TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA

TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA
SEASON 4 Part 17. Nightmare for you.


__ADS_3

"Shiori-san, bagaimana keadaanmu?" Tuan Derrick meneleponku siang itu. Aku masih bekerja di rumah.


"Aku sudah pulang, tapi hanya diizinkan bekerja dari rumah."


"Ryohei-san kudengar mengunjungimu. Soal kasusmu. Aku meminta bantuan beberapa orang, Ayah Yuna Aize, Waka Gashira, salah satu oyabun yang sudah melepaskan kekuasaannya setelah ada undang-undang anti Yakuza, tapi biarpun kehilangan banyak pengikut, masih ada pengikut setia yang tahu bagaimana menjalankan kejahatan."


"Ohh bahkan anaknya tidak memakai nama Gashira?"


"Tidak, nama panggungnya tidak memakai nama Ayahnya, seperti yang kubilang di masa jayanya Ayah dan Kekeknya cukup ditakuti. Itu sebabnya dia bisa mengatur kejahatan yang sulit seperti ini. Tapi baiklah, jika dia membuatkan kita kesulitan, kita akan lakukan hal yang sama. Lihat saja dalam beberapa hari ini berita apa yang keluar."


"Derrick-san, kau mau membuat berita apa?"


"Kau tahu pria yang kau lihat di Vietnam."


"Tidak, ...siapa dia."


"Ini menarik, karena pria itu salah satu pengusaha yang baru saja menikah. Bayangkan bagaimana jika foto dan gosip perselingkuhan mereka menyebar. Dia akan di hujat nitizen Jepang. Dan bahkan Ryohei-san bersedia menyiramkan bensin, bahwa dia sudah memutuskan hubungan mereka setelah mengetahui kabar ini, tapi kupikir tak usah itu juga akan membuatnya kehilangan muka. Aku menghubungi teman di Jepang yang akan mengurus ini, Ryohei-san juga berusaha mengurusnya dengab caranya sendiri." Dia menyebutkan kemudian siapa pria itu aku langsung mencatatnya, mungkin nanti berguna.

__ADS_1


"Jadi kita tak bisa menyeretnya atas pemukulan itu."


"Kita perlu waktu untuk itu. Ada yang masih bekerja, jika satu dari keempat orang itu tertangkap maka kita akan bisa menyelesaikannya. Tapi sementara kau bisa menikmati bagaimana dia akan kehilangan beberapa kontraknya karena skandal ini. Dalam dua atau tiga hari ini."


"Terima kasih Derrick-san sudah mengusahakan ini."


"Tidak usah berterima kasih. Sudah sepantasnya tak ada yang bisa lolos begitu saja. Dia pikir dia bisa bertindak seenaknya karena Ayahnya."


Aku sebenarnya punya ketakutan, bagaimana jika balas membalas ini tidak selesai-selesai. Apa aku bisa menanggung konsekuensinya.


Teleponku berbunyi, entah siapa yang menelepon aku tak mempunyai catatan nomornya.


"Nona Shiori, bagaimana keadaanmu, kudengar dari polisi kau terluka. Aku turut khawatir, katanya kau dipukul sampai pingsan dan gegar otak." Wanita ini sengaja menelepon untuk menghinaku dan menikmati penderitaanku.


"Oh ternyata kau, tidak aku sudah berkerja dari seminggu yang lalu, berandal itu hanya menang karena membawa pentungan, berhasil memukulku beberapa kali." Aku tak akan memberinya kemenangan.


"Begitu, baguslah kau tidak terluka. Aku kaget sekali karena polisi menanyaiku. Aku tak terlibat apapun Nona Shiori, aku turut sedih mendengar kau dipukul."

__ADS_1


"Terima kasih kau baik sekali." Bagaimana kalau aku memberinya sedikit mimpi buruk. "Ohh ya aku mengenal pria yang bersamamu itu Seto Koike, dia baru menikah bukan. Mantanmu? Atau kalian hanya selingkuhan... Istrinya bernama Mikako Tabe bukan?"


Sekarang dia diam, tak berani menjawabku.


"Ku tak ngeri jika wartawan tahu? Mikako Tabe bukankah dia salah satu pemilik jaringan kosmetik yang kau promosikan?!", tiba-tiba aku teringat siapa Mikako Tabe itu sekarang.


"Tutup mulutmu."


"Rupanya kau menggoda suami bossmu sendiri,... Nona kau sangat nakal." Aku tertawa sekarang.


"Jika kau berani..."


"Nona Yuna Aize, saya tidak berani. Bagaimana mungkin saya berani. Apalagi Ayah Anda Waka Gashira yang terkenal itu. Sungguh saya tak berani. Tapi yang memberitahu saya ini adalah Ryohei-san, coba kau tanya padanya apa dia berani atau tidak."


"Kau...."


"Kau lebih baik menelepon mantan pacarmu itu. Karena mungkin saja dia bisa punya akses video dimana kalian bermesraaan. Kuberitahu kau yang memberitahunya soal skandalmu itu bukan aku tapi dia melihat CCTV."

__ADS_1


Ku tutup teleponnya. Nah sekarang dia tak akan bisa tidur nyenyak beberapa hari kedepan. Rasanya lebih menyiksa bukan.


Yuna Aize, selamat menikmati mimpi burukmu.


__ADS_2