Tiara

Tiara
Syukuran rumah baru


__ADS_3

"Assalamu'alaikum... " ucap seseorang dari depan.


"Wa'alaikumsalam. Eh Mas Roy, Mbak Dian dan Mas Bagas. Masuk... " jawab Tiara yang sangat terkejut dengan kehadiran para sahabat suaminya ke rumah baru mereka.


Tak lama kemudian datang Ridho dan Tari.


"Papa Dho.... " Tegar belari mengejar kedatangan Ridho dan Tari.


"Ni pasti ulah Mas Bintang kan?" tebak Tiara sambil melirik suaminya.


"Hari bahagia yank, sepantasnya kira rayakan dengan orang - orang terdekat" jawab Bintang penuh dengan senyuman.


"Maaaas kamu manis sekali hari ini" Tiara memeluk mesra suaminya.


"Waaah gak selesai ya pengantin barunya" sindir Bagas.


"Dari pada kamu jomblo" sindir Roy.


"Tenang bro.. aku udah OTW tobat" balas Bagas.


"Udah nemu obat tobat kamu?" tanya Roy.


"Weissssh sudah donk, ya kan Bin?" Bagas mengedipkan sebelah matanya ke arah Bintang.


"Awas kamu aku sunat sampai kandas" ancam Bintang.


"Sepertinya ada sesuatu yang aku lewatkan di sini" sindir Roy.


"Nanti kamu akan tau bro, tunggu aja tanggal mainnya" jawab Bagas.


Bagas mencari sosok wanita yang membuat hatinya berbunga - bunga akhir - akhir ini. Dia sendiri juga heran padahal yang ABG adalah Dewi tapi mengapa dia yang ketularan. Dia kan sudah jadi


ABG Tua.


"Waaah besar sekali rumah kamu Ra" puji Tari.


"Aku gak tau Ai, Mas Bintang yang merancang semua ini. Dia benar - benar berhasil membuat aku terkejut" Jawab Tiara.


"Aku senang melihat kamu bahagia Ra. Akhirnya kesabaran kamu selama ini berbuah bahagia" sambut Ridho.


"Yuk makan dulu" panggil Siti.


Mereka menikmati menu makan siang yang sudah di pesan Bintang di sebuah catering yang menyediakan hidangan untuk acara syukuran seperti ini.


"Sepertinya kamu memang benar - benar sudah merencanakannya ya Mas" puji Tiara.


"Untuk kamu sayang pasti akan aku berikan yang terbaik. Aku tidak ingin ada sedikitpun yang kurang. Semua harus perfect" balas Bintang..


Tiara memeluk pinggang suaminya mesra.


Para sahabat Bintang dan Tiara kini sudah berkumpul lengkap dengan seluruh keluarga Tiara. Mereka makan siang bersama sambil bercengkrama.


"Eh iya Dho, mumpung ketemu kalian di sini. Datang ya ke acara pernikahan Mbak dua minggu lagi. Mbak kasi di sini aja ya undangannya" ucap Dian.


"Iya Mbak, gak apa - apa. InsyaAllah kami akan datang" jawab Ridho.

__ADS_1


"Oiya Ra, gimana acara reuninya tadi malam, lancar?" tanya Dian penasaran.


Sontak wajah Tiara berubah begitu Dian menanyakan kejadian tadi malam.


"Lancar, aku berhasil mengusir dan mempermalukan Ida di sana" jawab Bintang.


"Kamu bertemu Ida nak?" tanya Siti kepada Tiara.


"Iya Bu" jawab Tiara.


"Ida teman kamu yang dulu menjebak kamu Ra?" tanya Tari.


Tiara menganggukkan kepalanya.


"Ya Tuhan... trus dia bilang apa Ra waktu ketemu kamu?" tanya Siti.


"Dia menyebarkan kabar kalau Tiara di usir karena... yah kalian tau sendirilah alasannya" ungkap Bintang.


"Astaghfirullah... " Siti memegang bahu Tiara.


"Kurang ajar tuh cewek" umpat Roy.


"Apa yang kamu lakukan Bin?" tanya Bagas penasaran.


"Aku beberkan hasil rekaman CCTV saat mereka menjebak Tiara dan pembicaraan mereka yang sengaja menjebak Tiara. Semua orang mengumpatnya. Kalian tau, ternyata suaminya bukan Diki, pacarnya yang dia ajak bekerja sama untuk menjebak Tiara. Dia menikah dengan pria lain dan mengaku pada suaminya kalau dia tidak suci lagi karena sudah diperkosa" ungkap Bintang.


"Aku rasa cewek itu sudah gila" sambut Bagas.


"Saat itu juga suaminya meninggalkan dia, dan dia mengejar suaminya sampai dia tersandung dan jatuh di tengah - tengah lokasi reuni" sambung Bintang.


