
Mereka berdua terdiam setelah ucapan terakhir dari Tiara berakhir.
Si anak laki-laki tampak termenung sejenak sebelum membuka mulutnya dan berbicara.
" Aku juga punya sebuah cerita yang mau ku ceritakan. kisah ini tentang temanku juga. sama sepertimu yang menceritakan tentang kisah teman mu. apa kau mau mendengar nya?" Terdiam dan menghela nafas, bocah laki-laki itu tampak menunggu respon dari gadis kecil di samping nya.
" Ceritakan lah. aku ingin dengar." Tersenyum saat menjawab.
Mendengar respon gadis kecil di samping nya, Anak kecil itu kemudian menarik nafas panjang sebelum membuka suara nya kembali. " Dulu, aku punya teman yang kehidupan nya bisa di bilang baik.
Ia adalah orang yang sangat pintar, dan itu terbukti dari peringkat pertama yang selalu di dapatkan nya saat pembagian raport di akhir semester tiba.
__ADS_1
Ayah teman ku itu seorang pebisnis dan ibunya seorang desainer pakaian dan punya mereka punya butik yang cukup besar.
Ia juga punya dua saudara kembar yang menyayanginya dan memanjakan nya. Mereka adalah gambaran keluarga bahagia saat itu" Menarik nafas sejenak lalu melanjutkan.
"namun suatu hari ntah karna apa,.. , ibunya tiba-tiba jatuh sakit dan tak lama setelah nya meninggal dunia. Sejak hari itu, kekosongan karna di tinggal pergi oleh sang ibu, di rasakan oleh keluarga teman ku itu. karna bagaimana pun, seorang ibu merupakan jantung dari sebuah keluarga, jadi nya kebiasaan mereka yang biasanya selalu di urus sang ibu menjadi berantakan. beruntung teman ku itu punya saudara. jadi, mereka bisa saling menguatkan dan membantu satu-sama lain. cukup lama keadaan itu berlangsung.
hingga suatu hari, sang ayah dari temanku itu tiba-tiba Mambawa seorang wanita beserta seorang anak kecil yang usianya sama seperti teman ku itu ke rumah mereka. dan kata sang ayah kedua orang yang baru datang itu akan menjadi ibu baru dan saudara baru bagi keluarga mereka.
Kau tau apa yang terjadi setelah itu??" Diam sambil menoleh ke gadis kecil di samping nya yang sedari tadi hanya diam dan mendengarkan.
" Saat perempuan dan anak yang katanya akan menjadi keluarga baru bagi teman ku itu pertama kali datang, mereka sangat baik dan memperlakukan teman ku beserta kedua saudara kembar nya dengan baik.
__ADS_1
Mereka bisa hidup dengan damai dan tampak saling menyayangi satu sama lain. Namun tak lama setelah nya, sifat mereka berdua atau lebih tepat nya sifat dari anak yang sudah menjadi saudara tiri nya itu mulai berubah.
sifat nya itu berubah saat saudara tiri nya itu menyadari bahwa teman ku itu lebih pintar dan unggul dari dia. hingga pada akhir nya, ia menjadi iri dan benci.
Seperti kata pepatah yang mengatakan, Dimana ada rasa dengki dan benci, maka di situ lah kejahatan akan muncul. Begitu pula dengan kehidupan Teman ku itu.
Hanya karna alasan sepele bahwa temanku itu lebih pintar dari nya, perbuatan keji pun mulai ia lakukan.
Ia mulai menindas teman ku yang merupakan saudara tiri yang lebih unggul dari nya itu. ucapan nya pun mulai kasar dan selalu menyindir saat tidak ada orang yang memperhatikan mereka berdua.
kau tau, hampir setiap hari saudara tiri nya itu akan melakukan berbagai trik jahat. Mulai dari mengacaukan pekerjaan rumah teman ku itu, hingga ia tak bisa mengumpul tugas,
__ADS_1
memfitnah teman ku itu di antara teman-teman di sekolah, mengadu domba antara teman ku itu dengan saudara-saudara kembarnya hingga hubungan mereka renggang, dan terakhir kejadian yang terjadi sangat parah dan keterlaluan hingga akhirnya teman ku itu di benci oleh kedua saudara nya yang kembar." Menghentikan cerita dan langsung menghembuskan nafas kasar.
~Bersambung~