Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 653 - Roh Kilin Api


__ADS_3

Saat ini, kesadaran Zhang En berangsur-angsur menghilang dan kelopak matanya menjadi berat. 


Perlu di ketahui, begitu kesadarannya hilang, Formasi Iblis akan membangunkan iblis hatinya. Jika itu terjadi, seiring waktu, dia tidak akan berbeda dengan monster-monster aneh tanpa kewarasan yang berkeliaran di dalam formasi, tanpa sedikit pun memiliki kewarasan.


Pada saat kesadarannya melemah saat ini, Zhang En tampaknya melihat banyak monster menerjangnya.


Tetatapi, pada saat ini, tiba-tiba di dalam lautan kekuatan jiwa, di alam kesadarannya, cahaya menyilaukan yang cemerlang meledak, auman naga bergema di dalam pikirannya.


Grooaaarrrhhh!!!!


RUMBLE!


Kesadaran Zhang En bergetar saat dia sejenak mendapatkan kembali sedikit kesasrannya. 


Dia lalu menggigit lidahnya sampai dia merasakan sedikit secercah kesadaran, lalu dia dengan cepat duduk, memasuki keadaan meditasi.


Dalam keadaan itu, jiwanya perlahan meninggalkan tubuhnya, mengambang di dunia luar.


"Ini…?!" Zhang En terkejut karena seluruh Formasi Iblis Hati tercetak jelas di benaknya. 'Tubuh Nagaku sebenarnya memiliki kemampuan ini?'


Karena bersemangat dengan kemampuan tubuhnya, Zhang En dengan cepat mempelajari Formasi Iblis Hati yang tercetak di benaknya.


Tidak lama kemudian, Zhang En membuka matanya dan menarik napas dalam-dalam, sambil mengkonsumsi pil dan memulai pemulihan untuk memulihkan kondisinya. 


Beberapa napas kemudian, dia kembali ke kondisi puncaknya. 


Perlahan berdiri, Zhang En lalu menggunakan kekuatan naganya.


Setelah itu, Zhang En segera melangkah ke depan.


Setengah jam kemudian, Zhang En akhirnya keluar dari kabut Formasi Iblis Kuno.


Sekarang dia sangat kelelahan dan jatuh tersungkur di tanah sambil bernapas dengan lesu.


'Aku akhirnya keluar dari tempat sialan itu!'


Zhang En berbalik sedikit untuk melihat dinding kabut di belakangnya, ketakutan berlama-lama di hatinya.


'Aku ingin tahu apakah Raja Binatang Langit dan tiga lainnya berhasil melewatinya.'  Zhang En berpikir sejenak sambil mengatur napas.


Zhang Eng beristirahat sebentar. Ketika napasnya kembali normal, dia memanggil roh Api Ilahinya untuk merasakan lokasi Roh Api yang dia cari.


Zhang En terbang perlahan di udara, dengan hati-hati memperhatikan sekelilingnya.


...


Satu hari berlalu.


Tepat saat Zhang En sedang terbang melewati di atas salah satu gunung, roh api yang tidak menunjukkan respon apapun dalam satu hari sebelumnya tiba-tiba bersinar terang, mengeluarkan suara-suara bersemangat.


Melihat ini, mata Zhang En menjadi cerah saat dia melihat ke bawah.

__ADS_1


Zhang En perlahan turun ke tanah di bawah dan menemukan pintu masuk gua. Dia melihat ada gumpalan api dan panas yang mengalir keluar dari dalam.


Wosshh!!!


Zhang En tidak ragu sama sekali, terbang di dalam gua dan menghilang di kedalamannya. 


Dengan hati-hati terbang lebih jauh ke dalam gua, terowongan yang tadinya agak sempit dan secara bertahap melebar. 


Saat dia masuk lebih dalam, secercah api dan hawa panas di dalam gua meningkatkan suhu.


