Tiara

Tiara
Part 13


__ADS_3

Matahari yang terik sudah akan berakhir. Senja yang berada di ufuk barat tampak malu-malu untuk menampilkan keindahan nya. Awan yang terakhir juga telah menghilang tanpa jejak, hingga menimbulkan sinar matahari yang membanjiri seluruh kota, dan menyebabkan segala sesuatu bersinar terang. seolah-olah emas murni telah tumpah ke seluruh negri.


Tiara terpejam, menikmati sentuhan udara hangat yang menyapu wajahnya. tanpa ia sadar


waktu telah berlalu dengan sangat cepat. saat ia menghabiskan waktu nya, bercerita untuk menenangkan anak di samping nya ini.


" Ini sudah hampir malam. apa kamu tidak akan pulang??" Suara Moran mengejutkan nya, hingga tanpa sadar ia yang sedari tadi terpejam langsung tersentak dan berseru 'Ahh' dengan kuat.


Melihat respon Tiara yang langsung terkejut, Moran tak bisa tak sedikit merasa bersalah. sembari mengucapkan kata "Maaf karna telah mengejutkan mu.." ia langsung saja menepuk pundak tiara, guna menenangkan nya.


Namun bukan suara Moran yang mengejutkan nya. namun kata yang di ucapkan Moran lah yang mengakibatkan jantungnya melonjak kaget. "Ah,.. I.. ini sudah hampir malam??" Bertanya terkejut, seakan tidak percaya.


" Iya. lihat saja matahari yang sudah hampir terbenam itu." Sembari menunjuk ke ufuk barat dimana disana sang mentari sedang bersiap-siap untuk kembali peraduan nya.


Menyadari fakta itu.. Tiara tak bisa tak semakin terkejut. Ia tampak menyadari sesuatu yang tak bisa ia katakan kepada Moran.


Ia ingat, bahwa ayah nya mengatakan bahwa waktu nya di dunia masa kecil nya ini, hanya sampai sebatas matahari terbenam. dan saat waktu itu telah tiba, ia akan langsung di kembalikan ke penampilan aslinya yang berada di masa depan.


Mengingat hal itu, Tiara tak bisa tak berseru kesal kepada diri nya sendiri. Bukan kah sebelum nya ia berencana untuk pulang dan bertemu dengan kedua orang tuanya yang masih hidup dan menyayangi nya??


Bukan kah sebelum nya, ia sudah berencana untuk mengatakan kepada ayah nya supaya jangan mati dengan cepat dulu??

__ADS_1


yah, walau itu masih hanya sebatas rencana dan belum tentu ia lakukan.


Dan yang paling penting, ia sangat ingin mengatakan kepada bunda nya supaya jangan berubah, walau apapun yang terjadi di masa depan.


Ia sangat ingin mengatakan semua itu. Dan jujur saja, dari hati Tiara yang paling dalam, Tiara sangat merindukan kedua orang tua nya itu.


Tanpa sadar air mata mulai membasahi wajah Tiara. Tiara tau, harapan ia untuk bertemu dengan kedua orang tuanya kembali di dunia ini sudah musnah. ia tau bahwa sebentar lagi ia akan kembali ke kehidupan lamanya.


Ia akan kembali ke kehidupan di mana ayah nya sudah pergi dan ibunya sudah berubah.


ia akan kembali ke kehidupan yang di mana ia selalu kekang dan selalu di aniaya.


Ia ingin marah, tapi pada siapa??


Perlahan di arahkan nya tatapan nya kembali ke atas guna untuk mengurangi rasa sesak di dadanya.


Lalu di angkat nya tangan nya untuk menyapu air mata yang tanpa sadar terjatuh dan membasahi pipinya tadi.


Dan dengan sekali tarikan nafas panjang, Ia kembali membuka suara nya yang sedikit bergetar.


" Untuk masa depan, apa rencana mu..?"

__ADS_1


ia mengabaikan pertanyaan yang sebelumnya di ajukan oleh Moran. Dan malah bertanya tentang rencana masa depan nya Moran.


Tiara sendiri sangat sadar bahwa waktu nya sudah sangat singkat. walau matahari masih nampak, tapi itu tinggal setengah nya saja. jadi, daripada pulang kerumahnya dan malah berakhir menghilang di tengah jalan, lebih baik ia menghabiskan waktunya di sini bersama dengan Moran sembari menatap senja yang masih membanjiri mereka.


Moran mengernyitkan dahinya saat mendengar suara Tiara yang bergetar. Ia tak tau kenapa, tapi ia bisa menebak, bahwa Mood gadis di samping nya ini sedang tidak dalam keadaan baik.


" Aku tidak tau. tapi yang pasti untuk saat ini, aku hanya akan fokus bekerja."


Tiara menanggapinya dengan anggukan kepala. lalu dengan perlahan, ia menarik tas nya yang sedari tadi di punggung.


membukanya saat sudah ada di hadapannya, ia kemudian mengeluarkan sebuah dompet kecil berwarna biru.


.


.


.


.


Kartu ATM aku hilang. jadi, Mood ku sedang sangat tidak bagus.. hiks hiks.

__ADS_1


__ADS_2