tubuh itu yang kini setengah terkubur di tanah.
BOOOMMMM!
Seluruh gunung itu hancur, bebatuan dan kerikil berguling, mengubur Yu Fei di bawahnya.
Di kejauhan, kelompok Long Qin yang sedang menyaksikan adegan ini dengan wajah pucat, jantung mereka berdebar kencang seolah-olah mereka akan melompat keluar dari dada mereka kapan saja.
"Guru, Naga itu terlalu menakutkan." Long Hu berbisik dengan suara rendah, terdengar serak karena tenggorokannya yang kering. "Apa yang akan kita lakukan sekarang?"
Long Qin menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan guncangan yang bergejolak di dalam hatinya, tampak setenang mungkin, "Jika kita pergi sekarang, kita mungkin membuat marah Senior Dewa Naga ini, semoga saja dia tidak terkait dengan keberadaan Zhang En."
Long Hu dan senagian Tetua Sekte Naga Langit mencoba menyelinap pergi diam-diam, tetapi mendengar kata-kata Long Qin, mereka dengan cepat menghentikan pikiran itu, berdiri di sana tanpa berani bergerak sambil melihat adegan yang sedang terjadi dari kejauhan.
Mereka sekarang sangat berharap di hati mereka, supaya Senior Dewa Naga yang dikatakan Long Qin dan mereka lihat sekarang tidak memiliki hubungan dengan Zhang En.
Bahkan Long Qin sendiri, saat ini tidak berani memikirkan konsekuensinya jika Naga ini berhubungan dengan Zhang En.
Saat ini, cakar naga Zhang En sudah menyerang Yu Fei lagi.
__ADS_1
DUAAARRRR!!!
Kerikil dan bebatuan yang sebelumnya jatuh di atas Yu Fei menjadi debu, tersebar ke segala arah, menampakkan tubuh sekarat Yu Fei.
Tubuhnya sudah terluka sampai tidak bisa dikenali, tertanam jauh ke dalam tanah.
Zhang En mendengus. Ketiga energi Qi Iblis, Buddha dan Naga mengalir ke cakarnya, lalu cakar naga itu jatuh di atas tubuh Yu Fei sekali lagi dengan guncangan dan ledakan yang menggelegar.
DUUAAAARRRR!!!
Saat tanah bergetar hebat, hati Long Qin dan yang lainnya melonjak, ketakutan tak terbatas terlihat di mata mereka. Adegan di depan mereka terlalu brutal dan mengerikan.
Mereka tidak bisa lagi membedakan bagian mana yang merupakan wajah dan bagian mana yang merupakan pantat Yu Fei. Seluruh tubuh Yu Fei saat ini benar-benar tenggelam ke tanah seperti tahu isi, darah dan daging bercampur menjadi satu.
Tiba-tiba, cakar naga Zhang En menghantam ruang hampa.
Jeritan menembus udara saat sejumlah besar sosok jatuh dari udara.
Semua orang ini adalah Tetua Klan Yu yang tersisa yang berharap untuk menyelinap pergi tanpa terdeteksi oleh Zhang En.
HOOONNGGGG!!!!
Kekuatan hisap yang kuat menyembur keluar dari telapak naga Zhang En, mengupas tubuh dan daging Yu Fei hingga rata dari lubang di bawah tanah.
Pada saat ini, Yu Fei telah lama kehilangan kesadaran.
Yu Fei sebelumnya menyebutkan Leluhur Klan Yu mereka, oleh karena itu, sebelum membunuh Yu Fei, Zhang En harus mencari tahu ingatan dimana lokasi Leluhur Klan Yu itu dan semua tentangnya yang diketahui Yu Fei.
Beberapa saat kemudian, proses pencarian ingatan dari jiwa Yu Yu Fei berakhir.
Awalnya, Zhang En berencana menyiksa Yu Fei beserta semua Tetua Klan Yu, tetapi karena dia kembali merasakan pergerakan bahwa Patriark Klan Tang dan kelompoknya telah memasuki Dunianya dan sedang bergegas menuju ke arah kediaman Klan Zhang miliknya.
Oleh karena itu, Zhang En hanya bisa membunuh Yu Fei terlebih dahulu.
SWOOSSSHHHH!!!
Kekuatan pelahap Iblis dari tubuh Zhang En terpancar dan beredar dengan kecepatan penuh melahap semua kekuatan hidup Yu Fei.
