Tiara

Tiara
Reuni


__ADS_3

"Hai Ra... akhirnya kamu datang" sambut Putri.


Putri dan Tiara saling berpelukan.


"Ayo masuuuuk" Putri yang juga panitia reuni mempersilahkan Tiara masuk ke dalam tempat berlangsungnya acara reuni kampus mereka.


Tiara menggenggam tangan Bintang dengan kuat, Bintang tersenyum. Dia mengerti kegugupan yang dialami istrinya.


"Tiara kan, Tiara Purnama" ucap seorang teman kuliah mereka yang mengenal Tiara.


"Raka... " balas Tiara.


"Hey Ra.. tambah cantik aja kamu" puji temannya yang lain.


"Ha... biasa aja kok Dilla" jawab Tiara.


"Siapa Ra cowok yang ada di samping kamu?" tanya Dilla sambil berbisik.


"Eh iya.. kenalkan ini suamiku" ucap Tiara memperkenalkan Bintang kepada teman - temannya.


"Waaaah suami Tiara rupanya. Serasi banget, yang satu cantik dan satunya lagi ganteng" puji Dilla.


Mereka saling berjabat tangan dengan Bintang.


"Bintang" jawab Bintang penuh percaya diri.


"Bintang Prakas? Pengusaha muda yang sedang mengembangkan bisnisnya, CEO PT. XXX kan?" tanya Raka tak percaya.


Bintang tersenyum membalas ucapan Raka.


"Waaah hebat banget kamu Ra, selain ganteng suami kamu juga kaya raya" puji Dilla.


Tiara hanya tersenyum kaku.


"Oh iya Ra, Ida mana? Kamu dulu kan selalu bersama Ida kemana - mana saat masih kuliah?" tanya Raka.


Deg... ini dia yang paling aku takutkan. Batin Tiara.

__ADS_1


Tiara terdiam, Bintang segera mengerti apa yang sedang terjadi dengan istrinya. Pelan - pelan dia menggenggam tangan Tiara untuk memberikan kekuatan pada istrinya.


"Aa.. aku gak tau, sejak wisuda aku sudah lama tidak bertemu dengannya" jawab Tiara kaku.


"Bukannya rumah kalian juga berdekatan? Kalian kan tetanggaan juga kan Ra?" tanya Dilla.


"Iya, tapi setelah tamat kuliah aku pindah rumah. Gak tinggal dekat rumah Ida lagi" jawab Tiara.


Bintang dapat merasakan tangan Tiara basah karena keringat.


"Bukan pindah.. lebih tepatnya dia diusir Bapaknya karena hamil di luar nikah" jawab seseorang yang datang dari arah belakang mereka.


Sontak wajah Tiara pucat. Hal yang paling dia takutkan akhirnya terjadi juga.


"Hei Nona jaga bicara Anda" balas Bintang.


"Hahaha.. kasihan sekali kamu Tuan, kamu di bohongi sama perempuan ini. Sebelum menikah dengan Anda dia sudah hamil duluan dengan pria lain. Aku mengenalnya. Di wanita munafik, tampilannya sok alim tapi kerjanya bulak balik keluar masuk diskotik" ucap Ida memfitnah.


"Da, kamu kok tega banget nuduh Tiara seperti itu. Kamu kan sahabatnya Tiara, masak kamu bisa bicara begitu" bela Putri.


"Aku sudah muak dengan sikapnya yang pura - pura baik di depan semua orang, padahal aslinya busuk" tuduh Ida.


"Oh jadi kamu wanita yang bernama Ida. Teman busuk yang berlindung di belakang kata sahabat. Pura - pura baik agar bisa dibantu Tiara menyelesaikan kuliah kamu sampai selesai. Dasar wanita tidak tau balas budi. Teganya kamu menjebak Tiara di sebuah diskotik. Kamu kan yang memberi Tiara minuman beralkohol sampai Tiara mabuk. Setelah itu kamu dan pacar kamu bersekongkol untuk menjual Tiara kepada Juragan di kampung kalian" Ungkap Bintang.


Seketika di sekeliling mereka terdengar suara bising karena semua sedang berbisik membicarakan Ida.


Ida tidak terima di tuduh seperti itu. Dia harus segera membersihkan namanya.


"Hey Tuan jangan asal tuduh kamu. Aku bisa menuntut kamu atas tuduhan pencemaran nama baik" ancam Ida.


