
Tak lama dia datang bergabung dengan kami. Besok dia akan ke LA selama dua minggu, aku akan kehilangan sosoknya untuk sementara.
"Kau yang bernama Nathalie. Louis pernah cerita tentangmu, kau ternyata cantik sekali..." Julie langsung menunjuk Nathalie setelah dia juga berkenalan dengan Nathan.
"Ohh ya? Dia cerita apa tentangku? Aku sekarang penasaran. Kau tahu Louis itu adalah pria yang paling jual mahal. Ternyata yang membuatnya bertekuk lutut memang punya spesifikasi luar biasa."
"Dia memang jual mahal padaku. Kau agen sepertiku." Julie bicara berbisik kepada Nathalie.
"Kau juga..." Nathalie tak menyangka pastinya cerita ini. "Maksudnya kau agen dari UK? Benarkah." Sekarang dia perlu konfirmasi.
"Itu benar, dia seorang agen." Nathan yang mengkonfirmasi.
"Kau bertugas memata-matai Louis."
"Pertama kami bertemu iya." Nathalie meringis mendengar jawaban Julie.
"Ternyata kisah kalian sangat menarik." Mereka sama-sama tertawa. Aku mengenalkannya dengan sahabat sekaligus bossku dan istrinya, dia sudah masuk lingkaran dalam kami sekarang. Jika aku sudah menerima seseorang, pasti aku akan memperkenalkannya ke lingkaran dalamku. Tak ada keraguan untuk itu.
"Thomas bossmu bukan Julie?" Sekarang Nathan yang bicara.
"Iya, dia boss-ku."
"Dia minta kami untuk bekerjasama dalam sebuah kasus besar. Yang dia sasar bukan main-main, salah satu orang terkaya di LA."
"Aku sebenarnya tak terlibat dalam tactical. Thomas sering memasangku di fungsional, agen lapangan, aku tak tahu ada cerita apa di baliknya, dia melakukannya untuk melindungiku."
__ADS_1
"Begitu..."
"Tapi kali ini nampaknya kau akan tahu ceritanya. Segera dia akan meneleponmu. Ada agen lain juga yang akan dikirim bekerja denganmu. Namanya Colin Wright kalau tidak salah."
"Colin Wright?" Nampaknya kali ini Julie kaget mendengar nama itu. Ada apa rupanya aku juga tidak tahu. Dia nampak tertegun.
"Iya, kau mengenalnya?"
"Iya. Hanya aku tak menyangka dia yang dikirim..."
"Boss besar kami setuju membantu Thomas. Kasus ini memang menganggu. Aku tak pernah setuju dengan peredaran obat-obatan." Ternyata kasus kali ini adalah kartel narkotika internasional.
"Ohh kasus narkotika?"
"Iya. Tak aman membicarakannya di sini. Nanti mungkin kita akan bertemu di LA. Thomas akan datang sendiri nanti."
"Kenapa kau diam sekali, kau ada masalah dengan orang yang bernama Colin Wright ini?" Nama itu nampaknya menganggunya dari tadi.
"Colin, sebenarnya dia tadinya kekasihku, aku tak menyangka dia sebenarnya agen sepertiku."
"Kekasih?"
"Maksudmu kau baru saja memutuskannya saat kembali ke London bulan lalu?"
"Iya, dia bahkan teman kakakku. Aku tak menyangka dia adalah agen." Colin Wright adalah kekasihnya yang baru diputuskannya.
__ADS_1
"Kau tak ingin bekerja dengannya? Kau bisa menolaknya. Apa dia melalukan sesuatu yang tidaknm kau sukai sebelumnya?"
"Tidak, tentu tidak. Dia orang yang baik. Hanya aku belum percaya dia juga seorang agen.Dia pengusaha, menurut kakakku, udahanya juga pernah berada di tahap sulit. Mungkin saat itu mereka merekrutnya sama juga dengan ceritaku sebelumnya."
"Kau masih punya perasaan untuknya." Julie tertawa kecil.
"Sayang, aku milikmu kenapa kau masih bertanya hal semacam itu."
"Apa kau pernah ..." Apa mereka pernah seranja*ng sebelumnya sekarang aku cemburu pada kemungkinan itu. Bagaimana kalau dia masih mengingatnya. Berapa lama mereka menjadi kekasih.
"Colin sekarang cuma teman. Bagaimanapun hubungan kami di masa lalu tapi sekarang dia hanya teman. Jika kau tak percaya kau bisa ikut ke sana. Atau kau bisa bertanya kepada Nathan. Kau cemburu ... Sebenarnya aku senang kau cemburu." Dia memelukku sekarang dan tersenyum lebar.
"Aku hanya berpikir akan sulit bekerja dengan mantanmu yang baru saja putus. Cemburu, iya, mungkin aku memang cemburu." Aku balas memeluknya erat sekarang.
"Kau bisa ke LA jika kau mau." Dia sekarang tertawa. "Akan jadi kejutan menyenangkan mendapatkanmu di sana."
"Itu memang maumu."
"Iya, itu memang mauku. Dua minggu itu cukup lama." Aku mau tak mau tersenyum. Gadis ini langsung terbang dari London ke NY delapan jam karena khawatir padaku. Apa lima jam membuatku mundur. Mungkin aku harus mengusahakannya akhir pekan ini.
"Akan aku usahakan oke." Jawabanku membuatnya menghadiahiku sebuah ciuman.
"Kalau begitu aku akan menunggumu."
bersambung besok \=\=\=\=\=
__ADS_1
Ohh ya Mak punya novel baru ya buat yg blm tahu. Udah 10 part. BATTLEFIELD juga lagi on going. Mampir ya jangan lupa