
Kimberly mengirimkan video yang berisi pengakuan Alberto Tosar itu ke Thomas, dengan bagian Louis sudah di blur. Video itu hanya akan muncul di proses interogasi tapi tidak di pengadilan. Selain Kimberly dan Thomas Jefferson tidak akan ada yang tahu siapa iblis yang meminta 35% itu.
"Kau sudah melihatnya bukan?"
"Sudah."
"Aku ingin sapu bersih, yang berarti kita akan memungut setiap sennya kembali rekening pemerintah, melacak setiap sennya, menggali setiap perusahaannya yang terhubung. Sampai mendapatkan semua uang cash yang sudah dia tarik tunai." Akhirnya dia dan Louis bisa sampai di titik mereka bisa menghabisi orang yang membunuh Chelsea setelah berusaha selama bertahun-tahun. Sudah lama mereka menunggu hari ini datang.
"Sangat setuju. Ini akan menjadi pekerjaan menyenangkan tentu saja, tangkapan ikan kakap yang bagus, sangat bagus jika ditaruh di list prestasi pekerjaan. Aku harus berterima kasih padamu bisa membuatku mendapatkan kasus semudah ini." Thomas tertawa, dia tak masalah dengan adanya informasi tersembunyi yang melibatkan Louis, karena Louis pun tak mengambil sepeserpun, dia hanya menjalankan tugasnya untuk menggiring Alberto Tosar ke penjara dengan sukses.
"Kau harus ingat bahwa video itu off the record." Posisi Louis tidak boleh dikompromikan
"Sangat-sangat mengerti Nona. Tak usah khawatir. Kita di pihak yang sama dan aku tak akan menganggu yang bukan urusanku. Selama kau tak melakukan kejahatan di depan mataku aku akan tutup mata."
"Baiklah, ayo kerjakan kita akan lihat berapa milliar yang bisa kita kumpulkan."
Keesokan harinya Thomas sudah tiba dengan timmya, dia di sini menangkap 7 orang yang terkait dengan pencucian uang ini. Mereka sebelumnya tak mau bicara. Sekarang dia akan membuat mereka mengakui semuanya.
Di mulai dari orang pertama.
"Kulihat kau sudah duduk bersama dengan pengacaramu Tuan Sergio." Wajah Thomas Jefferson cerah sekarang, dia hanya butuh pengakuan dan kerjasama penyerahan diri. "Kuharap kau bisa memberikan nasihat yang baik untuk klienmu ini Nona pengacara." Karena dia tahu bahkan Alberto Tosar tidak menyediakan bantuan hukum bagi bawahannya ini. Dia benar-benar lepas tangan dan itu sudah termasuk perjanjian kerja mereka. Dia memberimu kekayaan instant dengan memegang uangnya, kau memberikan nyawa padanya.
"Saya sudah bilang saya bekerja sendiri. Saya tidak punya pengakuan apapun lagi." Orang yang bernama Sergio itu berkeras tidak akan menawarkan apapun untuk Thomas.
__ADS_1
"Saya sebenarnya tidak perlu pengakuan Anda lagi, saya sudah mendapatkan Alberto sendiri, memberikan Anda hanya memberi Anda kesempatan untuk memperingan kerja saya."
Orang itu tetap diam. Dia tak percaya orang di depannya ini punya bukti keterlibatan Tuannya, karena Tuannya sudah mengatakan tak mungkin mereka punya bukti.
"Saya tahu Anda tak percaya. Saya akan tunjukkan kepada Anda pengakuan Alberto sendiri." Dia menunjukkan bukti rekaman video itu, beserta dengan bagian bahwa Alberto tak perduli nasib mereka.
"Tanyalah pengacara Anda apa Boss Anda itu mungkin lolos dengan rekaman jelas ini. Tawaran saya adalah ini, Anda bicara dengan jelas semua bisnis Alberto Tosar yang Anda ketahui, bekerja samalah dengan kami 100%, dan menunjuknya sebagai otak dibalik semua rencana ini dan saya akan memberi Anda tuntutan minimal dan perlindungan saksi, plus saya tidak akan membekukan rekening pribadi Anda. Lagipula boss Anda itu akan segera bangkrut setelah ini, siapa yang ingin bekerja pada boss bangkrut, lebih baik mengamankan diri Anda sendiri." Dia diam sebentar agar orang itu memahami apa yang dikatakannya, sebelum dia memulai lagi.
"Tawaran saya sangat murah hati saya rasa. Anda tidak mau mengaku, sangat bodoh karena saya juga manawarkan hal yang sama kepada teman Anda yang lain. Anda pikir dia punya kekuatan membun*uh begitu banyak orang? Dia hanya mulut besar mengancam Anda. Jika dia melakukannya Anda semua juga bisa mengancam membu*nuh keluarganya bukan."
Sergio terdiam lama berpikir.
"Anda akan memberi perlindungan saksi kepada keluarga saya, indentitas baru, kota baru?" Akhirnya dia tergerak juga.
"Tentu saja, saya akan memberikan itu. Saya melihat rekening Anda cukup besar, itu cukup untuk menjamin keluarga Anda. Awal baru, hukuman minimal dan kesempatan untuk melihat anak Anda tumbuh, itu yang Anda inginkan bukan. Jika Anda bisa bebas dengan hukuman minimal kenapa harus mengadaikan hidup Anda dan bahkan membahayakan kehidupan keluarga Anda. Apa Anda pikir mereka bisa bertahan jika saya tidak melepaskan pembekuan rekening Anda?"
"Nona pengacara, Anda bisa menghubungi tim saya jika memerlukan bantuan. Tuan Sergio, sihlakan katakan semuanya pada penyidik saya, dia akan menyelesaikan semuanya untuk Anda. Jika Anda membantu saja, saya akan membantu Anda."
Dia pergi, melanjutkan penawaran hal yang sama untuk orang berikutnya yang sudah di beli nyawanya oleh Alberto Tosar.
Kimberly pun menawarkan hal yang sama, mereka memakai orang Alberto Tosar sendiri untuk melawannya. Hal yang dibanggakan sebagai keunggulan oleh Alberto Tosar sekarang dimanfaatkan sebagai kelemahannya.
"Bagaimana hasilmu Thomas."
__ADS_1
"Hmm, kau harus bangga padaku, aku memperoleh semua pengakuan dengan lancar. Orangku sedang punya banyak pekerjaan sekarang. Bagaimana hasilmu sendiri."
"Tentu saja sama, kau dan aku perlu membandingkan setiap sennya nanti. Siapa yang lebih besar tangkapannya." Timnya memang punya banyak pekerjaan tapi hanya mencocokkan data dan menarik uang yang banyak untuk laporan keberhasilan mereka.
"Setuju." Mereka berdua bisa tertawa bersama sekarang. "Ohh ya, apa akhirnya Alberto setuju memberikan uangnya ke Louis."
"Tentu saja tidak, kau pikir pemeras seperti dia akan rela memberikan uangnya begitu saja? Dia lebih baik memendamnya di basementnya, dia masih punya perusahaan legal, kita bisa memerasnya kapanpun soal uang itu, yang penting bawahannya dengan senang hati mengakui dia mengambil uang itu, maka semuanya selesai. Hakim akan dengan senang hati menambahkan uang itu ke daftar perolehan iblis itu ke kita." Kimberly menambahkan dengan enteng.
"Kau nampaknya seperti punya dendam kesumat padanya Kim?"
"Sahabatku tewas di tembak di kepalanya. Kau pikir aku tidak dendam, aku bukan malaikat."
"Ohh jadi dia sahabatmu."
"Iya dia sahabatku." Thomas mengerti motivasi kasus ini sekarang. Akhirnya mereka menemukan cara membalas kematian sahabat mereka.
"Kalian mengejarnya selama bertahun-tahun. Sampai hari ini baru kalian bisa menumbangkannya. Aku hanya bisa turut bersimpati untuk kalian."
"Terima kasih Thomas. Pekerjaan kita belum selesai mari selesaikan ini dulu. Sampai dia dipenjara seumur hidup barulah aku mengundangmu makan malam." Thomas tertawa.
"Kau yang berjanji sendiri. Aku akan ke NY menemuimu untuk janji makan malam itu."
"Tentu saja. Kita perlu sedikut merayakan nantinya bukan."
__ADS_1
"Setuju."
Proses masih akan terus berjalan. Sampai palu diketuk ini belum akan final.