
Perlu waktu untuk mendapatkan paspor palsu ke Cina Daratan. Penghubungku di Hongkong bilang perlu setidaknya dua minggu untuk menyelesaikannya beserta izin tinggalnya.
Cherrie berkeras menghilang dari pandangan mata Ayahnya. Tapi ini yang kutakutkan, kami akan terseret ke masalah ini. Jika dia tahu dimana Cherrie sekarang Tata akan terseret, dan jika siapa Tata akan terbongkar, maka akan ada masalah yang lebih besar dengan keluarga Lam. Aku menjaga masalah ini jangan merembet kemana-mana.
"Bagaimana jika kau ke Bali dulu untuk liburan?" Ku dorong saja dia ke Bali lebih baik. Aku ajak dia bicara saat Tata belum sampai. Sudah empat hari dia disini. Setiap saat aku ketakutan Wong Lee Man muncul sendiri di depan pintu rumah Tata, dan kemungkinan itu besar sekali sekarang.
"Ga pa pa, di saja. Masih ada teman disini, di Bali ajak siapa? Cece Tata gak ke ganggu kok. Dia kerja ya kerja saja. Kalian kan lagi ngurus wedding, saya tidak ganggu. Saya masih punya teman di Jakarta sebelum saya kw Shanghai..."
"Gimana kalau Papamu cari kesini, lalu mau bawa kamu pulang, nanti Cece Tata, Papa Lam juga kena dan Koko juga sebenarnya menghindari terlibat masalah ini. " Cherrie melihatku, dia harusnya tahu apa yang kukatakan ada benarnya. "Ini bukan masalah Cece Tata atau Ko Derrick tak mau membantumu, tapi Koko mencegah masalah tambah besar lagi."
"Aku ngaku kalo Ce Tata cuma temanku. Gak akan ada masalah, lagian Papa juga gak akan nyari aku, gak akan perduli, dia pikir aku bisa disuruh-suruh seperti yang dia mau sudah cukup aku nurutin dia. Anaknya kan banyak, dia bisa nyuruh anak yang lain..."
"Masalahnya jika kamu di Jakarta jika Papa kamu mau cari kamu juga akan lebih cepat ketemu. Even kamu gak nyalain ponsel kamu, dia bisa tahu teman-teman kamu, atau kalau kamu gak mau ke Bali kamu bisa ke tempat lain, ...."
"Nanti aja akhir minggu, aku masih ada janji sama teman. Oke Koko,..."
__ADS_1
Aku menghela napas dia seperti anak kecil, pergi dari depanku menghindar dari pembicaraan selanjutnya. Tak memikirkan orang sama sekali, aku hanya bisa berharap pada keberuntunganku sekarang semoga Wong Lee Man tak muncul disini secepat itu.
Tata pulang kemudian. Dia membawa makanan banyak, Cece yang baik hati ini menyempatkan pulang tak terlalu malam karena adiknya disini. Dia menikmati peran Cece ini, sementara aku kebat-kebit masalah Ayahnya akan datang kesini.
"Ko, makan belum? Cherrie mana, ... Cherrieee, ayo makan." Dia memanggil Cherrie yang kamarnya di atas, sudah seperti Ibunya saja.
"Tata, minta Cherrie ke Bali saja bagaimana. Kalo Papa kandungnya muncul disini, masalah akan jadi besar, lagipula kemungkinan dia tidak disusul Papanya lebih besar jika dia ke Bali. Minimal harus dua minggu sampai passport, dan izin tinggalnya jadi, itu minimal. Aku sudah bicara dengannya tapi dia mengacuhkanku."
Tata melihatku, tak yakin apa yang harus dikatakannya juga.
"Aku coba ngomong ya Ko." Tata mau membantuku akhirnya.
"Bi, siapa?" Sekarang suara pintu depan diketuk. Pikiranku sudah membayangkan hal terburuk sekarang. Kumohon jangan sekarang.
"Saya liat Non." Tata bergerak ke depan bersama Bibinya, sekarang Cherrie kelihatan takut. Aku harus ke depan.
__ADS_1
"Non, tiga laki-laki." Bibi mengintip di kaca pintu. ****! Baru aku bersiap masalah sudah benar-benar datang.
"Ko, gimana ini." Tata melihatku. Aku memegang tangannya. Sementara ketukan terdengar lagi.
"Bilang kau temannya, jangan bawa nama Papamu. Kau kekasihku dan Cherrie temanmu. Sampai disitu saja." Tata mengangguk mendengar kata-kata pelanku. Cherrie yang ternyata mengekor di belakang, kelihatan ketakutan sekarang.
"Cece aku gak mau ikut Papa, pokoknya gak mau." Dia sudah mundur duluan dan menarik Tata bersamanya. Aku harus berpikir cepat bagaimana mengatasi ini.
"Kau ingat, jangan sebut nama Papa Lam. Cece Tata adalah temanmu, aku kekasihnya, sampai situ saja. Naik ke kamarmu sekarang. Jangan turun." Cherrie naik ke atas.
"Bibi, lewat pintu samping panggil satpam cluster. Bawa kesini secepatnya." Bibi Tata langsung pergi kebelakang.
"Tata, karena kau pemilik rumah dia tak bisa macam-macam. Ini property pribadimu. Jika dia memaksa masuk aku akan menghadapinya. Kau mengerti... Kau coba tahan dengan kata-kata dulu dan usir mereka."
"Iya."
__ADS_1
"Koko akan mendengarkan di bagian dalam.Mereka tak akan bisa masuk ke dalam." Tata menghela napas panjang, mengumpulkan keberaniannya dan melangkahkan kakinya ke pintu.
Sambungannya muncul jam 00