
Hay guys....
maaf udah lama ngak up karena sibuk ngurusin anakku yang lagi aktifnya ni..hehehee....
jangan bosen-bosen untuk menunggu aku up terus ya...
have fun guys 🙏🙏🙏🙏
hari berganti hari, bulan berganti bulan kami berdua terbiasa dengan hidup sendiri dengan cara kami. anakku sangatlah aktif, ku akui jika aku sering kewalahan dengan keaktifannya tapi aku selalu berusaha untuk menikmatinya.
setiap mau makan atau pun berganti pakaian dia selalu berlari ke sana ke mari, dia anak perempuan yang sangatlah aktif. setiap pagi aku selalu menyiapkan segelas susu dan nasi goreng untuknya, setelah dia makan dia bermain sambil menonton film kartun kesukaannya di situ aku mulai menyiapkan makan siang untuk kami berdua, karena hanya kami berdua makanan yang aku masak tidak terlalu banyak.
setelah selesai makan siang kami berdua langsung makan siang dan bermain bersama, aku terbiasa hanya dengan anakku walau pun di dalam hati ini merasa kesepian.
setiap menitnya aku selalu melihat hp ku apa ada notifikasi masuk, dan itu hanyalah sia-sia, tak ada satu pun pesan dari orang yang selalu aku tunggu.
__ADS_1
aku berusaha tersenyum di depan anakku, meski hati ini sudah sangatlah lelah ingin berlari jauh dari semua tapi anakku masih sangat membutuhkanku.
aku menyadari jika aku memang egois jika sudah di hadapkan dengan perasaan, tapi yakinlah bawah aku sangat tulus mencintai dan menyayangi suamiku itu.
dengan segenap hati menunggunya, dan doaku selalu untuknya. di mana saja dia berada sekarang. ya.... sudah dua tahun penantian ku yang sedikit demi sedikit mengikis hati ku yang sakit.
aku ingin sekali menghubunginya, tapi aku sadar jika setiap aku berusaha untuk berbicara dengannya aku hanya sebuah gangguan baginya. dengan hati yang yakin dia akan kembali, aku menantinya dengan cara diam tanpa mengganggunya.
setiap malam aku tertidur dengan airmata yang masih menetes, hinggap bangun pagi pun sudah airmata ini masih menetes.
aku dan anak setiap weekend kami selalu berdua ke Timezone untuk bermain, meski anakku yang bermain dan aku hanya menontonnya.
hatiku bahagia jika melihat senyuman kecil dari anakku, yang berlari bahagia mencoba segala wahana di Timezone itu.
tak terasa waktu sudah sore, aku mengajak anakku untuk pulang tapi sebelum pulang aku membalikkan dia roti baru kami benar-benar kembali ke rumah.
__ADS_1
anakku dengan celotehan yang sangat banyak dan bahagia, aku menanggapinya dengan sebuah senyuman dan menjawab setiap pertanyaannya.
sesampainya di rumah anakku langsung memakan rotinya sambil menonton kartun kesukaannya dan aku langsung menyiapkan makan malam untuk kami berdua.
setelah makanannya siap, aku buka pakaian anakku dan membasuh badannya dengan kain dan air hangat. setelah selesai aku mengganti pakaiannya dan menyuapinya dengan makanan yang sudah aku siapkan.
sambil nonton, bermain,berlari aku berusaha untuk memberinya makan. cukup lama hingga akhirnya makanannya pun habis, aku langsung memberinya air dan membiarkan dia bermain.
aku langsung makan dan membereskan dapur hingga semuanya bersih dan aku pun membersikan kan diri, setelah selesai aku buat segelas susu dan memberikannya setelah itu aku mengajak anakku untuk bercerita dongeng.
setelah dia tertidur aku segera mematikan lampu dan berbaring di sampingnya, tapi selalu saja mata ini tidak bisa untuk langsung tertidur banyak hal yang aku pikirkan, lebih tepatnya sih aku rindukan, tapi apa dayaku saat ini aku hanyalah seorang wanita yang hanya bisa menangis di setiap kesunyian tanpa harus tau kapan airmata ini berhenti.
jam tidurku sudah tidak teratur, makan pun sudah jarang bagiku.
setiap waktu menunjukan pukul dua belas pas aku selalu bangun dan berdoa di situ aku mengutarakan isi hati ku yang setiap harinya sama, tak pernah bosan untukku doakan.
__ADS_1
setelah selesai berdoa pun airmata ini menetas tanpa henti hingga aku tertidur dalam kesunyian hati dan jiwa ini.