Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 527 - Kekuatan Ancient God Flame


__ADS_3

Di saat Zhang En memiliki kesadaran yang samar-samar, dia merasakan cahaya yang menyilaukan menyinarinya, membuatnya membuka matanya dan berdiri saat dia mengamati sekelilingnya. Dia mendapati dirinya berdiri di sebuah pulau es besar diluar dimensi ruang dimana ruang spasial sebelumnya menyedotnya, tetapi gunung es itu telah menghilang.


Zhang En lalu mengangkat tangannya ke atas dan melihat kedua tangannya masih utuh. Kepalanya lalu menunduk, memeriksa bagian bawah tubuhnya dan ternyata kakinya masih ada.


'Apa yang sebenarnya terjadi?' Zhang En ingat dengan jelas bahwa dia ditelan dan seperti dibakar Ancient God Flame. ' Tapi kenapa aku masih hidup?"


“Pak tua, apa yang terjadi? kita sebenarnya tidak mati?” Wajah Zhang En memasang senyum bodoh dan terlihat bingung.


Sekarang, setelah dia bangun untuk menemukan bahwa dia masih hidup, ini membuat dia bahagia.


"Aku juga tidak begitu jelas mengapa kita berdua tidak mati. Saat itu, aku juga kembali ke dalam tubuhmu dan tidak tau apa yang terjadi. Kalau begitu periksa kekuatanmu saat ini." Long Xioba menjawab dengan rasa bahagia.


Zhang En lalu melakukan apa yang dikatakan Long Xioba.


"Ah.. Kekuatanku..! Sekarang sudah maju ranah Alam Dewa Leluhur Bintang Dua tahap menengah ?!" Zhang En berseru kaget setelah memeriksa kultivasinya


Kemudian, Zhang En melihat api es di dalam tubuhnya.


"Ditubuhku sudah menyatu Ancient God Flame.!" Zhang En hampir berteriak.


“Benar! Nak, sepertinya bukan hanya kita tidak mati, tapi kau juga telah bergabung dengan api itu. Ha ha ha..!” Long Xioba lalu tertawa, berkata lagi, "Tidak hanya dirimu, bahkan kekuatanku telah meningkat banyak, bahkan bentuk naga sejatiku, pertahanan dan kekuatan fisikku telah diperkuat juga!"


Mendengar perkataan Long Xioba, Zhang En dengan cepat memeriksa kondisi tubuhnya. Ternyata, Tubuh Naga Dewanya juga telah tumbuh jauh lebih kuat, dan ada beberapa perubahan yang unik.


Zhang En dengan cepat menjalankan Teknik Aliran meridian naganya saat sebuah pikiran terlintas di benaknya, menyebabkan sebuah diagram muncul di permukaan tubuhya. Yang mengejutkannya sekarang adalah, dari ruang hampa , energi spiritual yang sangat murni tertarik dari luar tubuhnya dan masuk ke dalam tubuhnya.

__ADS_1


Selain itu, dia memperhatikan bahwa energi spiritual ini berkilauan seperti cahaya bintang.


Ketika energi spiritual berbintang yang berkilauan ini memasuki tubuhnya, energi itu langsung diserap, menyatu dengan setiap bagian dari tubuhnya.


Perasaan sejuk yang menyegarkan menyebar ke seluruh tubuh Zhang En, sert setiap pori-pori di kulitnya terbuka.


"Ini adalah kekuatan Ancient God Flame!" Long Xioba berteriak dengan penuh semangat.


"Kekuatan Dewa Api Kuno!" Zhang En tercengang seenak, tetapi dengan cepat berubah menjadi kegembiraan, "Benarkah ?!"


Kekuatan Dewa Api Kuno atau Ancient God Flame adalah salah satu energi tingkat tinggi.


"Benar...!" Jawab Long Xioba yakin.


"Humm...!" Zhang En menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan detak jantungnya yang berdebar kencang.


