
Long Zhi melirik keempat murid di hadapannya, lalu dia tertawa, “Sungguh lucu sekali. Aku berubah pikiran sekarang. Bunga Pelangi itu, aku menginginkannya! Tidak seorang pun dari kalian harus bermimpi pergi dari sini hidup-hidup!"
Buzzzzz!!
Percikan aura meledak dari tubuh Long Zhi saat sisik naga di tutupi petir berkilau dengan cepat menutupi kulitnya seperti baju besi, serta cakar naga tumbuh dari lengan dan kakinya.
Ini adalah teknik kuno milik Sekte Naga Langit, Transformasi Naga Langit.
Pada saat yang sama, petir extrim yang menyilaukan berderak di sekitar tubuh Long Zhi saat awan petir mulai berkumpul dan berguling di sekitar tempat itu
Sementara keempat murid itu masih terkejut dengan perubahan Long Zhi, Long Zhi telah mengambil kesempatan untuk menyerang.
Duarrrr!!
Petir menyambar ke empat murid itu dari segala arah.
Tidak mau kalah, keempat murid itu tidak lagi menahan diri dan mulai menghujani Long Zhi dengan berbagai serangan mematikan mereka untuk membalas serangan.
Booommm!!
Boiiommm!!
Ledakan keras dan guntur berderak terdengar bersamaan. Gelombang kejut energi yang ganas dari pertempuran 4 vs 1 meninggalkan lubang di tanah, menghancurkan batu-batu yang terbang di udara, lalu meledak menjadi debu. Yang aneh adalah, ledakan penghancur dari pertempuran mereka menghilang ketika mencapai Bunga Pelangi yang ada di tengah danau.
Pertempuran sengitpun terus berlanjut.
Hingga pada akhirnya, Long Zhi melirik dengan dingin ke arah empat mayat yang tergeletak di tanah, lalu tubuhnya goyah saat dia berdiri.
Sebelum dia bisa menenangkan diri, darah hangat menyembur keluar dari mulutnya saat dia batuk, membuat tanah di kakinya menjadi merah.
Pada awalnya, Long Zhi berpikir terobosannya baru-baru ini ke ranah Dewa Emas Bintang 2, menambahkan teknik transformasi Naganya, teknik petir, serta Api Naganya, akan memungkinkan dia untuk membunuh empat murid dengan hanya beberapa luka ringan.
Akan tetapi, keempat murid itu juga memiliki teknik serangan rahasia mereka, yang menyebabkan dia terluka parah.
Long Zhi lalu berbalik, melihat Bunga Pelangi di tengah danau dengan tatapan cerah.
Tap.. Tap... Tap...!!
__ADS_1
Saat dia hendak melangkah menuju tengah danau, dia mendengar suara langkah kaki.
"Siapa itu?!" Long Zhi secara tidak sadar bersuara.
Ketika dia melihat siap orang yang datang, dia tekejut, berseru, "Zhang En!"
Zhang En memasang senyum lucu di wajahnya, "Hehe. Kita bertemu lagi kawan." Seolah-olah mereka berdua adalah teman baik yang sudah lama tidak bertemu.
Setelah kejutan singkat, mulut Long Zhi melebar menjadi senyuman, "Zhang En, kau benar-benar berani datang di hadapanku. Haiss!." Dia menggelengkan kepalanya ketika dia berkata lagi, "Haruskah aku mengatakan kalau kau sudah bosan hidup?"
Tap... Tap... Tap.
Zhang En terus mendekati Long Zhi dengan santai, "Wah, kau ternyata telah menerobos ke ranah Dewa Emas Bintang 2 dalam waktu yang singkat. Awalnya, jika kau tidak terluka parah sekarang, aku akan bisa bertempur hebat dan sangat bersemangat. Tetapi sekarang, aku sepertinya malah tidak kesulitan membunuhmu dengan memberiku pertempuran hebat. Aku kecewa.”
Long Zhi tertawa terbahak-bahak mendengar kata-kata Zhang En, “Apa? Membunuhku? Dewa Surgawi Bintang 10 tahap akhir sepertimu ingin membunuhku? Juga merasa kecewa?” Ekspresi wajah Long Zhi berubah dingin saat niat membunuhnya melonjak, "Aku akan memberitahumu bahwa, bahkan jika aku sudah terluka parah, membunuhmu tidak lebih dari upaya mengangkat satu jari!"
Saat Long Zhi mengatakan itu, dia mengangkat tangannya dan mengarahkan jarinya ke arah Zhang En.
Wusshhh!!!
Garis-garis petir terbang keluar dari jari Long Zhi, membentuk naga petir yang berputar di udara, tiba di depan Zhang En dalam sekejap.
Suhu di sekitarnya juga melonjak dan arus udara menjadi bergejolak.
