Pendekar Pedang Pengembara

Pendekar Pedang Pengembara
Ch. 726 - Tiba Di Dunia Ghuang


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, energi gelap yang dilepaskan dari istana bertingkat itu terhenti, kemudian melayang tinggi di tempat semula dan semua totem berisi simbol dan huruf kuno ras iblis terbang keluar dari istana itu, membentuk partikel berlian hitam melalui dahinya, langsung tercetak di dalam lautan jiwanya membentuk teknik kultivasi.


Ketika semua proses itu selesai, istana bertingkat itu memancarkan cahaya sebentar dan tiba-tiba menghilang.


Zhang En lalu merasa kalau di dalam pikirannya sekarang tercatat manual teknik kultivasi dan mempelajarinya sejenak.


"Sekarang aku memiliki teknik baru. Teknik ini bernama Teknik Mengguncang Alam?" Zhang En terkejut saat dia melihat teknik manual kultivasi yang dia terima di dalam lautan jiwanya.


"Selama aku mencapai tingkat tertinggi dari teknik ini, aku dapat menjadikan Menara Iblis ini menjadi milikku?" Zhang En bergumam pelan setelah membaca informasi di dalam teknik kultivasi di dalam pikirannnya.


Tetapi, Zhang En memasang wajah kesal.


Setelah membaca teknik kultivasi itu, waktu yang di perlukan untuk mempelajarinya kira-kira ratusan tahun lamnya. Belum lagi, teknik itu terlalu dalam dan sangt sulit untuk dipahami. 


Zhang En mempelajarinya sebentar tanpa hasil dan memutuskan untuk menyimpannya terlebih dahulu, lalu melihat sekelilingnya mencari pintu keluar


Ada kurang lebih lima atau enam tahun telah berlalu sejak dia memasuki menara itu. Jadi sekarang sudah saatnya dia keluar dari sana.


Sesaat kemudian, dia terbang dan mencapai pintu keluar, dan melewatinya.


Saat dia terbang keluar, kilatan cahaya yang menyilaukan membuatnya menutup matanya. Ketika dia membukanya lagi dan melihat sekelilingnya, dia terkejut karena dia saat ini berdiri diudara di atas lautan yang sangat luas.


"Eh, bukankah aku seharusnya dikirim di mana Menara Iblis berada ? Bagaimana bisa aku muncul di sini setelah keluar dari menara itu?" Zhang En merasa sangat bingung saat dia bertanya pada diri sendiri.


Dia memasang senyum masam di wajahnya, muncul di tengah atas lautan luas yang dia tidak tau dimana, yang perlu dia lakukan adalah mencari tahu dengan tepat di mana dia berada sekarang.


Zhang En tidak tahu kalau kejadian ini adalah keberuntungan atau hal buruk baginya karena tidak dikirim keluar di mana menara iblis berada.


Dia kemudian memilih arah dan melesat terbang ke arah yang dia pilih.


Pada saat yang sama, di tempat Menara Iblis berada, setiap orang di sana memasang wajah kaku dan bertanya-tanya.


Saat Zhang En meninggalkan menara itu, dinding yang bersinar di lantai ketiga belas langsung meredup.


Semua orang sudah lama menunggu untuk melihat orang yang naik ke lantai tetinggi darinMenara Iblis, tapi orang yang mereka tunggu-tunggu malah tidak muncul.


"Apa yang terjadi? Kenapa tidak ada yang keluar?!”


"Apakah orang itu mati di dalam ?!"

__ADS_1


Kerumunan ini semakin ribut dan hiruk pikuk,


Mu Hawk, yang berencana bertempur dengan orang yang memasuki lantai ke tiga belas, juga terlihat bodoh dan merasa bingung.


Mu Jing juga menatap menara iblis dengan cemberut karena penasaran dengan sosok yang berhasil memasuki lantai ketiga belas.


"Patriark, apakah orang itu sudah mati di dalam menara?" Mu Rui bertanya, ingin tahu dan ragu pada saat yang sama.


"Mari kita menunggu sebentar lagi, melihat apakah ada perubahan."


Tapi, satu minggu kemudian, masih belum ada yang muncul dari dalam menara, membuat makin banyak orang pergi sambil menggelengkan kepala.


"Aku benar-benar tidak mengharapkan hasil akhir yang seperti ini." Zheng Yan mencibir, “Calon kultivator terhebat di seluruh Alam Menengah, orang pertama yang mencapai lantai tiga belas telah mati di dalam menara itu pada akhirnya. Sungguh disayangkan sekali!” Kemudian melihat ke arah semua Tetua dari sektenya, "Mari kita pulang!"


Saat orang-orang dari Sekte Menara Langit meninggalkan tempat itu, semua kultivator dari berbagai sekte dan Klan seperti Klan Chu, Klan Shi, Klan Tang, dan sekte lainnya juga mulai pergi.


...


Setelah beberapa hari berlalu menunggu, Mu Jing dan yang lainnya akhirnya bubar, diikuti juga oleh Mi Hawk. Saat ini, dia sangat bahagia dan akhirnya bisa santai. Menurutnya, sejak orang itu meninggal di dalam menara dan tidak pernah keluar lagi untuk selamanya, dia tetap akan menjadi pemilik bakat paling terhebat.


