Tiara

Tiara
Akad Nikah


__ADS_3

"Sah.. " jawab Pak Wijaya dan Pak Bambang bersamaan.


"Alhamdulillah.... " sambut yang lain kompak.


Bagas menghembuskan nafasnya lega karena dia sudah mengucapkan ijab kabul tanpa ada kesalahan dan kini statusnya sudah berubah. Kini dia sudah menjadi suami dari seorang gadis yang bernama Dewi Astuti.


"Mana pengantin wanitanya?" tanya Kadi Nikah.


"Sebentar" jawab Sekar.


Sekar segera menjemput Dewi di dalam dan membawanya ke taman belakang rumah Pak Wijaya. Dewi dan Sekar berjalan dengan pelan, wajah Dewi menunduk malu.


Bagas menatap istri, kekasih dan pujaan hatinya dengan wajah penuh bahagia. Hari ini dengan balutan gamis berwarna putih dan polesan make up dari MUA yang menambah kecantikan Dewi.


Akhirnya kamu jadi istriku Wi... Batin Bagas.


Dewi berdiri tepat di hadapan Bagas. Bagas segera memasangkan cincin pernikahan mereka ke jari manis Dewi. Begitu juga dengan Dewi, dia juga memasangkan cincin di jari manis Bagas.


Setelah pemasangan cincin selesai, Dewi mencium tangan Bagas yang kini sudah sah menjadi suaminya. Tanpa dia sadari air matanya jatuh karena harus. Bagas pun kemudian mencium kening Dewi penuh nikmat.


Setelah itu Bagas dan Dewi menandatangi surat dan berkas administrasi untuk pembuatan surat nikah mereka. Baru setelah itu Bagas dan Dewi sungkem kepada kedua orang tua mereka.


Tangis hari dari Bu Siti dan Mamanya Bagas mengiringi kegiatan mereka saat itu. Setelah mendapatkan doa restu dari kedua orang tua baru Bagas dan Dewi naik ke atas pelaminan.


Seluruh keluarga memberikan selamat kepada Bagas dan Dewi. Sahabat Dewi yang saat itu hadir karena Dewi mengundangnya sangat terkejut ternyata pesta itu bukan pesta perpisahan Dewi seperti yang Dewi katakan melainkan acara pernikahan Dewi dengan suaminya.


Setelah usai acara inti mereka melanjutkan dengan pesta kebun yang memang diadakan di taman yang dikelilingi kebun teh milik Pak Wijaya.


Bagas berkumpul dengan para sahabatnya sedangkan Dewi bergabung dengan teman - temannya.


"Selamat ya Wi... tapi kamu kok gak bilang sih Wi ini pesta pernikahan kamu. Kalau gak kan kami datang bawa kado" ucap seorang teman Dewi.


"Maaf teman - teman. Acara ini sangat tertutup dan hanya ada keluarga dekat dan para sahabat. Aku takut kalau aku cerita pada kalian kemarin ada yang dengar dan akhirnya orang yang memang kami hindari mendengar berita tentang pernikahan kami ini" jawab Dewi dengan rasa bersalah.


"Gak apa - apa deh yang penting kamu sudah menikah tanpa ada gangguan lagi. Sekarang atau tiga minggu lagi itu sama saja. Lagian lebih enak kan Wi, mau foto prewed enak bisa gaya apa saja karena sudah sah" potong teman yang satu lagi.


"Iya" jawab Dewi sambil tersenyum bahagia.


"Nanti pesta aku di Jakarta kalian datang juga ya" pinta Dewi.


"InsyaAllah sekalian kita liburan" jawab mereka kompak.


"Kamu beruntung sekali Wi dapat suami cakep pisan seperti Mas Bagas. Aku mau kalau ada satu lagi seperti suami kamu" ujar teman Dewi.


"Enak saja, suami aku hanya untuk aku seorang, gak akan ada yang bisa merebutnya dariku" jawab Dewi.


"Hahaha... iya deeeh... " balas teman - temannya.


Sementara di sudut yang lain Bintang, Bagas dan Roy sedang berkumpul. Tiara sedang sibuk menggenfong Zia dan menemani Tegar makan.


"Nih kado dari kami" ujar Roy sambil memberikan sebuah amplop putih ke tangan Bagas.


"Apa ini?" tanya Bagas.

__ADS_1


"Kamu buka dan lihat saja sendiri" perintah Bintang.


Bagas tak sabar dan langsung membuka isi amplop tersebut. Ternyata ada paket honeymoon untuk dia dan istrinya selama satu malam tidur di hotel paling mewah di Bandung.


"Waaah makasih friends.. kalian emang pengertian banget. Tau aja kalau aku memang udah lama puasa" sambut Bagas senang.


"Berbukalah dengan yang manis. Jangan lupa baca doa sebelum nyoblos" ujar Roy mengingatkan.


"Weiiiish.. gak akan lupa. Aku sudah menghapalnya selama beberapa hari ini" jawab Bagas.


"Yakin kamu hapal, takutnya gitu lihat wajah Dewi semuanya lupa dan langsung main terkam saja" potong Bagas.


"Yah itu juga sih yang aku takutkan. Iman kuat tapi imron yang meronta - ronta" sambut Bagas.