Kekuatan petir menyambar seperti badai yang marah.
Menyaksikan naga petir dan ganas dari jari Long Zhi, Zhang En juga mengangkat tangannya dan membalas dengan serangan satu jari.
Wusshhhh!!!
Kabut tebal bergulung dan melebar saat energi ganas keluar dari jari Zhang En.
Duarrrrr!!
BOOMMM!! BOOMMM!! BOOMMM!!
Tabrakan dari kedua serangan itu menggelegar mengguncang langit.
__ADS_1
Naga petir yang terbentuk dari kekuatan jari Long Zhi meledak di udara, tetapi kekuatan dari serangan jari Zhang En malah menjadi tidak terlihat.
Terguncang oleh kekuatan serangan Zhang En, tubuh Long Zhi bergoyang dan terhuyung mundur dua langkah.
"I-ini!" Long Zhi terkejut, menatap Zhang En dengan tidak percaya. Dia sangat yakin bahwa serangannya dapat melempar Zhang En ke udara akibat serangan ledakan, melukainya dengan parah hingga sekarat, tetapi malah sebaliknya dia sendiri terpaksa mundur dua langkah.
Ketika keterkejutan Long Zhi teratasi, dia menjadi tegang. Ketika dia melihat Zhang En sekali lagi, ada sedikit rasa takut di matanya. Meskipun dia tidak menggunakan kekuatan penuhnya dalam serangan barusan, fakta bahwa Zhang En mampu memaksanya untuk mundur menunjukkan bahwa kekuatan Zhang En tidak lebih lemah darinya.
Selama ini, dia tidak tau kalau Zhang En dapat melawan kultivator beberapa tingkat di atasnya. Keheranan dan keterkejutan melanda hati Long Zhi, karena Zhang En memiliki kekuatan yang sebanding dengan dirinya, bahkan menyaingi Dewa Emas Bintang 3 atau ke atas.
"Zhang En, tidak heran kau berani menemuiku." Long Zhi menarik napas dalam-dalam sebelum berkata, “Aku tidak menyangka kau akan sampai sejauh ini. Aku akui bahwa kau memang berbakat, dan aku memang meremehkanmu sebelumnya, tetapi hari ini, kau tidak akan bisa pergi dari sini hidup-hidup! Aku akan membunuhmu, dengan seluruh kekuatanku, aku akan membunuhmu!” Long Zhi meraung marah.
Zhang En mendeteksi niat membunuh dari Long Zhi, tetapi dia tetap tenang, membalas, “Benarkah? Kalau begitu, aku juga memutuskan untuk tidak membiarkanmu pergi dari sini hidup-hidup, aku akan membunuhmu dan mengambil api naga milikmu.! "
"Cih..!" Long Zhi mencibir, "Aku akan membunuhmu! Terima seranganku!"
Grooaarrhhh!!
Swoosshhh!!
Seekor naga mengeluarkan api di tubunnya terbang keluar dari tubuh Long Zhi, dan raungan naga bergema di langit. Ketika Api Naga kuno muncul, kilat di sekitarnya berubah menjadi kabut, berhamburan tertiup angin.
Buzzzzzz!! Buzzzzzz!!! Buzzzzzz!!!
Suhu dalam area luas melonjak merembes keluar lembah menjadi panas yang membakar. Terutama suhu di lembah itu, seolah-olah di penuhi hawa letusan gunung berapi dahsyat.
Melihat ini, Zhang En juga memanggil salah satu dari tiga kekuatan api miliknya yaitu, Roh Api Dewa, Roh Api Phoenix, dan Api killin. Zhang En memilih memanggil Api Kilin.
Pilar cahaya putih naik ke langit dari tubuhnya saat Roh Api kilin keluar terbang ke udara.
Terhalang oleh Roh Api Kilin, Roh Api Naga tidak dapat mencapai Zhang En dari area 100 meter, belum lagi untuk melukainya.
Kedua roh api yang membentuk dua tubuh, Naga dan Kilin bertabrakan lagi dan lagi, membentuk dua sisi yang berlawanan dan menyerang dengan sengit.
Long Zhi yang menyaksikan ini dengan kaget ketika roh api yang dipanggil Zhang En barusan benar-benar bisa bertarung satu lawan satu melawan Roh Api Naga miliknya.
Long Zhi menatap roh Api Kilin, dan sesuatu pikiran melintas di benaknya, berseru, "Ini Roh Api Kilin!"
__ADS_1
Keserakahan bersinar dari mata Long Zhi, "Hahahaha! Zhang En, kau benar-benar memberiku kejutan besar, setelah membunuhmu dan menyatu dengan Roh Api Kilin, tidak akan ada yang bisa mengalahkan aku di Alam Rahasia ini.!"