Bukan Istri Yang Sempurna

Bukan Istri Yang Sempurna
Pengumuman


__ADS_3

Terima kasih bagi teman-teman yang sudah mau ikut berpartisipasi dalam event yang sudah aku buat. Seperti yang aku katakan kemarin, aku akan bagikan pulsa untuk tiga orang yang aku ambil dari rangking mingguan.


Untuk nomor 1 : pulsa 30 ribu


nomor 2 : pulsa 20 ribu


nomor 3 : pulsa 10 ribu


Berikut ini adalah hasil yang aku ambil tepat pukul 9 malam. Jika ada yang tidak berkenan, mohon maaf yang sebesar-besarnya.


Nomor 1 : M. puspa


Nomor 2 : Naya En-lish


Nomor 3 : Jasmine



Dari ketiga orang ini, mohon follow akun saya, kemudian chat saya, ya!


Follow akun Noveltoon, ya! bukan FB atau pun IG. Kalau pun berkenan mengikuti akun media sosial saya juga tidak apa-apa. He he he ...


Bagi yang tidak chat aku, aku anggap tidak ingin menerima hadiahnya, ya! Batas waktunya hingga satu Minggu ke depan.


Bagi yang tidak tahu cara follow akun, akan saya kasih tahu. berikut ini :

__ADS_1


Pertama klik profil seperti di bawah ini yang aku lingkari



Selanjutnya klik mengikuti seperti yang aku lingkari juga.


Ini pakai contoh pakai punya orang lain, ya! Kalau pakai punya aku sendiri, nggak bisa.



Kemudian akan muncul tulisan CHAT. Nanti klik saja tulisan Chat itu. Dari situ kalian bisa chat aku nanti untuk mengkonfirmasi nomor kalian.



Bagi yang sudah mengerti, Alhamdulillah.


Saya juga sekalian mau promo karya baru saya yang baru empat hari judulnya "DITIKUNG ADIK TIRI"


Aku kasih bocorannya dikit.


Bab 2


"Apa maksudmu tidak bisa melanjutkan pernikahan ini?" tanya Rahmat dengan nada tinggi.


Dari tadi pria itu merasa ada sesuatu yang tidak beres saat Fahri ingin berbicara. Sebagai seorang ayah, dia tidak rela jika putrinya disakiti meskipun Rahmat tidak begitu dekat dengan Zayna.

__ADS_1


"Maafkan saya, Pa. Saya tidak bisa menikah dengan Zayna karena saya mencintai wanita lain," jawab Fahri yang justru mendapat bogem mentah dari Doni—Ayah Fahri.


"Papa! Kenapa Papa memukul anak kita?" teriak Lusi—ibu Fahri.


Sejak awal wanita itu memang tidak pernah setuju dengan hubungan Fahri dan Zayna. Dia selalu sinis jika kekasih putranya itu datang berkunjung. Seluruh keluarga tahu itu, tetapi Fahri selalu meyakinkan Zayna, jika mamanya pasti akan luluh dengan kebaikan yang dilakukan wanita itu, seiring berjalannya waktu.


Namun, waktu yang dijanjikan itu justru tidak akan pernah terjadi. Zayna tertawa miris jika dulu calon mertuanya tidak menginginkannya, kini malah calon suaminya yang tidak ingin. Sungguh rahasia Tuhan tidak ada yang tahu.


"Dia memang pantas mendapatkan itu. Dia yang merencanakan acara ini, tetapi dia juga yang membatalkannya. Apa dia tidak pernah memikirkan perasaan orang lain? Terutama Zayna," tanya Doni.


Semua orang menatap Zayna yang hanya terdiam dengan air mata yang mengalir semakin deras. Gadis itu yakin jika apa yang dia alami hari ini itu ulah ibu tiri dan adik tirinya, tetapi Zayna tidak punya bukti. Jika gadis itu mengatakannya, pasti tidak akan ada yang percaya padanya.


"Kenapa kamu melakukan ini padaku? Apa salahku padamu? Jika kamu tidak mencintaiku lalu kenapa kamu setuju untuk menikah? Kita juga sudah dua tahun bersama. Apa yang membuatmu membatalkan pernikahan ini? Apa ada seseorang yang memengaruhimu?" tanya Zayna dengan pelan.


.


.


.


Sekali lagi terima kasih sebanyak-banyaknya.


Salam dari author Bukan Istri Yang Sempurna


Husna_az

__ADS_1


.


.


__ADS_2