
tepat di hari ini anakku berulang tahun, tak terasa usianya akan bartambah lagi dan kami hanya berdua setiap tahunnya.
seperti biasa nya, aku dan anakku merayakan hanya berdua di kamar tidurnya. hatiku teiris-iris saat melihat anakku yang selalu senang saat menyalakan lilin kecil dan akan meniupnya, tanpa sadar airmataku menetes tanpa permisi. hati ini terasa sesak, hinggap bernafas pun aku tak sanggup.
tapi senyuman anakku terpancar jelas ia sangat bahagia. dia memang belum mengerti apa pun, tapi jika suatu saat dia mengerti aku tak bisa membayangkan apa yang dia rasakan.
keinginanku cuman satu yaitu aku ingin hidup anakku bahagia sehingga senyuman yang manis ini tak akan pernah pudar dari mataku.
kebahagiaannya menjadi utama dalam hidupku, apa pun akan aku lakukan demi kebahagiaannya. dia anak yang manis, super aktif, cerewet, tapi dia memiliki sisi lemah sepertiku yaitu hati yang cepat rapuh. airmata yang cepat sekali menetes jika hati mulai merasakan sakit. aku tak ingin anakku seperti aku yang dari dulu hanya bertahan dengan harapan yang entah bisa aku gapai ataukah akan menjadi angan-angan semata.
setelah kami berdoa dan menyanyikan lagu ulang tahun, aku mulai menyuapi anakku dengan kue brownis kesukaan anakku.
dia sangat bahagia sampai memakan semua kuenya.
aku langsung tertawa terbahak-bahak karena mukanya sudah penuh dengan coklat.
__ADS_1
inilah kekuatanku, saat aku sudah sangat lelah tapi saat melihat senyuman dan tawa anakku aku seperti mendapatkan kekuatan untuk tetap bertahan. dan... inilah aku hingga saat ini masih tetap bertahan demi putri kecilku.
pagi pun tiba..
aku terbangun jam lima subuh, aku bangun dan mulai memasak sarapan pagi untuk putri kecilku. sambil mendengarkan musik kesukaanku, tanganku mulai bergerak untuk memotong sayuran yang akan ku masak.
kadang kala aku pun ikut bernyanyi sambil berjoget,. ahahahaha... itulah kegilaanku di setiap pagi.
aku yang hanya anak yatim piatu menghibur diri dengan cara begini.
kebahagiaan yang Tuhan berikan ini sangatlah berharga bagiku.
memang terkadang rasa rinduku untuk ayah ibu selalu muncul dan itu membuatku merasa sesak hingga ke tulang-tulang ku.
setelah selesai masak dan menyajikan masakan ku di meja makan. aku pun mulai duduk dan menulis.
__ADS_1
oh yaa....
aku seorang penulis novel, dari kecil aku suka sekali membaca novel atau komik. dengan kesukaanku itu akhirnya aku pun jadi seorang penulis, aku sering menuangkan segala isi hatiku di dalam tulisanku.
saat menulis hatiku terasa ringan dan nyaman, hingga tulisanku di sukai banyak orang dan itu membuatku semakin bahagia.
di tengah-tengah kegiatan menulis ku Putri kecil ku bangun dengan muka yang sangat lucu dia langsung meminta untuk makan.
dengan senyuman yang terbit di bibirku, aku segera bangun dan melayani anakku.
walau hanya berdua kami sangat menikmati hari-hari kami tanpa kabar dari suamiku.
dia yang selalu sibuk hingga tak bisa melihat kelucuan dari anak perempuannya.
semoga dirinya menyadari akan hal ini, bahwa anaknya menunggunya, berharap dia datang dan mencurahkan segala cintanya untuk putri kecilnya ini.
__ADS_1