TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA

TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA
Part 83. Balasan yang Setimpal 1


__ADS_3

Karena banyak yang mengucapkan 'Love u too'


Koko kasih bonus πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ€£



POV Derrick


"Memang Benny itu masih ngejar kamu." Aku penasaran juga dengan sikapnya tadi ke Tata.


"Dia sih kepedean. Gak bisa ditolak. Sudah kubilang aku sudah punya pacar, udah jarang ku bales chatnya. Masih kekeuh ngirim bunga, chat, ngajak keluar. Makanya kubilang di baikin salah di judesin salah karena customer. Tapi dianya aja gak tahu diri."


"Hmm... Ya mungkin setelah ini engga lagi." Kurasa dia tak akan mungkin mencari masalah setelah melihat Ayahnya tahu siapa aku.


"Ya semoga engga lagi. Kan udah buka kartu siapa pacar kerenku." Sebuah kebanggaan kecil karena dia memujiku.


Seorang meneleponku, boss, malam sekali dia menelepon, aku menyalakan earphone wireless karena menyetir.


"Boss?"


"Derrick, kamu punya pengawal wanita bisa Inggris minimal, kita masuk ke investasi resort bintang 5 di Vietnam, saya dapat arsitek yang saya mau, sulit dapetin dia, dia mau lihat lokasinya tapi dia mau membaur dengan alam, menyatu dengan alam katanya untuk mendapatkan inspirasi, dia back pack, kontak penghubung lokal sudah menyediakan tempat tinggal, tapi permintaannya pengawal wanita, pengawalnya atur survey keamanan sendiri pertengahan bulan depan."

__ADS_1



...Our next male lead , Foto lainnya kalian bisa lihat di IG margaretraegis 😁...


...πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™...


"Bisa."


"Ohh bisa... Kent tak punya spec pengawal wanita. Kau punya? Baguslah, tadinya aku binggung siapa yang harus kuhubungi. Bilang siap-siap pertengahan bulan depan, urus sendiri surveynya aku hanya berikan nomor partner lokalku nanti."


"Oke, akan kuurus..."


Telepon berakhir. Aku kemudian menyadari sesuatu, ada mobil SUV hitam di belakangku, sejak tadi dia ada di belakangku, dia mengikutiku. Siapa? Aku tak yakin aku akan coba berbelok beberapa kali.


"Penguntit?"


"Iya, belum pasti. Duduk diam oke. Ini kebanyakan hanya penguntit." Aku pelan-pelan melewati dua belokan dan mobil hitam itu tetap mengikutiku, aku harus menghubungi seseorang sekarang. Tapi ada yang meneleponku.


"Sandra?"


"Derrick! Aku baru mau meneleponmu. Simon tahu siapa kau, kau nampaknya menyebutkan geng Kowloon, seseorang tahu siapa kau di Hongkong. Dia sudah empat hari kemarin dia ke Jakarta. Kau harus hati-hati!" Rupanya Simon itu penasaran padaku.

__ADS_1


"Begitu..." Akan jadi prestasi besar bagi Simon jika bisa mencelakaiku.


"Oke. Ya oke. Aku memang sedang diikuti sekarang..." Aku memutuskan telepon, kuselesaikan saja sekarang. Ada Tata, aku harus menurunkannya di tempat aman. Tapi kalau aku menurunkan Tata mereka akan tahu aku dikuntit. Aku menelepon Jonny, melihat apa aku bisa mendapatkan backup secepatnya.


"Jonny butuh back up, siapa yang bisa, ada penguntit. Kelihatannya anak buah Simon yang kita hajar kemarin disuruh mengikuti saya buat tahu dimana saya tinggal. Dia tahu siapa saya.Kita selesaikan saja sekarang...."


"Saya, Andy dan 5 orang lagi di Jakarta Pusat, ketemu di mana boss?"


"Kebetulan saya gak jauh sekarang, di area belakangnya yg area dekat Pasar Mobil Kemayoran, agak kosong. Saya bawa Lexus SUV hitam yang biasa, yang nguntit saya kayanya mobil hitam SUV Mitsubishi, gak tahu apa ada mobil lainnya. ."


"Ohh disana, bisa dekat boss. Sekarang kita jalan boss. Jangan putus HPnya....: Selanjutnya Jonny terdengar memberi perintah, dia dan Andy harusnya membawa mobil terpisah.


"Koko jadi gimana?" Tata mengkerut di kursi penumpang.


"Ini mobil bullet proof, kamu jangan keluar." Yang lain bakal tangani ini, Koko punya back up. Duduk baik-baik dalam mobil saja. Gak bakal apa-apa, ini cuma orang yang disuruh nguntit, harus diselesaikan sekarang."


"Iya." Dia tak bicara lagi kemudian, bisa bekerjasama sementara aku menyelesaikan apa yang harus kuselesaikan.


"Sorry." Aku tahu dia ketakutan.


"Ga pa pa. Asal Kokonya hati-hati."

__ADS_1


"Boss saya sudah lihat mobil boss, saya lihat Mitsubishinya, ada dua mobil di belakangnya, siapa yang ikuti, saya pastiin. Boss cari belokan buat cek."


__ADS_2