
"Ngapain kalian masuk ke kamar ini?" tanya Pak Bambang yang tiba - tiba datang dari luar.
Bu Bambang langsung mengambil inisiatif agar suaminya tidak curiga. Dia memberi kode kepada Tiara untuk ikut bermain sandiwara.
"Ini Pa, Tiara tadi melihat foto keluarga kita di ruang keluarga. Dia bilang wajah putra kita mirip banget sama Tegar makanya kami masuk ke sini lihat foto - foto" ucap Bu Bambang.
"Oooo.. tapi jangan lama - lama kalian di sini. Kamar ini sudah terlalu lama tidak dihuni. Penuh debu" ucap Pak Bambang.
Tiara sangat mengerti maksud perkataan Pak Bambang. Pasti dia menyuruh agar dia dan Bu Bambang segera keluar dari kamar ini.
"Oh iya, Tegar masih dibawah sama Bik Sumi Tiara. Sumi masih memandikan Tegar di kamar mandi bawah" sambung Pak Bambang
"Iya Pak, saya akan turun ke bawah untuk mengambilkan pakaian Tegar" jawab Tiara.
Tiara langsung bangkit dari tempat tidur dan turun ke lantai satu meninggalkan kedua mertuanya di atas.
"Jangan kamu ajak orang lain ke kamar ini" perintah Pak Bambang.
"IAku hanya menjawab rasa penasaran Tiara saja" jawab Bu Bambang menenangkan.
"Ya sudah, kunci kamar ini segera" tegasnya.
"Iya Pa" balas Bu Bambang.
Mereka keluar dari kamar Bintang dan Bambang mengunci pintu kamarnya sesuai perintah Pak Bambang.
Kini mereka sudah berkumpul lagi di lantai satu.
"Pa, boleh ya Tiara memanggi kita Pap dan Mama. Aku sudah lama sekali ingin punya anak perempuan" pinta Bu Bambang.
"Tidak masalah, aku senang jika Tiara mau menganggap kami sebagai orang tuanya" ucap Pak Bambang.
"Iya Pak, Bapak saya sudah lama pergi meninggalkan Ibu saya. Sejak kecil saya tidak tau dimana Bapak saya berada. Jadi saya memang sudah tidak punya Bapak lagi" ungkap Tiara.
"Ya sudah panggil aku Papa. Mulai hari ini aku akan menjadi Papamu" tegas Pak Bambang.
Bu Bambang tersenyum melihat suaminya sangat bersemangat. Alhamdulillah semoga diakhir nanti saat dia mengetahui bahwa Tiara adalah menantunya, dia akan merasa senang seperti ini. Doa Bu Bambang.
Sore harinya Tiara berpamitan kepada kedua mertuanya. Dia dan Tegar akan pulang ke rumah karena nanti malam suaminya akan pulang dari luar kota.
"Pa, Ma kami pulang dulu ya" ucap Tiara. Dia sudah mulai terbiasa memanggil kedua mertuanya itu dengan sebutan Papa dan Mama.
"Iya sayang, kalian hati & hati ya. Kalau ada apa - apa jangan ragu untuk menghubungi kami" sambut Bu Bambang.
__ADS_1
"Iya Ma. Ayo sayang salim Opa dan Omanya" perintah Tiara.
"Aku pulang dulu ya Opa, Oma" ucap Tegar sambil mencium tangan kedua orang tua Bintang.
Bu Bambang memeluk dan mencium kedua pipi Tegar. Betapa bahagianya dia mengetahui kalau Tegar adalah cucunya. Ternyata aku sudah punya cucu. Ucapnya dalam hati.
Setelah itu Tegar mencium tangan Pak Bambang.
"Hey jagoan sampai ketemu lagi lain waktu ya.. " ucap Pak Bambang.
"Oke Opa" jawab Tegar.
Ternyata sangat asik bermain dengan anak - anak seperti hari ini. Mengapa dulu aku melewatkan waktu - waktu seperti ini dengan putraku. Dia selalu sendirian menunggu aku dan istriku di rumah dan aku tidak memperdulikan nya.
Maafkan Papa nak, Papa memang salah. Batin Pak Bambang sembari dia melihat Tiara dan Tegar meninggalkan rumahnya.
