
Zhang En memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk mengalahkan Jiang Tianhua. Setelah menaklukkan Sekte Penjilat Darah, selanjutnya adalah Sekte Sembilan Iblis.
Sambil berpikir, Zhang En keluar dari Kuil Gunung Dewa.
Namun, tepat ketika Zhang En tiba di aula besar Sekte, Chen Xiaotian langsung bergegas menemuinya untuk melaporkan sesuatu hal. Dia mengatakan bahwa Patroak Sekte Penjilat Darah, Jiang Tianhua sudah datang.
"Jiang Tianhua ada di sini?" Zhang En mengangguk. berita ini membuat Zhang En tidak perlu repot-repot untuk melakukan perjalanan untuk menemui mereka.
"Berapa banyak orang yang dia bawa datang bersamanya?" Zhang En bertanya.
"Selain Jiang Tianhua, ada juga Cui Ming dan enam belas Tetua Sekte Penjilat Darah." Chen Xiaotian menjawab dengan hormat.
Tampaknya jika Sekte Penyihir Langit tidak menyetujui aliansi, Jiang Tianhua telah memutuskan untuk mengambil langkah pertama melakukan serangan pada Sekte Penyihir Langit.
"Suruh mereka untuk masuk ke Aula, aku akan menunggu mereka disana" Zhang En berkata kepada Chen Xiaotian yang sedang berdiri di sampingnya.
"Ya, Tuan Muda!" Chen Xiaotian menjawab, dia kemudian berbalik dan pergi dan menyuruh seorang murid untuk pergi menemui Jiang Tianhua, Cui Ming, dan lainnya dan menyuruh mereka untuk menuju ke dalam aula besar Sekte Penyihir Langit.
Seorang murid Sekte Penyihir Langit mendekati Jiang Tianhua di luar pintu masuk utama, berkata, "Pateiak Jiang, Pemimpin Sekte kami mempersilahkan kalian masuk."
Melihat kedatangan murid itu, wajah Jiang Tianhua langsung tenggelam. Dia datang ke sini secara pribadi, namun Chen Xiaotian tidak datang menemuinya di pintu?
dan menyambutnya secara pribadi. Tidak hanya itu, dia hanya mengirim murid biasa untuk membiarkannya masuk. Apa yang dikatakan murid ini, 'menyuruh' mereka masuk?
"Betapa beraninya dan sungguh lancang sehingga Chen Xiaotian tidak datang untuk menyambut Patriak kami! ” Salah satu Tetua Sekte Penjilat Darah meledak dalam kemarahan, tinjunya menyerang langsung ke arah murid Sekte Penyihir Langit dan mengirimnya terbang. Ketika murid itu mendarat ditanah, murid itu telah mati terkena pukulan pria itu.
Jiang Tianhua menyaksikan kejadian itu dari samping dan hanya diam saja.
Murid Sekte Penyihir Langit yang terlihat ada di sekitarnya dengan cepat mundur ke satu sisi, menatap dengan kaget pada kelompok orang-orang Sekte Penjilat Darah yang rata-rata memiliki kultivasi tingkat tinggi.
"Masuk." Jiang Tianhua tersenyum dingin. Dengan lambaian tangannya, dia memimpin kelompok itu dengan mengambil langkah besar ke depan melalui pintu masuk menuju aula Sekte Penyihir langit.
__ADS_1
Jiang Tianhua bingung tidak menemukan murid Sekte Penyihir Langit yang dia ditemui di sepanjang jalan.
"Sekte Penyihir Langit memang pengecut." Seorang Tetua Sekte Penjilat Darah mengejek, "Mengetahui bahwa kita sudah ada di sini, semua murid itu telah bersembunyi, mungkin mereka gemetar ketakutan sehingga nyali mereka menyusut!"
Cui Ming dan Tetua lainnya tertawa terbahak-bahak. Meskipun Jiang Tianhua merasakan ada hal aneh, dia tidak terlalu memikirkannya.
Segera, Jiang Tianhua dan kelompoknya mencapai pintu masuk ke aula besar Sekte Penyihir Langit. Melihat pintu aula besar yang masih tertutup rapat, Jiang Tianhua mengerutkan kening. Dia merasa ada sesuatu yang aneh, belum lagi kegelisahan yang membayangi hatinya.
“Patriak, apakah kita akan masuk sekarang?” Cui Ming berkata saat melihat ekspresi Jiang Tianhua, "Patriak, tidak perlu dipikirkan, bahkan Chen Xiaotian dan Geng Ken berdiri di sisi yang sama, mereka bukan ancaman bagi kita."
"Buka pintunya." Jiang Tianhua berkata kepada Tetua yang berdiri di sampingnya.
Tetua itu melangkah ke depan dan mengumpulkan kekuatan Qi di telapak tangannya dan menyerang pintu aula besar Sekte Penyihir Langit.
BOOOMMMM!
Ledakan keras terdengar saat pintu hancur.