Dalam beberapa saat, semua kekuatan hidup dan energi Yu Fei mengalir ke tubuh Zhang En, tepat di depan semua kelompok Long Qin, sampai Yu Fei menyusut menjadi mayat kering.
Dengan ketukan sederhana dari cakar naga Zhang En, tubuh kering Yu Fei yang tidak utuh lagi, meledak menjadi debu seperti gelembung balon.
"Tidakkkkk!! PATRIARK!!!!!"
__ADS_1
Beberapa Tetua Klan Yu yang masih hidup berteriak putus asa.
"Zhang En, aku akan membawaku dalam kematian bahkan jika aku membayarnya dengan nyawaku!" Seorang Tetua Klan Yu meraung marah, menyerang Zhang En dengan amarah membabi buta, ingin meledakkan diru
Zhang En dalam hati mencibir. Cakar Naganya menyerang Tetua itu dan membekukan Qi di tubuhnya. Detik berikutnya, dia ditarik oleh kekuatan tak terlihat ke depan Zhang En, di mana energi melahap Iblis Zhang En menyelimutinya.
BUZZZZZZ!!!!
Hanya dalam beberapa saat, kekuatan hidup dan kekuatan Tetua itu disedot hingga kering oleh Zhang En.
Menonton adegan ini, Tetua Klan Yu yang tersisa jatuh ke dasar keputusasaan, dipenuhi ketakutan, kepanikan, dan kesedihan. Beberapa dari mereka berlutut dan mengemis karena ketakutan yang mereka rasakan sekarang.
Salah satu dari mereka berteriak 'Senior ampuni kami,' yang lain berteriak 'Tuan, jangan bunuh kami' bahkan ada beberapa yang memanggil Zhang En 'Leluhur, kasihanilah kami'.
Mendengar semua yang nereka katakan, apa lagi dengan kata depan yang mereka ucapkan, Zhang En tidak tahu apakah harus tertawa atau kesal.
Namun, sejak awal, dia tidak pernah berencana untuk menunjukkan belas kasihan kepada mereka
Jadi, tidak peduli bagaimana mereka semua memohon padanya, Zhang En sekarang tidak memiliki belas kasihan.
GRROAAAARRHHH!!
Rahang besar Zhang En terbuka, menyebabkan kekuatan isap yang luar biasa keluar darinya, menyeret ratusan Tetua Klan Yu yang tersisa tepat di depan mulutnya.
Tidak peduli bagaimana mereka berjuang, mereka tidak bisa lepas dari kendali Zhang En.
Sekarang, semua Tetua Klan Yu segera merasakan kekuatan melahap yang menakutkan menyedot energi kehidupan dan kekuatan mereka, berubah menjadi mayat kering.
Long Qin dan kelompoknya menyaksikan ini, terkejut batin. Adegan di depan mereka ini mengejutkan tanpa bisa berkata-kata.
Ketakutan yang mereka rasakan semakin dalam saat melihat sosok Naga buas ini.
Setelah melahap energi kehidupan Yu Fei dan ratusan Tetua Klan Yu, Zhang En merasakan perbedaan yang jelas dalam kekuatannya.
Dengan goyangan tubuh Naga raksasanya, dia menghancurkan mayat-mayat kering itu menjadi debu sebelum berbalik melihat ke arah kelompok Long Qin berada.
Dengan hanya satu pandangan, Long Qin, Long Hu, dan semua Tetua Sekte Naga Langit mulai gemetar tak terkendali.
"Senior, aku, eh, maksudku k-kami, Senior, kami tidak ada hubungnnya dengan Klan Yu itu." Lidah Long Qin seakan terpelintir saat bersuara, melanjutkan, “K-kami baru saja datang ke Dunia ini. Senior, tolong ampuni dan biarkan kami pergi.”
Mendengar apa yang di katakan Long Qin, Zhang En tertawa terbahak-bahak untuk sesaat sebelum berhenti, “ Long Qin, oh Long Qin!! Sepertinya kau telah menyiapkan hadiah untuk pernikahanku sehingga kau sampai datang ke Duniaku. Apa kau tidak ingin menyerahkannya padaku?"
Mendengar balasan dari Naga di depannya, tubuh Long Qin Yi tersentak kaget.
__ADS_1
Dalam sekejap, Zhang En kembali ke wujud manusianya.
"Z-Zhang En, kau Zhang En !!!" Pikiran Long Qin menjadi kacau melihat sosok manusia di depannya. Panas dingin dan keringat basah di tubuhnya membeku seketika.