"Aku yang akan menuntut kamu tapi sayang aku masih punya rasa terimakasih. Berkat usaha kamu malam itu ingin menghancurkan hidup Tiara akhinya aku bisa bertemu Tiara . Aku akhirnya bisa mengenal dan menikah dengan Tiara. Tapi kalau malam ini istriku memintaku untuk menuntut kamu atas apa yang kamu lakukan padanya lima tahun lalu aku tidak akan menolaknya" bantah Bintang.


"Atas dasar apa dia menuntutju, dia tidak punya bukti" tanya Ida.


"Lihat saja di layar monitor itu" Bintang menunjuk ke arah depan. Dimana di atas pentas sudah dipersiapkan layar monitor yang besar dan memunculkan rekaman video lima tahun lalu di sebuah diskotik.


Terlihat Ida bersama pacarnya Diki berusaha menyuguhkan minuman beralkohol kepada Tiara. Tak lama Tiara merasa pusing dan permisi ke kamar mandi.

__ADS_1


Setelah itu terlihat Ida dan Diki sedang membicarakan rencana mereka untuk menyerahkan Tiara kepada Juragan. Tapi setengah jam kemudian Tiara tidak muncul juga dan akhirnya Juragan datang bersama Bapak Tiri Tiara.


Terlihat juga Ida dan Diki dimarahin habis - habisan oleh Juragan dan Bapak Tiri Tiara karena gagal menjalankan rencana mereka. Bapak Tiara Tiara juga mengancam Ida dan Diki, mereka akan menyebar luaskan video mesum antara dirinya dan Diki yang ditangkap basah oleh Bapak Tiri Tiara di sebuah rumah di kampung mereka.


Sontak ruangan reuni riuh karena rekaman video itu. Mereka tidak menyangka ternyata Ida sejahat itu kepada sahabatnya yang tak lain adalah Tiara.


Ida menatap wajah suaminya.


"Maaas... " ucap Ida malu.


Ternyata Tiara tidak menikah dengan Diki. Dia menikah dengan pria lain yang tidak mengetahui masa lalu Ida. Suami Ida sangat terkejut melihat rekaman video antara Ida dan mantan pacarnya yang mesra - mesraan di sebuah diskotik.


"Ka.. kamu berbohong padaku selama ini? Kamu bilang kamu tidak suci lagi karena kamu sudah diperkosa tapi kenyataannya?" ucap Suami Ida.


"Cih aku gak nyangka Da, kamu bisa melakukan hal yang menjijikkan seperti itu" ucap Putri.


"Kamu musuh dalam selimut Da. Pura - pura mengaku sahabat padahal menusuk dari belakang" sambut Dilla.


"Gila ternyata selama ini kamu yang munafik Da. Pura - pura baik dan manis di depan orang padahal dalamnya busuk" sambung Raka.


"Gimana yank, apakah kamu mau menuntut Ida?" tanya Bintang kepada Tiara.


"Sudahlah Mas.. semua hanya masa lalu. Lagian aku sudah memaafkannya. Bagaimana dia dulu pernah menjadi sahabat baikku. Aku hargai itu, biarkan saja dia bebas semoga dia bisa menyesali semua perbuatannya dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi" jawab Tiara.


"Kamu dengar apa yang istriku katakan. Sebenarnya tanganku sudah gatal sekali ingin menghubungi pihak berwajib tapi istriku berkata lain. Kali ini kamu lolos, tapi lain kali kamu menyakiti istriku lagi, aku tidak akan tinggal diam. Kamu akan segera mendapatkan balasannya. Ingat itu!" ancam Bintang.


"Aku tidak bisa terima ini Da. Selama ini aku percaya dengan semua kata - kata kamu. Sepertinya aku tidak bisa melanjutkan hidup dengan wanita munafik seperti kamu. Lebih baik kita berpisah" ucap Suami Ida. Pria itu pergi meninggalkan Ida.


Ida segera mengejar suaminya.


"Maaas..... " panggil Ida.


Karena ingin segera mengejar suaminya Ida tersandung karpet di lantai dan akhirnya jatuh di tengah - tengah acara. Semua orang tertawa melihat apa yang sedang menimpanya.


Lihat saja Ra, kamu sudah menghancurkan hidupku. Aku tidak akan tinggal diam. Kamu fikir aku takut melihat suami kamu, cih belagak kaya. Lihat saja pembalasanku nanti... ancam Ida dalam hati.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2