Saat memasuki aula besar, Jiang Tianhua melihat Chen Xiaotian dan Geng Ken. Selain mereka berdua, semua Tetua Sekte Penyihir Langit juga hadir. Namun, yang mengejutkan Jiang Tianhua adalah bahwa di kursi utama di dalam aula duduk seorang pria muda berambut hitam yang tidak diakenal, sementara Chen Xiaotian, Geng Ken, dan yang lainnya berdiri di kiri dan kanan pemuda itu.
Seemua orang yang ikut bersamanya terkejut melihat hal ini, termasuk Cui Ming dan Tetua lainnya yang masuk setelah Jiang Tianhua. Tetapi, di antara Tetua Sekte Penjilat Darah yang datang bersama Jiang Tianhua, sebagian besar telah berada dibawah kendali Zhang En, sehingga tidak banyak hal yang membuat mereka terkejut.
Jiang Tianhua berdiri di sana sambil menatap Zhang Eb, bahkan melupakan tujuannya untuk datang ke Sekte Penyihir Langit.
"Apakah Patriak Jiang merasa terkejut?” Pada saat itu, suara Zhang En terdengar, jari-jarinya meringkuk di atas sandaran tangan kursi, mengetuknya dengan lembut sehinggga mengeluarkan suara ketukan kecil.
Mendengar suara Zhang En membuat Jiang Tianhua tersentak kembali.
"Kau siapa?" Jiang Tianhua tidak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan pertanyaan itu. Secara refleks dia ingin mengetahui identitas pemuda berambut hitam yang ada di kursi utama Sekte Penyihir Langit. Cui Ming dan Tetua Sekte Penjilat Darah juga mengalihkan perhatian mereka melihat ke arah Zhang En.
Zhang En tertawa dengan acuh tak acuh pada pertanyaan Jiang Tianhua, “Siapa aku itu tidak penting, tidak masalah bahkan jika kau juga ingin tahu. Sekarang, Sekte Penyihir Langit ada di bawah kendaliku, Chen Xiaotian, Geng Ken, dan semua Tetua Sekte Penyihir Langit telah tunduk padaku. "
__ADS_1
"Apa?!" Jiang Tianhua terkejut.
Pada saat itu juga, Jiang Tianhua akhirnya mengerti mengapa Chen Xiaotian dan Geng Ken tiba-tiba terlihat akrab dan sama-sama mendukung dan Mengapa Chen Xiaotian dan Geng Ken menolak untuk bekerja sama untuk beraliansi dengan Sekte Penjilat Darah.
Setelah itu, Jiang Tianhua memaksa dirinya untuk terlihat tenang, menunjukkan senyum ramah ke arah Zhang En, “Jadi Sekte Penyihir Langit berada di bawahkendali Saudara muda. Tujuanku datang ke sini hari ini adalah untuk mengusulkan kerjasama untuk berlraliansi dengan saudara muda melawan Sekte Sembilan Iblis."
"Beraliansi denganku untuk melawan Sekte Sembilan Iblis." Zhang En bergumam, tidak ada yang bisa dibaca dari ekspresi wajah Jiang Tianhua yang terlihat sangat tenang.
"Tepat sekali. Aku yakin saudara muda sadar dan mengetahui jika Sekte Penjilat Darah kami dihancurkan dan setelah itu bergabung dengan Sekte Sembilan Iblis, maka target selanjutnya adalah Sekte Penyihir Langit." Jiang Tianhua menegaskan kalimatnya.
Zhang En tertawa kecil mendengar ucapan Jiang Tianhua.
Jiang Tianhua mengerutkan keningnya saat melihat reaksi Zhang En, "Apa yang ditertawakan oleh saudara muda?" Dia merasa tidak ada yang lucu dalam perkataannya.
Zhang En kemudian menghadap Jiang Tianhua, "Bagaimana jika kau tahu bahwa aku yang akan menghancurkan Sekte Sembilan Iblis?"
Tatapan Jiang Tianhua terlihat kosong saat menatap Zhang En.
"Kau ingin menghancurka Sekte Sembilan Iblis? " Cui Ming tidak bisa menahan perasaanya lebih lama lagi, "Hanya mengandalkan Sekte Penyihir Langit yang memiliki kekuatan kecil yang kau kendalikan ini?"
Menurut pendapat Cui Ming, Zhang En terlalu memyombongkan diri dan melebih-lebihkan kemampuannya.
Mata Zhang En menatap Cui Ming dengan dingin, "Jika kau berlutut sekarang dan memohon belas kasihan dihadapanku, mungkin aku masih bisa mempertimbangkan untuk menyelamatkan hidupmu."
"Apa katamu?!" Wajah Cui Ming menjadi merah, menatap tajam ke arah Zhang En. Tanpa perintah dari Jiang Tianhua, tiba-tiba cahaya terang meledak keluar dari tubuh Cui Ming.
-
-
-
__ADS_1
Jangan Lupa Like & Vote!