"Rasain" umpat Roy.


"Iya Mbak, mudah - mudahan tidak ada lagi kelanjutannya. Dan aku harap Ida sadar dengan kesalahannya dan bahagia dengan hidupnya sekarang" jawab Tiara.


"Kamu itu gak berubah Ra dari dulu. Udah disakiti sampai sedimikian rupa tapi kamu tetap mendoakan kebahagiaannya" puji Ridho.


"Karena itu makanya aku mencintainya" sambut Bintang.


Bintang menggengam mesra tangan Tiara.


"Mudah - mudahan Ida tidak bercerita kepada Bapak ya. Nanti membongkar kan kepada Bapak kamu kalau kamu kini sudah bahagia" ujar Siti.


"Eh benar tuh yang Ibu katakan. Bahaya kalau Ida melapor ke Bapak Tiri kamu Ra" sambut Roy.


"Dia mau cari Tiara kemana?" tanya Dian.


"Iya juga ya, apalagi sekarang kalian baru pindah. Kamu rahasiakan Bin alamat rumah kamu yang baru ini. Jangan sampai bocor ke publik" ucap Bagas.


"Makasih kalian sudah mengingatkanku. Aku tidak akan membeberkan ke publik alamat rumahku yang baru" jawab Bintang.


Entah mengapa setelah mendengar cerita Tiara bertemu dengan Ida tadi malam membuat hati Siti menjadi resah. Bagaimanapun dulu Ida adalah sahabat Tiara. Ida sering bermain ke rumah Tiara. membuat Siti mengenal pribadi Ida.


Siti sangat tau Ida mempunyai dendam kepada Tiara, apalagi sekarang dia melihat hidup Tiara senang dan bahagia. Sudah tentu Ida akan cemburu. Dulu saja karena kecemburuan Ida pada Tiara makanya Ida tega mengkhianati sahabatnya sendiri.


Ida mau menerima tawaran suaminya, Tarjo untuk menjebak Tiara dan kemudian akan dijual kepada Juragan.

__ADS_1


Siti jadi lebih banyak diam memikirkan semuanya. Dia berdoa dalam hati semoga apa yang dia takutkan dalam hatinya tidak pernah terjadi.


Jangan biarkan mereka mengganggu hidup kami lagi ya Allah. Kami sudah bahagia jauh dari mereka dan kami tidak pernah berniat untuk dendam dan membalas keburukan mereka. Biarkan kami hidup dengan tenang. Doa Siti.


Tiba - tiba ponsel Tiara bergetar tanda pesan masuk. Tiara membaca pesan yang masuk.


Pak Bambang


Tiara bagaimana kalau minggu depan kamu beserta suami kamu dan Tegar datang ke rumah kami? Kami sudah lama tidak bertemu Tegar lagi. Kami merindukannya


Tiara menjawab pesan dari Pak Bambang.


Tiara


Nanti saya bicarakan dengan suami saya ya Pak. Saya harus meminta izin dulu pada suami saya


Pak Bambang


Oke kami tunggu kabar baiknya ya Tiara. Salam buat suami kamu dan Tegar.


Tiara


InsyaAllah akan saya sampaikan Pak.


Bintang memperhatikan istrinya yang sedang asik memainkan ponselnya.


Apa yang dia lakukan bukannya semua keluarga dan sahabatnya semua berkumpul di sini? Dia sedang ngapain? Tanya Bintang dalam hati.


Bintang mendekati Tiara dan duduk di sampingnya.


"Semua lagi kumpul di sini tapi kamu lagi asik mainan handphone kamu" sindir Bintang.


"Eh ini Mas, aku dapat pesan dari Pak Bambang" jawab Tiara.


"Pak Bambang?" tanya Bintang. Seketika dia jadi teringat dengan Papanya. Nama mereka sama.


"Iya Pak Bambang yang dulu pernah di tolong Tegar" sambung Tiara.


"Ooo... ngapain dia kirim pesan sama kamu?" tanya Bintang penasaran.


"Dia mengundang kita untuk datang ke rumahnya Mas. Aku jawab, aku harus bilang suamiku dulu" jawab Tiara.


"Kapan dia mengundang kita ke rumahnya?" tanya Bintang.


"Minggu depan" jawab Tiara.


"Minggu depan aku tidak bisa ikut. Ada jadwal aku keluar kota beberapa hari" jawab Bintang.


"Terus gimana Mas, apa aku batalkan janji ke rumah mereka?" tanya Tiara.


"Gak usah sayang, kamu dan Tegar aja yang datang ke rumah mereka. Sampaikan saja salam dan maafku pada mereka karena tidak bisa ikut" jawab Bintang.


"Baiklah Mas akan aku katakan pada mereka" balas Tiara.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2