Namun, dengan kekuatan roh dewa api yang melindungi tubuhnya, Zhang En secara alami tidak takut pada gelombang panas yang luar biasa ini. 


Ketika panas api di dalam gua mencapai Zhang En, roh api di dalam tubuhnya keluar dan membuka mulut mereka dan menelan, menyalurkan energi panas itu untuk meredam tubuh Zhang En. 


Zhang En terus terbang ke dalam gua ketika tiba-tiba, cahaya putih cemerlang membuat Zhang En menutup matanya. 


Sesaat kemudian, ketika dia membukanya lagi, Zhang En mendapati dirinya berada di dalam dunia api dan melihat di bawah kakinya ada juga magma api yang bergolak.


Roh api berwarna putih melayang tepat di depannya saat in. Zhang En bisa merasakan aura pembunuhan yang ganas dari roh api ini, dan itu sangat terang sehingga orang tidak bisa melihatnya terlalu lama.


Zhang En lalu terbang ke depan, mengikuti jejak roh api di depannya menuju ke sumber roh api utama.


Tidak jauh di depannya, bola api berwarna putih besar melayang di udara, di dalamnya ada bentuk roh binatang berbentuk kilin api.


"Ini adalah Roh Kilin Api kuno.!" Seru Zhang En.


Merasakan kehadiran Zhang En, kilin api di dalam bola api putih yang sangat besar berdiri, mengeluarkan raungan ke arah langit. 


GROOAAARHHHH!!


Pada saat ini, setiap pembudidaya yang saat ini berada di Gunung Harimau bisa mendengar raungan kilin api.


"Arkkhhhhh!" 


Masih dalam kwadaan menderita di dalam Formasi Iblis Hati Kuno, Raja Naga Laut, Raja Binatang Langit dan dua lainnya langsung menegang. Tiba-tiba, darah menyembur dari mulut mereka masing-masing karena raungan dari roh Kilin Api.


"Aura pembunuhan sengit yang mengerikan ini, jelas merupakan harta kuno yang muncul!" Leluhur Fang berseru kegirangan.


"Itu sepertinya tepat di puncak Gunung Harimau, tidak jauh dari kita, kita harus bergegas dan keluar dari formasi ini!" Raja Binatang Naga Laut mendesak.


Keempat orang ini dengan panik menyerang Formasi Iblis Hati Kuno, dengan paksa bergerak menuju batasan luar formasi.


Pada saat ini, di dalam gua api bawah tanah, Roh Api Kilin melompat ke arah Zhang En. Dalam sekejap mata, bola api raksasa berwarna putih itu membesar di pupilnya.


Tubuh Zhang En menegang tetapi bergegas mengendalikan Roh Api di tubuhya untuk membela diri.


Dalam sekejap, roh api milik Zhang En saling bertabrakan dengan Roh Kilin Api.


Setelah tabrakkan itu, roh api itu lalu bergabung dan ukurannya membesar. Sebelum Zhang En bisa bereaksi, dia tenggelam oleh cahaya menyilaukan dari gabungan api ilahi yang tergabung.


Seperti sebelumnya, dia kehilangan kesadaran dalam sekejap. Mengambang di dalam api ilahi yang menyatu, tiga roh api melayang-layang di sekitar Zhang En, seperti sedang membakar untuk menempa tubuhnya.

__ADS_1


Sementara tubuh fisiknya sedang di tempa, lautan jiwa Zhang En bergetar hebat seperti letusan gunung berapi.


Sementara itu, di dunia luar, banyak pembudidaya bergegas menuju Gunung Harimau.


Raungan bergema dari Roh Kilin Api telah memperingatkan semua orang, hingga ke banyak kota di kaki gunung.


Aura pembunuhan yang ganas dan energi spiritual yang bergolak membuat semua orang benar-benar yakin bahwa ini adalah tanda-tanda kelahiran harta kuno.


