
Kemarahan yang tak terkendali mengubah wajah Zhang En ketika dia melihat mayat-mayat wanita ini, amarah yang gila dan niat membunuh meletus di dalam hatinya.
Mayat perempuan ini semuanya adalah pelayan dari Sekte Hao Shie, yang di tinggalkan sejak memimpin Sekte itu.
Sebelum Dewi Hao Shie naik ke Alam Ilahi, dia telah meninggalkan para pelayan ini, yang merupakan anak yatim piatu yang dia besarkan, untuk berkultivasi di Sekte Hao Shie. Siapa yang mengira mereka semua mati mengenaskan.
Yu Fei tertawa, “Bagaimana? Apa kau menyukai hadiah dariku? Setiap pelayan ini adalah perawan, oleh karena itu, aku sudah memastikan mereka semua untuk menjadi seorang wanita dewasa sebelum kematian mereka. "
Mendengar perkataan Patriark mereka, Semua Tetua Klan Yu meledak dengan tawa keji.
“Tentu saja, semua wanita yang ada disini juga akan menghadapi nasib yang sama, termasuk calon istrimu.” Tatapan Yu Fei tertuju pada Lue Hue. Melanjutkan, "Benar-benar kecantikan yang tiada tara, tapi sayang sekali, kau memilih orang yang salah."
Kemarahan Lue Hue jelas tercermin di matanya.
Tatapan Zhang En sangat dingin, tertuju pada Yu Fei dan semua Tetua Klan Yu, berkata, “Kalian semua akan segera mati dalam kematian yang menyedihkan!!!”
Merasakan niat membunuh yang intens dari tubuh Zhang En, Yu Hao tertawa gembira, “Mengandalkan kekuatanmu sendiri?? Zhang En? Jangan mengira kami tidak akan berani membunuhmu hanya karena Klan Chu menunjukkan niat baik padamu. Zhang En, orang yang akan segera mati dengan menyedihkan adalah kau!”
WUSSHHHH!!!
Tepat pada saat ini, sosok Zhang En menghilang, muncul di samping Yu Hao dalam sekejap, telapak tangannya juga mengenai dada pria malang itu.
Merasakan kekuatan yang mengkhawatirkan dari telapak tangan Zhang En, Yu Hao merasa takut.
"Zhang En, sialan!" Yu Fei berteriak dengan marah, tinjunya juga segera melayang untuk menghalangi serangan Zhang En.
Menyaksikan serangan tinju yang datang ke arahnya, Zhang En menghilang dalam sekejap saat kekuatan telapak tangannya tepat mengenai dada Yu Hao.
BOOMMMM!!!!
__ADS_1
Yu Hao terpental ke udara seperti layangan rusak saat tubuhnya juga telah meledak dari kekuatan telapak tangan Zhang En.
Dalam sekejap mata, Zhang En muncul kembali di depan mata semua orang.
"Zhang En, kau membunuh putraku lagi!" Teriakan marah Yu Fei mengguncang aula itu, lalu dia memerintahkan semua Tetua Klan Yu, “Kalian semua menyerang yang hadir di aula ini! Bunuh semua pria dan tinggalkan wanita hidup-hidup...!”
Semua Tetua Klan Yu bergegas menerkam setiap pria yang berada di sana.
Long Xioba, Leluhur Fang, Raja Naga Laut, Nuyan Yao dan yang lainnya dengan cepat menyebar membentuk lingkaran pelindung, melindungi Lue Hue dan semua anggota Klan Zhang, menjauh mencari tempat yang aman.
GROOAAARRHHHH!!!!
Tiba-tiba, raungan naga yang menggetarkan dubia bergema, diikuti oleh kekuatan Dewa Naga yang Agung yang menyapu ke segala arah.
Semua Tetua Klan Yu membeku di tempat dengan mulut ternganga. Zhang En yang mereka lihat sebelumnya sekarang telah berubah menjadi Naga raksasa.
Mata naga Zhang En terlihat dingin dan berbintik-bintik haus darah. Cakar naganya terbanting, dan energi dahsyat dari kekuatan Dewa Naga dari jiwanya mengalir keluar dengan kekuatan penuh.
BOOOOOOMMMMMMMM!!!!!
Dampak dari serangan Zhang En menciptakan suara gemuruh yang seakan mengguncang seluruh dunia.
Setelah mereka mundur agak jauh, Long Xioba dan yang lainnya melihat bahwa lebih dari separuh bagian depan aula kediaman Klan Zhang runtuh, tenggelam jauh ke dalam tanah dalam bentuk cakar naga.
Di kedalaman lubang itu ada puluhan tubuh yang tidak utuh lagi. Itu adalah tubuh para Tetua Klan Yu yang terlalu lambat untuk menghindar.
Semua Tetua Klan Yu yang tersisa menyaksikan ini dengan wajah pucat, merasakan sesuatu yang mencekam di hati mereka.
Tidak tinggal diam, Yu Fei meraung marah, suaranya seperti guntur.
__ADS_1
Cahaya warna warni meledak dari telapak tangan Yu Fei, lalu membanting ke arah Zhang En.
WUUUSSHHHHH!!!!
Melihat serangan Yu Fei, elemen gelap dari kekuatan Iblis Zhang En bergejolak, setelah itu salah satu cakar naga besarnya berbalik dan membanting lagi.
Kegelapan menyelimuti arah cakar naga Zhang En, menyebabkan hembusan angin dahsyat melolong di sekitar seolah-olah seluruh kediaman Klan Zhang jatuh ke dalam petaka.
Suhu yang sangat dingin mulai menyebar, seperti tangan jahat yang merenggut napas.
Energi elemen kegelapan Iblis melonjak dan berkembang dan menjadi kejam.
DUAAAARRRRR!
Serangan milik Zhang En dan Yu Fei bertabrakan, menghasilkan ledakan yang menggelegar.
DUARRR!! DUARRRR!! DUARRRRR!!!
Bumi yang berguncang hebat terasa seolah-olah seluruh Dunia itu telah bergeser di ruang angkasa.
Semua Tetua Klan Yu merasa pikiran mereka menjadi kosong karena gelombang kejut dari ledakan itu saat tubuh mereka terbang ke arah yang berbeda.
Di antara mereka, hanya Tetua Agung Klan Yu yang mencapai ranah Dewa Emas Bintang 5 dan 6 yang masih mampu mempertahankan sedikit pun kesadaran, sementara Tetua Klan Yu di ranah Dewa Emas Bintang 4 ke bawah, mengeluarkan batuk darah karena efeknya.
Sedangkan Yu Fei sendiri, saat ini jatuh di udara setelah tabrakan serangan itu, mendorongnya sampai dia keluar dari batas kediaman Klan Zhang yang hancur, sedangkan Zhang En mundur beberapa puluh langkah ke belakang.
Darah keluar dari tenggorokan Yu Fei, sebagian keluar dari sudut mulutnya. Dengan kasar menyekanya dengan lengan bajunya, matanya menatap Zhang En dengan bingung, lalu ke noda darah di lengan bajunya.
Melihat darahnya, dia baru sadar kalau sekarang dia benar-benar terluka!
__ADS_1
Gelombang kejutan besar menghantam hati Yu Fei saat dia menatap Zhang En lagi dengan tatapan tidak percaya dan marah.