TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA

TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA
SEASON 4 Part 41. Don't Go Home 3


__ADS_3

POV Shiori



"Aku sebaiknya pulang..." Aku masih di pelukannya, terlalu bahagia, terlalu larut dengan ciumannya kecilnya.


"Lain kali jika kau ingin kesini datanglah kapan saja. Ini rumahmu juga." Aku tersenyum saat dia mengatakan ini juga rumahku.


"Kenapa kau begitu cepat mengatakan semua ini, kita baru sebentar bersama."


"Aku sendiri tak tahu, tapi rasanya itu benar aku tak punya keraguan tentang apa yang kukatakan. Jadi cobalah terbiasa bahwa aku sudah menganggapmu bagian dari rumah ini." Aku tak bisa bicara karena penerimaannya yang begitu cepat dan harapannya padaku.


"Kau tak takut kita tak cocok nanti?"


"Sayang cocok itu adalah menerima kekurangan masing-masing, mencoba tidak menjadikannya masalah. Sisanya mencoba membuat satu sama lain tersenyum. Kita bukan di usia kita mempermasalahkan hal-hal kecil. Jadi terbukalah padaku... Kita tidak menyimpan masalah seperti tadi. Itu konyol. Kenapa kau cemburu pada wanita yang bahkan tidak pernah kupacari." Aku melihatnya pada matanya. Tak tahukah dia wanita-wanita itu begitu cantik, bagaimana aku tak merasa diriku kalah begitu saja. Aku merasa menang hanya karena Sayuri.


"Apa aku salah. Mantan-mantanmu begitu cantik."


"Kau mulai lagi." Aku tersenyum ketika dia menciumku lagi. "Kau mau pembuktian kau tak kalah dengan mereka..." Ciuman itu menjalar sekarang. Aku suka bagaimana dagunya mengenai kulitku, sensasinya membuatku memejamkan mata.

__ADS_1


"Ryohei..." Aku tersentak merasakan sesuatu menyentuhku lagi. "Kau ini, aku baru saja..." Perkataanku terputus saat dia memutuskan melakukan apa yang dia mau padaku.


"Salahmu sendiri, kau menikmatinya, jika sekali lagi kau mempertanyakan mantanku lagi, kau yang minta ini." Tubuhnya mulai bergerak dan aku tak bisa menahan diri untuk tak menge*rang.


"Ini curang, kau sengaja menyebutkan namanya padaku..." Aku tak menyangkal aku menyukainya. Terlalu lama aku tak merasakan ini. Aku memeluknya, membalas gerakannya, menyukai bagaimana dia melakukannya.


"Hmm...aku bersalah menyebutkan namanya, sekarang aku membayarnya padamu. Aku berkerja untuk menbuatmu ... selesai." Aku tertawa dengan pilihan kata-katanya.


"Kau juga mengambil keuntungan sendiri." Aku berpura-pura mendorongnya sekarang, tapi dia menyingkirkan tanganku.


"Ini tak bisa selesai tanpa saling mengambil keuntungan Shiori. Kita selesaikan ini dulu, jangan bicara lagi, jika tidak kau tidak akan pulang malam ini."


"Ancamanmu sangat bagus..."


"Kita belum siap untuk itu Ryohei."


"Jika kau cemburu pada mantanku lagi, aku akan melakukannya. Aku serius..."


"Itu kenyataannya, tapi aku tahu itu perasaanku saja. Aku tak akan membandingkan diriku lagi, karena kau sudah milikku." Dia tertawa.

__ADS_1


"Begitu lebih baik. Dan kau milikku sekarang..." Aku harus menyelesaikan ini atau aku benar-benar tak pulang malam ini.


Aku memakai pakaianku, tak sanggup menanggung jika sesuatu terjadi lagi. Bersiap untuk pulang sementara dia juga dengan pakaian lengkapnya.


"Lebih cepat kau telepon Derrick atau Philip lebih baik. Philip sedang di Jepang untuk Hanami. Jika kau bisa meminta bantuan langsung itu akan lebih baik. Mungkin dia bersedia membantumu ketika dia disini. Aku akan coba bicara dengan Derrick-san juga. Mungkin dia punya penghubung lain." Aku mengalihkan pembicaraan ke masalah yang perlu kami pecahkan sekarang, jika Sayuri sampai celaka tidak bisa di bayangkan bagaimana Ryohei menyalahkan dirinya.


"Aku akan menelepon Philip besok pagi segera. Semoga dia mau membantu. Apa akan membantu jika aku membawa namamu jika dia bertanya darimana aku tahu dia disini."


"Kurasa tak apa."


"Baiklah. Aku akan membicarakan ini secepatnya, sudah tiga kejadian, kupikir dia tidak akan berhenti lagi."


"Aku juga berpikir begitu. Jika sesuatu terjadi pada Sayuri, kita akan menyesali kita tak bertindak lebih cepat."


"Kau juga harus diantar mulai besok."


"Iya, aku menurut saja apa pengaturanmu."


"Ayo kuantar kau pulang. Ini sudah malam."

__ADS_1


Awal masalah ini melibatkan aku. Aku tak ingin sampai Sayuri mendapat pemukulan sepertiku. Semoga ini segera bisa dibereskan.


\=\=\=\=\=\=\=


__ADS_2