Segera, gerombolan pembudidaya dari berbagai sekte dan klan berkumpul di depan kabut Formasi Iblis Hati Kuno, dari budidaya Alam Dewa Surgawi tingkat rendah, hingga tingkat menengah, tingkat tinggi, dan bahkan dua Ahli Dewa Emas.


Para pembudidaya yang berkumpul sedang menonton, dan hasil ini membawa keraguan dan ketakutan ke hati mereka. Meski begitu, ada orang yang percaya bahwa mereka adalah orang yang beruntung dan langsung terbang ke dalam kabut formasi.


Tentu saja, tanpa kecuali, orang-orang ini seperti kerikil yang dilemparkan ke lautan luas, menghilang tanpa suara. Kabut putih dalam formasi Iblis Hati Kuno otu seperti dunia tersendiri, bahkan slip giok transmisi suara pun tidak bisa digunakan di dalamnya.


Meskipun begitu, ketika karakter tingkat Leluhur di seluruh Galaksi Harimau mendengar berita ini, mereka semua bergegas ke Gunung Harimau. Oleh karena itu, semakin banyak orang berkumpul di luar kabut putih.


Godaan harta kuno membuat beberapa Leluhur ini membentuk aliansi untuk menembus kabut putih ini.


Sebelum banyak tatapan dari kelompok besar pembudidaya yang hadir, dua belas Ahli Alam Dewa Surgawi ke atas dari berbagai kekuatan melangkah masuk. Sebelum masuk, Leluhur ini memberi perintah tegas kepada junior mereka untuk menunggu di luar kabut.


Tapi seiring berjalannya waktu, satu bulan telah berlalu sejak dua belas orang leluhur ini memasuki formasi iblis hati kuno, mereka juga mirip dengan kerikil yang dilemparkan ke lautan luas, menghilang bahkan tanpa menimbulkan riak.


Satu bulan berlalu, situasi di dalam kabut putih setenang biasanya.


Kemudian tiga bulan, empat bulan dan lima bulan.berlalu. Wajah berbagai murid yang menunggu di luar formasi menjadi cemas dan tegang.


...


Sudah setengah tahun berlalu.


Api yang selama ini telah terbang di sekitar Zhang En tiba-tiba berhenti, berubah menjadi tiga bola api dan mengebor ke dalam tubuhnya.


Zhang En, yang selama ini tertidur, perlahan membuka matanya.


Saat dia membuka matanya, dua cahaya menyala dari matanya dan menghilang dalam sekejap, dua lubang hitam tanpa dasar muncul di atas tepat di atasnya. Dengan hampir tidak ada gerakan, bola api yang mengerikan terbang keluar dari tubuh Zhang En, benar-benar menghancurkan magma di bawah.


DUAARR!!!


Zhang En berdiri tinggi di udara, membawa aura Dewa Api. Tubuhnya memancarkan keagungan yang tak terlukiskan dan agung.


Dia sangat gembira setelah memeriksa situasi laut tubuh dan jiwanya. Perubahan di lautan jiwanya sangat membuatnya takjub.


Dia maju selangkah dan langsung berteleportasi. Ketika dia muncul lagi, dia sudah berada di luar gua.


Namun, dia belum berencana untuk pergi.


Karena Zhang En mengetahui bahwa tempat tinggal pemilik Gunung Harimau dulu ada di atas paling puncak, dia berencana akan melihat tempat itu. Tepat pada saat ini, ruang di depan bergetar hebat.


RUMBLEEE!!!


Zhang En menegang, dia lalu mengarahkan pandangannya ke arah Formasi Iblis Hati Kuno.

__ADS_1


Detik berikutnya, empat kehadiran kuat mendekati lokasi Zhang En dengan kecepatan yang menakutkan.


Nb : Untuk saat ini cuma bisa 1 chapter, untuk awal bulan mulai besok, saya akan coba usahakan update seperti dulu minimal 2 atau 3 chapater perhari kalau kondisi memungkinkan. Mohon maaf kalau dalam dua bulan ini tidak update. 🙏🙏🙏


__ADS_2