...


Di salah satu Dunia, di tutupi pegunungan yang tertutup salju melukiskan pemandangan yang indah.


Pada saat ini, gerbang portal antar dunia, diikuti oleh sesosok tubuh yang keluar dari dalam.


sosok ini tidak lain adalah Zhang En.


Melangkah keluar dari portal itu, dia mengamati lingkungan sekitarnya, hamparan pegunungan yang tertutup salju putih memasuki pandangannya. Dia kemudian melesat ke arah tertentu.


Sudah beberapa hari dia melakukan perjalanan antar dunia setelah muncul di atas lautan yang tidak dia ketahui.


Dalam beberapa hari terakhir ini, dia sudah memutuskan untuk tidak kembali ke dunianya karena kompetisi alkemis sudah dekat. 


Berdasarkan kecepatannya saat ini, dia bisa tiba di Dunia Ghuang dalam waktu sebulan, sehingga dia tidak terburu-buru untuk saat ini. Dia berencana untuk tinggal selama beberapa hari di Dunia Salju sebelum melanjutkan perjalanan.


Dunia Ghuang adalah Dunia tempat dimana kompetisi alkemsis di adakan, berdasarkan informasi yang di katakan oleh Master Kun pada waktu itu.


Beberapa saat kemudian, Zhang En sampai di sebuah kota es yang bangunan dan temboknya semuanya dibangun dari balok es yang sangat besar.

__ADS_1


Zhang En memasuki kota itu seperti orang yang memasuki kota itu. 


Walaupun kotanya sepi, tidak banyak orang yang lalu lalang dijalan, memberikan suasan yang tenang. Tidak ada perkelahian, tidak ada jejak bau darah di kota itu.


'Jika nanti ada kesempatan, aku akan membawa istriku kesini selama beberapa tahun untuk menikmati ketenangan dan suasana seperti ini.' Zhang En berkata sambil merencanakan ini dalam benaknya.


Setelah berjalan-jalan sebetar, Zhang En akhirnya berhenti di depan sebuah penjual makanan, lalu memasukinya dan menempati salah satu meja. 


Setelah memesan makanan dan sebotol anggur, dia menyesap anggurnya dengan santai sambil menikmati pemandangan di luar. Momen ketenangan seperti ini sangat langka dia rasakan, membut hatinya saat ini di penuhi kedamaian.


"Kudengar ada seseorang yang memasuki Menara Iblis dan telah sampai ke lantai tiga belas baru-baru ini!"


"Itu benar! Aiya, tapi sayang sekali orang itu mati di dalam!"


Tidak jauh dari tempat Zhang En duduk, ada sekelompok pembudidaya sedang berbicara keada rekan mereka, dan ini membingungkan Zhang En saat mereka mengatakan orang itu meninggal.


Saat dia terus mendengarkan percakapan mereka, dia akhirnya bisa tau apa yang terjadi. Orang-orang yang menunggu di luar Menara Iblis sebelumnya mengira dia telah meninggal setelah mereka tidak melihatnya keluar.


Zhang En hanya menggelengkan tersenyum mendengar asumsi dan kabar angin ini.


Diskusi beberapa orang lainnya kemudian pindah membahas kompetisi alkemis yang akan datang. Mereka mengatakan bahwa Mu Hawk akan menjadi peringkat pertama karena bakatnya yang mengerikan.


Dari percakapan mereka, Zhang En juga mengetahui bahwa Mu Hawk telah gagal ada akhirnya di Menara Iblis.


Tidak pernah terpikirkan oleh Zhang En bahwa Mu Hwak juga akan berpartisipasi dalam Kompetisi Alkemis, dan ini akan menjadi lebih menarik sebelum menghadapi Mou Li.



Satu bulan kemudian.


Zhang En tiba di Dunia Ghuang.


Dia lalu menanyakan beberapa informasi dari salah satu murid yang menjaga gerbang portal saat dia keluar dari dalam, lalu terbang langsung menuju Kota Lousan.


Energi spiritual di dunia ini sangat melimpah. Wilayahnya dipenuhi dengan ramuan obat yang tak terhitung jumlahnya, menyebabkan energi obat berbaur dengan energi spiritual di sekitarnya.


Sementara Zhang En sedang menuju ke Kota Lousan, para pembudidaya dari berbagai Klan dan Sekte dari berbagai belahan dunia dan galaksi juga menuju ke sana, membentuk kelompok mereka masing-masing di jalan.


Semakin Zhang En dekat mencapai Kota Lousan, semakin ramai lautan manusia disana.

__ADS_1


'Apakah Master Kun sudah datang?' Zhang En menghela nafas dalam hati saat dia terus mendekati Kota Lousan.


Sebelum dia pergi dari klannya, Master Kun berkata kepadanya untuk langsung segera ke Dunia Ghuang setelah menyelelasikan tantangan di Menara Iblis dan dia akan datang ke Dunia Ghuang ketika waktunya tiba.


__ADS_2