"Dasar... " ujar Bintang dan Roy.


"Ayo semua makan dulu, udah siang nih" ajak Sekar.


Hari ini Sekar adalah sexy sibuk. Dia yang paling semangat mengurus dekorasi pesta kebun Bagas dan Dewi.


"Aku rasa Mama kamu memang udah pantas membuka perusahaan Wedding Organizer Bin" ujar Roy sambil melihat ke arah Mama Bagas yang sedang asik mengurus semuanya dan memastikan semua berjalan dengan baik.


Bintang tersenyum.


"Mungkin itu bakat Mamaku yang terpendam selama ini" jawab Bintang.


Semuanya mulai menikmati makan siang bersama di hari bahagia Dewi dan Bagas.


"Mas mau aku ambilin?" Dewi menawarkan suaminya makan.


"Cieee.. yang udah punya istri. Sekarang mau makan aja udah disiapin" ledek Roy.


"Kalau aku tau begini indahnya menikah mungkin aku akan menikah lebih dulu" ucap Bagas.


"Ya gak nikah sama Dewi donk. Ketemu Dewi juga baru dua tahun ini" jawab Bintang.


"Ya tetap nikah sama Dewi, kan emang dia jodoh aku" balas Bagas.


"Kalau kamu nikahnya lebih dulu berarti kamu pedofil. Beberapa tahun yang lalu umur Dewi baru berapa tahun bro" ejek Roy.


"Hahahaa... " tawa Bintang dan Roy pecah.


"Iya aku lupa" Bagas memukul kepalanya.


Tak lama Dewi datang dengan membawa sepiring makanan lengkap untuk Bagas.


"Mau makan dimana Mas?" tanya Dewi.


"Di sini aja deh Wi.. Sini duduk dekat Mas" ajak Bagas.


"Menjauh Bin, males dekat pengantin baru. Romantisnya lebay" ujar Roy.


"Yuk lah, mending aku dekat Tiara biar bisa main sama Zia" sambut Bintang.

__ADS_1


Bagas cuek dengan kata - kata ejekan dari temannya yang penting sekarang dia sudah menikah dengan Dewi jadi bebas mesra - mesraan.


Mereka duduk berdua dan dengan manjanya Bagas minta di suapin Dewi.


"Tuh lihat lebay kan? Aku jadi makin bingung yang dibawah umur siapa nih sekarang? Masak malah yang tua yang minta di manja" sindir Roy tak jauh dari Bagas dan Dewi duduk.


Dengan santai Bagas menarik tangan Dewi dan menyuruh Dewi duduk membelakangi Bintang dan Roy agar dia tidak lagi melihat wajah kedua sahabatnya itu.


"Yank.. biarkan anjing menggonggong.. Dia hanya iri dengan kemesraan kita karena saat ini dia lagi jomblo.. Gak ada yang bisa nyuapin dia makanan" ujar Bagas kepada Dewi.


"Maaaas" sambut Dewi lembut.


"Udah kamu tenang aja. Mereka itu seperti belum pernah menikah saja. Padahal saat mereka menikah dulu lebih lebay dari kita" jawab Bagas.


Dewi hanya tertunduk malu tak berani menatap Bintang dan Roy dan terus menyuapi Bagas.


Acara berlangsung sampai sore hari karena masih banyak tetangga Pak Wijaya di perkebunan teh yang datang bertamu juga para karyawan di perkebunan Pak Wijaya. Walau pesta sederhana tetapi meriah.


Sore harinya Bagas dan Dewi bersiap - siap hendak berangkat ke hotel untuk menikmati kado yang diberikan Bintang dan Bagas.


"Sudah siap?" tanya Bagas lemah lembut kepada istrinya itu.


"Sudah Mas" jawab Dewi dengan wajah yang memerah karena malu belum terbiasa berdua di kamar dengan Bagas.


Bagas mengecup lembut kening istrinya kemudian memegang koper di tangan kanannya. Tangan kirinya menggenggam tangan Dewi dan membawanya ke luar kamar.


"Ma, Pa, Bu, Pak, Om dan Tante kami pergi dulu ya" pamit Bagas.


"Kalian hati - hati ya dan selamat honeymoon" jawab Pak Wijaya.


"Gas ingat usia istri kamu, Papa harap kamu tidak mengajarkan yang aneh - aneh padanya" pesan Pak Raksajaya.


"Iya Pa, Papa tenang saja" sambut Bagas sambil tersenyum.


"Selamat bro.. semoga sukses" ujar Bintang.


"Ingat berbukalah dengan yang manis" bisik Roy.


Sementara Dewi sedang berpamitan dengan pada wanita.


"Wi ini bawa ya, nanti dipakai saat tidur. Awas lho kalau gak dipakai. Tante beli edisi terbaru nih" ujar Sekar sembari memberikan bungkusan kepada Dewi.


"Terimakasih Tante" jawab Dewi.


Bagas mendekati istrinya.


"Daaah semua kami pergi ya... " pamit Bagas.


Mereka berdua masuk ke dalam mobil kemudian melaju menunjukkan hotel yang telah di pesan Bintang dan Roy untuk honeymoon mereka berdua malam ini.


Apakah malam pertamanya mereka berhasil.. tunggu kelanjutannya...


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2