
Zhang En mundur lebih dari beberapa langkah sebelum mendapatkan kembali keseimbangannya, sedangkan Xu Lang masih berdiri kokoh seperti gunung di tempatnya.
"Hemmm!?" Xu Lang terkejut mengira kalau serangannya barusan akan membuat Zhang En terluka dan berakhir seperti Chu Bai dan tiga lainnya.
“Sungguh mengherankan kekuatan tubuhmu bisa sekuat Dewa Emas Bintang 4 tahap akhir." Xu Lang menghela nafas dan kagum, tetapi tatapannya berubah dingin di saat berikutnya, miliknya niat membunuh melonjak, “Tapi, qi serta elemen dalam kekuatanmu benar-benar ditekan oleh kekuatanku, dan tidak dapat menggunakanya semua. Sekuat apapun tubuhmu, kau bukan tandinganku!”
Rumbleeee!!!!
"Pedang Langit Pembunuh! "
Suara Xu Lang menggelegar, seakan mengguncang langit dan bumi, lalu menyerang.
Wusshhhhh!!!!
Saat pedang Xu Lang hendak menusuk tubuh Zhang En, tiba-tiba, sebuah kekuatan besar mengalir keluar dari tubuh Zhang En.
Buzzzzzzz!!!
Kekuatan Naga mengeluarkan petir iblis berputar dengan ganas, berkumpul pada tinju Zhang En.
BOOOMMMMM!!!!
Trannggg!!!
Seketika, Pedang itu hancur berkeping-keping terkena tinju dahsyat Zhang En, sedangkan Xu Lang terhuyung mundur beberapa kali kebelakang.
Tempat itu tiba-tiba menjadi sunyi saat suara ledakan telah menyebar.
Xu Lang menatap tangannya sendiri dengan tak percaya. Pada saat yang sama, ketidakpercayaannya juga diarahkan pada Zhang En, "Kekuatan Iblis ?! Mustahil! Bagaimana kau bisa menggunakan kekuatanmu padahal sudah di tekan olehku?!"
"Kekuatanku ditekan olehmu? Sungguh lelucon yang luar biasa!"Zhang En mencibir, "Sebelumnya, aku hanya menggunakan kekuatan tubuhku saat menerima seranganmu, dan itu hanya masih pemanasan."
Sebelumnya, Zhang En menemukan bahwa ketiga kekuatan Naga, Iblis dan Buddhanya, dapat digunakan seperti biasa tanpa hambatan sedikit pun. Makanya dia dari tadi bisa sesantai itu menghadapi Xu Lang dari awal.
Melihat Zhang En tidak ditekan oleh kekuatan Xu Lang, Chu Bai, Xian Wu, Shi Qi dan Wei Song memancarkan harapan di hati mereka yang masih diliputi rasa putus asa.
Pada saat ini, Xu Lang telah pulih dari keterkejutannya, kebingungan terlihat di matanya, “Mengapa kekuatanku tidak terpengaruh olehmu? Kalau begini, aku akan membiarkanmu melihat kekuatanku sebenarnya!"
Energi yang terkumpul di belakang Xu Lang lalu membentuk menara dan melepaskan cahaya cemerlang yang menyebar ke segala arah, berputar tanpa henti seolah menarik setiap sinar cahaya di seluruh alam.
Menara ini adalah Menara Langit.
__ADS_1
Energi alam semesta mengalir deras dari Menara Langit.
Pada saat yang sama, auranya semakin meningkat sampai batas. Hanya tekanan dari aura Xu Lang saat ini, menyebabkan Chu Bai dan tiga lainnya hampir mati lemas.
Zhang En sebaliknya juga menjadi lebih waspada saat dia merasakan aura Xu Lang yang meningkat drastis, diam-diam menggunakan Kekuatan Naga dan Kekuatan Iblisnya.
Honggg!!!
Energi dari keduanya mengalir bagaikan badai, terbentuk di sekitar tempat Zhang En berada.
Xu Lang tiba-tiba meraung panjang, seolah suaranya menembus lubang kehampaan, melepaskan ledakan cahaya terang.
Swoosshhh!!!
Tinju Xu Lang dipeenuhi dengan aura pembunuh, meninju ke arah Zhang En.
Lautan cahaya cemerlang yang dikumpulkan oleh menara langitnya membentuk energi padat, mengalir keluar seperti badai yang tak tergoyahkan.
Rumbleee!!!
Kekuatan tinju Xu Lang bergemuruh, memancarkan kekuatan penghancur.
BOOMMMM!!!
Ledakan gemuruh bergema, menyebabkan aula yang luas itu bergetar hebat saat retakan ruang hitam muncul.