Pada akhirnya, Zhang En tidak bisa menahan gelombang kegembiraan di hatinya, membiarkan teriakan nyaring ke langit. Gema suaranya yang kuat mengguncang pegunungan es di sekitarnya, menyebabkan es dan salju turun dengan cepat dari langit.


Beberapa es dan salju mendarat di tubuh Zhang En, dan sekarang dia malah merasa sangat sejuk dan menyegarkan. Kali ini, es dan salju ini memberinya perasaan nyaman.


Menyaksikan salju melayang dari langit, Zhang Eng mencoba memanggil Ancient God Flame di dalam tubuhnya. Cahaya merah keemasan melintas di atas tangan Zhang En saat dua gumpalan api es muncul di telapak tangannya.


Dengan gelombang lembut, kedua gumpalan itu mendarat di dua gunung es yang berbeda di kejauhan.


Blurrrr!!!

__ADS_1


Zhang En menyaksikan kedua gunung itu menguap seperti air dalam sepersekian detik!


Kekuatan api ini membuat Zhang En terkesiap takjub. Bahkan Long Xioba yang perkasa merasa merinding melihat kekuatan ini.


Melihat tempat di mana dua gunung es tadi berada dan menguap cepat dalama beberapa detik, Zhang En sendiri merasa takut.


Tidak lama kemudian, Zhang En mendapatkan kembali ketenangannya. Dia lalu mendarat di salah satu pulau es dan duduk bersila, sambil mengedarkan Teknik Naganya Asura. Diagram Naga muncul saat dia mulai berkultivasi dengan menyerap kekuatan Ancient God Flame.


Energi mengalir tanpa henti, berkilauan seperti debu ke tubuh Zhang En. Tubuhnya sekarang sepenuhnya terselubung di dalam sebuah kepompong api. Dari kejauhan, dia seperti bola kecil yang mengambang, bersinar terang.


Pada saat Zhang En membuka matanya lagi, beberapa hari telah berlalu.


Setelah beberapa hari berkultivasi, Zhang En terkejut menemukan bahwa kekuatannya telah meningkat sekali lagi, meskipun sangat sedikit. Namun, itu sebanding dengan dia berkultivasi selama satu tahun.


"Aku ingin tahu apakah Lie Hue dan lainnya masih baik-baik saja." Setelah kegembiraannya berlalu, Zhang En memikirkan angggota klannya. Selama proses penyatuannya dengan Ancient God Flame, kesadarannya saat itu sangat kabur dan tidak sadarkan diri, oleh karena itu dia tidak tahu berapa lama waktu telah berlalu.


Zhang En lalu melompat ke udara, terbang wilayah terluar Selatan Laut Es itum.


Zhang En sekarang tidak takut udara dingin di sekitarnya setelah menyatu dengan Ancient God Flame, oleh karena itu, artefak Kapal Dewanya tidak dia pakai lagi dalam perjalanan kali ini dan kecepatan terbangnya juga sudah meningkat lagi.


Sementara Zhang En terbang keluar dari area terdalam wilayah laut es, di area luar, ada banyak tetua dari Istana Api dengan armor besi elemen api di sedang menyisir area itu dan menyebar serta berjaga-jaga di mana-mana.


"Sudah tujuh tahun, bagaimana mungkin pelaku yang membunuh Tuan Muda masih berada di sini?" Seorang Tetua menggerutu.


“Ini adalah perintah Kepala Istana, kita tidak punya pilihan lain. Selama kita belum menemukan pelakunya, kita akan tinggal disini.” Tetua lainnya menggelengkan kepalanya, menghela nafas.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian, Zhang En muncul di langit di atas area luar laut es, sambil mencibir ketika dia melihat sekelompok tetua dari Istana Api dan mendengarkan percakapan mereka dari jarak jauh.


"Ternyata sudah 7 tahun berlalu.. Hmpphh!"


__ADS_2