******
Satu minggu kemudian.
"Mas Tegar ngajak makan di luar. Katanya sudah lama Papa gak ngajak kita keluar Ma" ucap Tiara.
"Ya Allah maaf sayang akhir - akhir ini aku memang sibuk, maaf ya.. waktu bersama kalian jadi berkurang" jawab Bintang.
"Ya sudah nanti malam kita makan di luar ya" ujar Bintang.
"Aku yang milih tempatnya ya" pinta Tiara.
"Boleh, kamu booking aja terlebih dahulu. Takutnya gak dapat tempat yang nyaman, ini kan weekend pasti ramai pengunjung" ujar Bintang mengingatkan.
"Oke Mas aku akan pesan sekarang" jawab Tiara.
"Aku ke kamar Tegar dulu ya, sudah lama gak berenang bareng dia. Nanti dia ngambek lagi" ucap Bintang.
"Iya, sekalian kamu pakein baju renangnya ya Mas. Cari aja di lemari" sambut Tiara.
"Oke sayang" Bintang mencuri kecupan di pipi Tiara.
Setelah Bintang pergi Tiara langsung memesan sebuah ruangan VIP di Restoran terkenal di Kota Jakarta karena malam ini mereka akan makan malam spesial bersama keluarga.
Setelah urusan Restoran selesai, Tiada menyusul Bintang dan Tegar ke kolam renang. Di sana Tegar sudah asik bermain dan berenang bersama Papanya.
"Gimana yank, udah di pesan tempatnya?" tanya Bintang.
__ADS_1
"Sudah Mas tapi kita perginya cepetan ya takut macet" jawab Tiara.
"Ya sudah begitu selesai shalat maghrib kita langsung pergi" balas Bintang.
"Kita mau kemana Pa?" tanya Tegar penasaran.
"Mau makan sayang.. Katanya ada yang ngambek udah lama gak diajak jalan - jalan" sindir Bintang.
"Siapa?" tanya Tegar bingung.
"Kamu sayaaaaang" Bintang mencubit hidung putranya.
"Ya habis Papa sibuk terus sih. Kalau Papa sering pergi mending aku ke rumah Opa. Disana aku bisa main dan berenang sepuat bersama Opa. Aku juga dibeliin mainan yang banyaaaaaaaak banget" Oceh Tegar.
"Jadi sekarang lebih sayang sama Opa dari pada Papa nih?" tanya Bintang.
"Lebih sayang Papa donk. Aku kan sayang banget sama Papaaaa" jawab Tegar.
"Papa juga sayang banget sama kamu" balas Bintang.
Malamnya seperti rencana mereka sebelumnya. Bintang, Tiara dan Tegar sudah bersiap - siap pergi setelah mereka selesai shalat maghrib berjamaah di rumah.
Mereka segera masuk ke dalam mobil Bintang dan melaju menuju Restoran yang sudah di pesan Tiara tadi siang. Tegar telihat sangat senang selama di perjalanan karena mereka memang sudah lama tidak keluar untuk jalan - jalan.
Empat puluh lima menit kemudian mereka sudah sampai di Restoran yang mereka tuju. Pelayanan langsung mengajak membawa mereka masuk ke dalam ruangan VIP yang sudah di pesan Tiara tadi siang.
"Silahkan Bapak Ibu di pesan makanan yang kalian inginkan. Ini daftar menunya" Seorang pelayan memberikan buku daftar menu di Restoran tersebut.
Tiara langsung memesan menu keluarga. Sedangkan Bintang tidak begitu memperhatikan pesanan Tiara karena dia asik bermain dengan Tegar.
Tiba - tiba pintu ruang VIP terbuka, pelayan datang membawa masuk seorang tamu lagi.
Sontak Bintang dan Tegar menghentikan aktifitas mereka dan melihat kearah pintu, untuk mengetahui siapa yang masuk.
"Silahkan masuk Bu" ucap pelayan tersebut kepada seorang wanita yang juga merupakan tamu spesial ruang VIP yang di pesan Tiara.
Tegar langsung berdiri dan berlari menghampiri wanita tersebut dan kemudian memeluknya erat. Wanita itu menyambutnya dengan penuh kasih sayang.
"Omaaaaaaaaa"
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG