Tiara

Tiara
Tak sengaja bertemu lagi


__ADS_3

"Mas Jumat ini Mama mau ngadain pengajian sekalian tujuh bulanan" cerita Tiara saat mereka hendak tidur.


"Ya sudah buat aja, dulu waktu Tegar kamu gak mengalami hal seperti ini kan? Lakukan apapun yang kamu suka sayang, aku akan selalu mendukung kamu" Bintang memeluk mesra tubuh istrinya.


"Mama sudah telepon Ibu jadi hari jumat nanti Ibu, Bapak dan adik - adik akan datang" lapor Tiara.


"Syukurlah semua bisa datang. Kan seru kalau ramai. Kamu undang Ridho juga, aku akan kabari Roy dan Bagas" perintah Bintang.


"Iya Mas, besok akan aku kabari Ridho dan Tari. Aku juga kangen sudah lama gak ketemu sama mereka" ungkap Tiara.


"Ya sudah kita tidur yuk, Mas udah ngantuk banget" ajak Bintang.


Bintang mengecup mesra kening Tiara kemudian mereka tidur saling berpelukan.


*****


Keesokan harinya Tiara menghubungi Tari sahabat karibnya sekaligus Mama angkatnya Tegar. Tegar dan Bintang sudah berangkat barusan. Kini hanya Tiara yang tinggal bersama para asisten rumah tangga.


"Assalamu'alaikum Ai.. " sapa Tiara.


"Wa'alaikumsalam Ra, eh udah lama gak teleponan. Apa kabar kamu?" tanya Tari.


"Alhamdulillah sehat. Kalian bagaimana?" tanya Tiara.


"Alhamdulillah kami semua sehat Ra" jawab Tari.


"Ai, Jumat malam aku mau ngadain pengajian sekaligus tujuh bulanan kehamilanku. Kalian datang ya" ajak Tiara.


"InsyaAllah Ra tapi Ibu mertua lagi di sini" balas Tari.


"Ya sudah kamu ajak aja Ibu dan Bapaknya Ridho sekalian. Mereka kan juga orang tuaku" ujar Tiara.


Tiara sudah melupakan kejadian dulu dimana Bapak dan Ibu Ridho sangat keberatan Ridho dekat - dekat dengan Tiara. Bahkan mereka sangat keberatan Tegar memanggil Ridho dengan sebutan Papa.


"Baik Ra, nanti aku akan katakan pada Mas Ridho. Aku juga akan bilang sama Bapak dan Ibu dan ajak mereka datang ke rumah kamu" jawab Tari.


"Oke Ai, sampai ketemu hari Jumat ya" Tiara mengakhiri panggilan teleponnya.


Tak lama kemudian Mama mertuanya datang ke rumah.


"Mama datang sama siapa?" tanya Tiara sambil mencium pipi kanan dan kiri mertuanya.


"Diantar sama Mang Kardi" jawab Sekar.


Sekar duduk di sofa ruang TV dimana Tiara duduk bersantai.


"Yuk Ra kamu siap - siap" ajak Sekarang.

__ADS_1


"Kemana Ma, kok siap - siap?" tanya Tari penasaran.


"Kita belanja buat persiapan pengajian dan tujuh bulanan kamu. Mama sudah hubungi Butik langganan Mama untuk buatkan gaun kamu dalam acara hari Jumat" jawab Sekar.


"Mama gak perlu repot - repot. Kan masih ada baju aku yang lain Ma" tolak Tiara pelan.


"Nggak, kamu harus tampil beda. Mama mau menebus kesalahan kami dulu. Dulu saat hamil Tegar kamu menjalaninya sendiri. Sekarang kami akan melakukan apa yang dulu belum pernah kamu rasakan" balas Sekar.


Tiara mengelus lembut perutnya sambil menarik nafas panjang.


"Ya sudah Ma, tunggu sebentar aku bersiap dulu ya" ujar Tiara.


"Oke, Mama tunggu di sini ya" jawab Sekar.


Tiara bangun dari duduknya dan berjalan menuju kamarnya setelah itu dia berganti pakaian dan berdandan sederhana. Baru setelah itu dia meraih tas dan ponselnya kemudian keluar untuk menemui mertuanya Sekar.


"Sudah siap?" tanya Sekar begitu melihat Tiara keluar dari kamarnya.


"Sudah Ma, yuk" ajala Sekar.


"Yuk Ma" sambut Tiara.


Mereka segera keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil Sekar. Mang Kardi menjalankan mobil menuju tempat yang ingin mereka tuju.


