
Beberapa saat kemudian, Zhang En meninggalkan Kota Roh, terbang menuju kota terbesar yang terdekat, Kota Wudang. Dia tiba setengah jam kemudian dan langsung menuju ke cabang Paviliun Naga Awan yang ada di Kota Wudang.
Setelah bertanya-tanya dan melihat rumah yang ingin dia beli, Zhang En lalu segera kembali Dunia Harimau Suci setelah menyelesaikan urusannya.
Saat dia hendak memasuki portal teleportasi dan ingin kembali ke Dunia Harimau Suci, garis teleport di depannya melepaskan cahaya terang saat seorang pria dan seorang wanita berjalan keluar dari dalam.
"Kakak Senior Pertama, Kakak Senior Ketiga!" Zhang En terkejut saat dia melihat kedua orang itu.
Dua orang yang keluar dari susunan pintu telportasi tidak lain adalah dua saudara seperguruannya, Dong Fang, dan dan Huang Rong.
"Adik Keempat!" Mereka juga tidak menyangka akan bertemu dengan Zhang En.
"Adik keempat, dari mana kau dan kemana kau akan pergi?" Melihat Zhang En, Dong Fang bertanya.
Mendengar kakak seperguruan pertamanya bertanya, Zhang En berbicara soal dia akan kembali menemui guru mereka dan menanyakan arah gerbang portal yang bisa dia gunakan untuk kembali kedunianya dan secara singkat memberitahu rencananya kepada Dong Fang untuk membawa semua orangnya ke Dunia Pusat Bintang.
“Aku tahu dimana ada gerbang portal yang bisa digunakan yang memiliki Gerbang Telportasi. Ayo ikuti pergi, aku dan kakak ketigamu akan pergi ke Dunia dimana asalmu bersamamu.”
Mendengar bahwa Zhang En akan menjemput orangnya, kedua kakak senior Zhang En juga ingin menemaninya dan melihat dunia Zhang En berasal.
Awalnya, dalam perjalanan ke Kota Roh ini, Dong Fang dan Huang Rong berencana untuk membeli sesuatu dari sebuah Paviliun rumah lelang, namun, mereka mengurungkan niat mereka dan menemani Zhang En.
__ADS_1
Mendengar apa yang dikatakan Dong Fang, membuat Zhang En sangat gembira. Dia tidak menyangka bahwa saudara tertua seperguruannya adalah seseorang yang berpengalaman dalam jalur teleportasi yang ada di sekitar dunia paralel Galaksi Bintang, apalagi, dengan kedua seniornya yang bersedia menemaninya kembali ke Alam Bawah, dia tidak lagi khawatir tentang dia akan salah jalan atau nyasar.
Meskipun tidak mengetahui kekuatan sebenarnya dari kedua kakak seperguruannya, dia tahu bahwa keduanya adalah pembudidaya ranah Dewa Sejati atau bahkan melebihi ranah itu.
Segera, mereka bertiga melangkah ke dalam gerbang teleportasi antar Dunia dan pergi.
Sepanjang jalan, melalui lebih dari 15 Dunia yang memiliki gerbang telportasi, mereka bertiga akhirnya mencapai Dunia terakhir yang memiliki akses gebang teleportasi ke Alam Bawah dengan cepat.
Setiap kali mereka bertiga menggunakan gerbang teleportasi antar dunia, biaya untuk bisa menggunakannya mengharuskan mereka membayar satu juta koin bintang per orang. Oleh karena itu, jumlah untuk setiap satu kali mengunakan gerbang portal untuk tiga orang adalah tiga juta koin bintang. Dengan lebih dari 15 portal yang mereka lewati, itu mengeluarkan biaya hampir 46 juta koin bintang. Tapi Zhang En membayar semua biaya itu tanpa merasa terbebani.
Dalam hati, Dong Fang dan Huang Rong khawatir tentang biaya itu pada awalnya, karena keduanya tidak membawa uang sebanyak itu ketika mereka keluar dari Dunia Harimau Suci.
Pada saat ini, kekayaan Zhang En telah membuat mereka tercengang dan hanya bertanya-tanya dalam hati dari mana asal kekayaan Zhang En. Mereka juga tahu tentang Dunia Alam Bawah. Bagi mereka, dunia itu bahkan lebih rendah dari pedesaan terpencil yang ada di Galaksi Bintang mereka.
Dua bulan kemudian.
Mengabaikan pikiran yang mengalir di benak kedua kakak seperguruannya, sosok Zhang En laku melesat ke langit begitu dia melangkah keluar dari susunan gerbang portal terakhir.
Saat ini, mereka berada di Ruang Hampa di luar pembatas Antar Dunia di seluruh Galaksi Bintang.
Waktu di Dunia Alam Bawah dengan Dunia Alam Atas berbeda dua kali lipat berdasarkan Hukum Ruang dan Waktu. Satu tahun di Galaksi Bintang, berarti di Dunia Alam bawah sudah 2 tahun berlalu.
__ADS_1
Wajah-wajah yang dia kenal dan semua orang yang sudah dia anggap keuarganya sekarang berputar di benaknya. Setiap kali dia berpikir bahwa orang-orang dari Klan Mo di Dunia Atas telah kembali Dunia Alam Bawah ini terlintas di benaknya, mereka mungkin telah kembali bertindak melawan Klan Zhang yang kembali dia dirikan atau aliansinya.
Setelah membunuh Master Sekte Gagak Hitam, Mo Tian yang berasal dari Dunia Atas di Galaksi Bintang, serta membunuh Xie Su dari Sekte Pedang dari dalah satu Dunia yang ada di Galaksi Bintang. Zhang En masih memiliki musuh yang tiap waktu akan bisa membahayakan orang-orangnya di Dunia ini setelah kepergiannya.
Sementara ketiganya terus mempersempit jarak ke mendekati Dunia Alam Bawah, di suatu tempat diluar ruang hampa yang sangat luas, ada dua orang lagi yang terbang dengan kecepatan tinggi ke arah yang sama.
Kedua pria itu terbang dengan kecepatan tinggi, satu pria tua dan satu pria yang masih muda. Pria yang lebih tua itu memikiki badan yang gemuk, sedangkan yang muda sebaliknya..
"Dunia Alam Bawah tepat ada di depan, kita akan tiba sehari lagi." Pria tua gemuk itu berkata, “Dunia yang lemah seperti Dunia Alam Bawah terlalu tidak penting bagi Patriark Mo Ping untuk benar-benar mengirim kita dalam misi ini,. Patriark memang terlalu berhati-hati.”
Pemuda berbadan kurus menjawab, “Begitu kita tiba, bunuh saja semua orang terdekat Zhang En terlebih dahulu. Setelah kita menangkap pemuda itu, kita harus menikmati hasil kerja keras kita selama beberapa hari dan bersenang-senang.”
Selama dua bulan ini, mereka sedikit jenuh dan lelah karena melakukan perjalanan dalam misi mereka untuk menemui Zhang En. Mereka belum mengetahui kebwradaan Zhang En yang sudah pergi ke Galaksi Bintang di alam dewa dan menjadi murid Sekte Roh Api.
Pria tua gemuk itu mengubah topik pembicaraan, "Aku tidak berharap Mo Tian mati di tangan seorang anak yang bahkan bukan pembudidaya Semi Kaisar Dewa! ”
"Kalau tidak, Patriark tidak akan memerintahkan kita untuk menangkap Zhang En ini hidup-hidup." Pemuda kurus itu melanjutkan, "Setelah menangkapnya, Patriark pasti ingin memaksa teknik kultivasi yang Zhang En serta meneliti garis keturunan dan potensi di tubuhnya!"
Sepasang pria gemuk dan kurus ini terua mengobrol sambil terus terbang dengan kecepatan tinggi menuju tempat tujuan mereka. Secara kebetulan, mereka datang dari arah yang berlawanan dengan Zhang En.
Setelah terbang selama tiga jam, Zhang En lalu mengeluarkan Pagoda Gunung Emas serta lima batu roh tingkat dewa yang tersisa, menempatkannya di tengah Formasi. Dia ingin mereka bertiga menggunakan Pagoda ini untuk mempersingkat perjalanan. Orang yang bertanggung jawab untuk mengaktifkan formasi adalah Dong Fang.
__ADS_1
Melihat Sebuah Pagoda dan batu roh tingkat dewa, Zhang En dan Huang Rong sekali lagi terkejut secara diam-diam. Artefak Dewa luar angkasa seperti Gunung Dewa Emas sangat langka di seluruh Alam Atas.
Namun, dengan kekuatan Dong Fang dan batu roh tingkat dewa sebagai sumber energi, kecepatan mereka memang jauh lebih cepat dari sebelumnya. Di ruang gelap yang tak berujung, Pagoda itu melaju dengan kecepatan tinggi seperti meteor, mengarah ke dunia Zhang En berasal.