Cahaya energi di sekitar Zhang En hancur berkeping-keping, berubah menjadi debu bersinar yang tersebar di mana-mana. Pada saat yang sama, bayangan Buddha serta telapak tangan buddha menyebar di atas langit aula.
Kemudian, energi pelahap dari kekuatan Iblis melonjak keluar dari tubuh Zhang En membentuk bayangan Iblis raksasa mengerikan.
Berdiri di antara Buddha dan iblis itu, Zhang En tampak seperti penguasa dua Alam.
Suara nyanyin Buddha serta dan raunngan Iblis yang tak terhitung jumlahnya bertabrak dengan energi dari tinju Xu Lang.
Rumbleeee!!!
BOOOMMMM!!!
Lantai aula yang sangat keras yang terbuat dari bahan yang tidak diketahui pada zaman kuno, menjadi retak, tidak mampu menahan benturan dari kekuatan yang bertabrakan serangan itu. Celah ruang karena serangan mereka menyebar ke berbagai arah, membentuk garis-garis memanjang dari waktu ke waktu.
Tubuh Zhang En dan Xu Lang bergetar hebat, hingga saling tolak. Keduanya terlempar mundur keelakang lagi dan lagi sampai mereka mencapai ujung aula yang berlawanan sebelum menyeimbangkan tubuh mereka masing-masing.
__ADS_1
Sedangkan Chu Bai, Xian Wu dan dua lainnya terlempar ke udara dan pingsan karena gelombang kejut yang luar biasa.
Beberapa saat kemudian, arus udara yang bergejolak menjadi tenang.
Zhang En maupun Xu Lang tidak bergerak, saling menatap dengan waspada.
Setelah 10 helaan nafas berlalu, mereka berdua kembali bergerak secara bersamaan sambil memancarkan serangan.
Wuussshhh!!!!
Kali ini, Zhang En tidak main-main lagi. Uddara di sekelilingnya berputar menjadi badai raksasa, dan seekor naga terbentuk terbang di udara sambil meraung.
Sedangkan serangan Xu Lang membentuk pusaran energi menara yang berputar.
Rumbleeee!!!
Serangan dari keduanya berbenturan dan bertabrakan dengan intens.
Wusshh!!
BOOOMMM!! BOOOMMM!! BOOOMMM!!!
Zhang En dan Xu Lang telah bertukar lebih dari puluhan gerakan, menyebabkan aula itu bergetar hebat.
Dari kejauhan, Xu Lang tampak seperti diselimuti cahaya menara raksasa yang tumbuh semakin kuat dan terang, sedangkan Zhang En tampak seperti Buddha dan Iblis, yang membentuk naga dan Iblis yang bisa melahap apapun dengan rauangan naga dan lolongan iblis yang seakan merobek ruang.
Pertempuran terus berlanjut selama satu jam lamanya.
Seiringnya berjalannya waktu, Zhang En mendapatkan lebih banyak peningkatan dalam menggunakan kekuatannya.
Di tengah pertempuran yang intens, Xu Lang meninju dengan kekuatan penuh, lalu melompat menjauh, “Zhang En, aku akui kau mampu berhadapan denganku. Aku tidak bisa membunuhmu, begitu juga sebaliknya. Bagaimana jika pertarungan ini kita hentikan sampai di sini, bagaimana menurutmu? Kita bisa membagi dua semua warisan Dewa Iblis di tempat ini!”
Zhang En membalas, “Aku sudah mengatakan sebelumnya, bahkan jika kau berlutut dan memohon padaku untuk membiarkanmu menjadi anjingku yang paling setia, aku akan tetap membunuhmu hari ini.”
Xu Lang tertawa terlepas dari amarahnya, “Zhang En, jangan mengira aku takut padamu. Karena kau yang memintanya, bahkan jika aku terluka parah, aku akan membunuhmu!”
Saat Xu Lang hendak melakukan serangan lainnya, Zhang En tiba-tiba bermandikan cahaya yang bersinar.
Groaaarrrrhhh!!
Kali ini, Zhang En langsung manggunakan teknik transformasi naganya, berubah menjadi Naga Sejati yang memancarkan kekuatan naga yang agung. Raungan naga bergema di antara langit dan bumi begitu dia berubah menjadi Naga.
__ADS_1
Melihat bentuk Zhang En sekarang, Xu Lang mundur selangkah dengan ketakutan, "K-Kau berasal dari ras Klan Naga Kuno?!"
Zhang En tidak menjawab. Dengan goyangan tubuhnya yang besar, dia tiba tepat di atas kepala Xu Lang, lalu cakar naga raksasa dengan kekuatan mengerikan menghantam kebawah.