Tibalah mereka di depan sebuah Butik. Mereka turun dan melangkah maju masuk ke dalam gedung itu.


"Cantik sekali menantu Tante, padahal lagi hamil. Auranya tetap keluar bersinar" puji designer.


"Iya donk putraku kan pintar memilih istri" balas Sekar bangga.


Tiara hanya bisa tersenyum malu, tidak menyangka mertuanya itu sangat percaya diri sekali dan membanggakan Tiara di depan orang lain.


Saat mereka sedang sibuk mengukur tubuh Tiara, tiba - tiba masuk seorang wanita ke dalam Butik.


"Tante aku mau pesan gaun untuk hari minggu donk" ujar wanita itu begitu dia sampai di dalam ruangan tanpa melihat siapa yang ada di dalam ruang itu.


"Siska.. kamu kalau masuk ketuk pintu dulu donk, jangan asala masuk saja. Tante kan lagi ada tamu penting" jawab sang designer.


"Kamu...?" Siska menunjuk ke arah Tiara.


Tiara juga terkejut melihat Siska datang begitu juga Sekar.


"Begitulah kalau manusia gak punya sopan santun, masuk ke tempat orang tanpa basa - basi" sindir Sekar.


"Anda siapa, berani ngatur - ngatur saya?" tanya Sekar.


"Siska jaga sikap kamu. Ibu ini adalah istrinya Pak Bambang Prakasa" jawab designer.

__ADS_1


"Apa? Bambang Prakasa? Be.. berarti Mamanya Bintang?" tanya Siska terkejut.


"Iya, kenapa kamu? Terkejut? Untung saja dulu anakku gak jadi menikah dengan kamu. Gak sudi punya menantu tukang selingkuh" sindir Sekar.


"Mama.... " Tiara berusaha menenangkan mertuanya, dia takut berbuntut panjang pembicaraan antara mertuanya dengan Siska mantan pacar suaminya, Bintang.


"Lho kalian saling kenal?" tanya designer.


"Rugi kenal sama wanita gatel seperti ini" jawab Mamanya Bintang.


Siska merasa sangat malu ketangkap basah sama calon mertuanya. Padahal dia masih berharap menikah dengan Bintang dan mempunyai mertua yang kaya seperti Bambang Prakasa.


Sialnya Siska mengetahui kalau Bintang adalah seorang anak pengusaha kaya saat mereka sudah putus karena perselingkuhan Sisha. Andai saja dia tau lebih cepat pasti dia akan setia dengan Bintang.


Siska langsung undur diri, karena merasa mati gaya sedang dalam ruangan yang sama dengan Mamanya Bintang juga istri Bintang.


"Tante.. nanti aja deh aku datang lagi ke sini ya" ucap Siska pamit.


"Oke Sis" jawab designer


"Bagus.. sana gih kamu pergi jauh - jauh dari kehidupan anak saya dan keluarganya" sambut Sekar.


"Maaaa" ucap Tiara mengingatkan.


Siska langsung pergi meninggalkan ruangan itu dan juga langsung ke luar dari Butik tersebut.


"Wanita seperti itu emang harus diperlakukan seperti itu Ra. Jangan terlalu baik sama dia, nanti dia besar kepala dan ingin merebut suami kamu lagi" jawab Sekar.


"Maaf Ibu kenal dengan Siska.


"Iya, sekitar enam tahun yang lalu dia itu pacar anak saya tapi dia wanita matre pindah dari satu pria ke pria yang lain. Dia selingkuhi putra saya karena dapat pria yang lebih kaya pada waktu itu. Sekarang dia lihat putra saya sudah semakin sukses eeh mulai kegatelan mau deketin putra saya lagi sampai memfitnah dan ingin merusak rumah tangga mereka. Syukur banget gak dapat menantu seperti itu kalau nggak bisa kena serangan jantung aku" umpat Mama Bintang.


"Lho jadi Ibu ini orang tuanya Bintang?" tanya designer kepada Mama Bintang..


"Iya, tadi kan saya sudah bilang saat wanita itu di sini" jawab Mama Bintang.


"Maaf saya tidak konsentrasi tadi karena sedang sibuk ngukur tubuh Tiara" balas designer.


"Ibu kenal sama suami saya?" tanya Tiara.


"Kenal.. dulu mereka sempat pengen tempah baju pernikahan di Butik saya tapi entah mengapa gak jadi dan tidak pernah lagi datang berdua"...


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2