
“Kamu belum selesai keselnya?” Kubalikan pertanyaannya dengan pertanyaan juga. Dia nampaknya jengkel dengan aku yang terlalu santai menghadapinya. “Dah ayo, ambil tiket dulu.” Kugandeng tangannya sekarang. Bibirnya menampakkan senyum kecil karena aku mengandengnya. Astaga ini seperti opera sabun. Konyol.
Kami duduk menunggu di café bioskop karena film kami di mulai tak begitu lama lagi, sebelum hal yang kutakutkan benar-benar terjadi.
“Koko Derrick tersayang\, kamu memang pembohong.” F*u*ck! Suara dalam bahasa Canton ini\, langsung membuatku merinding.Sia*l! Benar-benar si*al. Tata lansung memicingkan matanya\, begitu Cherrie duduk disampingku. Akan ada perang dunia disini.
“Nonton Koko?” Dia memakai dress selutut nude, dengan potongan agak tinggi, gadis cantik ini tahu bagaimana memamerkan tubuhnya yang langsing dan kakinya yang jenjang.
“Who are you?!” Tata langsung nyolot.
__ADS_1
“Your girlfriend?” Cherrie menunjuk Tata dengan gaya meremehkan.Tata jelas akan langsung tersulut melihat sikapnya. Apalagi Cherrie terang-terangan tidak menganggapnya.
“I am his girlfriend, and who the h+ell are you?” Tata membalas menunjuknya. “Ko, duduk ke samping saya.” Aku pindah ke samping Tata, jika Tata lebih marah lagi dan mengatakan hal yang tak perlu dia katakan, akan lebih parah akibatnya.
“Dia pacar saya, jangan membuat keributan disini. Ini tempat umum...” Aku memvalidasi ucapan Tata. Agar dia tidak menambah masalah lagi. Setidaknya tidak membuat kami jadi tontonan.
“Pacarmu yang ini biasa saja. Model? Yang ini sudah berapa bulan.” Mulut tajamnya tidak mudah dihadapi, dia sengaja memancing emosi Tata. Jika Tata terpancing, dia kalah, dia berharap Tata akan pergi dan dia yang jadi pemenangnya. Yang dia tak tahu adalah Tata sudah tahu siapa dia.
“Jadi kamu tahu nama saya bit*ch, kamu tahu siapa saya?” Ini mulai bahaya. Bawa-bawa siapa saya... Bahaya!
__ADS_1
“Tata ayo pergi.” Aku bangkit dan menarik tangan Tata, tapi Tata menepis tanganku. Dan menarikku duduk kembali. Dia tersenyum dengan tenang ke Cherrie.
“Cherrie stoberi, tentu saja saya tahu siapa kamu. Kenapa, you wanna call daddy for help? Poor you princess, your daddy not here. Wanna some candy? No candy here baby girl. Just go home now if you want candy.” Tata tertawa kecil. Jika ini dilanjutkan akan ada cakar-cakaran dan jambak-jambakan disini. Satpam! Dimana mereka, aku celingukan mencari keamanan untuk antisipasi. Jika ada tampar-tamparan setidaknya ada yang menarik di sisi kiri dan kanan!
** Terjemahan: wanna call daddy for help? Poor you princess\, your daddy not here. Wanna some candy? No candy here baby girl. Just go home now if you want candy
mau nelepon papi minta tolong? Kasihan kamu tuan putri, Papi gak ada disini, Mau permen? Gak ada permen disini, pulang aja kerumah sekarang kalo mau permen.
“Bit*ch.” Cherrie membalasnya sambil tersenyum sinis.
__ADS_1
“I’m proud to be bit*ch, but better than you, you just a rotten strawberry baby girl.” Mereka bicara biasa sambil senyum-senyum, orang-orang tak menyadari mereka sedang mencakar satu sama lain. Tata sama ngototnya dengan Cherrie. Lebih pedas!
** rotten strawberry= strawberry bus*uk