
Selesai bermain air di pagi hari itu, Alice melanjutkannya dengan berenang di kolam renang infinity yang ada di sana. Sedangkan Anton pergi ke kamar mandi membersihkan tubuhnya lalu bergegas ke pantry untuk menyiapkan sarapan untuk mereka.
Anton memilih membuat roti bakar dan telur mata sapi kemudian membuat kopi expreso dan teh camomile kesukaan kekasihnya itu. Setelah selesai menyiapkan sarapannya pria itu bergegas ke kamar mandi untuk mandi membersihkan dirinya.
"Al.. sarapan dahulu.. setelah itu mandi.. kita akan pergi sebentar lagi." Ucap Anton saat pria itu telah selesai dengan mandinya dan mengenakan kaus polo berwarna oranye dan celana pendek.
"Ahh.. hemm.. okey.. aku sudah selesai kok.. aku mandi dahulu deh.." Ucapnya dan bergegas pergi ke dalam bak mandi dan membersihkan tubuhnya.
"Sudah siang nih sayang yuk cepat kita sarapan.. sebentar lagi guide kita pasti datang." Ucap Anton sambil duduk di meja makan sambil melihat Alice yang baru saja keluar mengenakan baju renang dan luarannya kaus putih besar dengan celana hot pants.
"Iya sayang." Ucap Alice dan duduk di kursi meja makan yang menghadap ke lautan lepas.
"Hari ini kita memang akan kemana?" Tanya Alice penasaran dan mulai mengunyah sarapannya.
"Rahasia dong.. nanti kamu akan tahu apa yang akan kita lakukan hari ini." Ucap Anton menggoda kekasihnya dan mulai memakan juga sarapannya.
Tok tok tok
"Masuk." Ucap Anton kepada seseorang yang mengetuk pintu kaca resort mereka.
"Apa kalian sudah siap?" Tanya guid itu kepada mereka.
"Hem kami sudah siap.. yuk Al nanti takut keburu siang. Ohya saya lupa mengenalkan kamu, ini pak Shing yang akan memandu kita. Pak Shing ini Alice tuangan saya." Ucap Anton kepada guide itu.
__ADS_1
"Hemm senang berkenalan dengan anda nyonya Anton." Ucap pria tua itu.
"Senang berjumpa dengan anda tuan Shing." Ucap Alice.
Mereka bergegas pergi menyusuri jembatan itu menuju speed boat mereka. Anton mengulurkan tangannya membantu Alice untuk menaikinya.
"Terima kasih." Ucap wanita cantik itu. Anton mencium pelipis wanita itu. Alice yang mendapatkan ciuman itu berekasi langsung mencubit perut pria itu.
"Hentikan itu.. malu ada orang." Ucap Alice melihat ke arah tuan Shing dan satu kru lain yang mulai menyalakan speed boatnya menyusuri lautan luas itu. 10 menit mereka menyusuri lautan itu menuju spot snorkeling Gaspinolhu.
"Mau snorkeling Al?" Tanya Anton saat speed boot itu berhenti. dasar permukaan laut dapat terlihat dari atas sana. Kedalaman air laut di sana tidak terlalu dalam. Anton memberikan Alice kacamata renang, kaki katak, dan snorkel yang berbentuk seperti huruf J.
"Kau mempersiapkan ini?" Tanya Alice tidak percaya dengan yang di berikan kekasihnya itu.
"Tentu saja.. aku selalu totalitas untuk membahagiakan mu. Jika menurut mu ini snorkling masih kurang, kita bisa pindah untuk melakukan scuba diving under water atau bahkan bermain dengan hiu." Ucap Anton sambil memainkan alisnya naik turun, kepada kekasihnya itu.
"Benarkah?" Tanya Alice tidak menduga jawaban itu.
"Emhhh snorkeling saja dulu.. Sekalian pemanasan.." Ucap gadis itu. Anton menganggukkan kepalanya. Alice menggunakan peralatannya begitu juga dengan Anton. Pria itu menemani Alice menjelajah bawah lautan itu.
Air yang biru jernih, ikan-ikan, terumbu karang dan hewan biota bawah laut yang berwarna warni tampak indah menghiasi bawah laut. Sesekali gadis itu bermain-main bersama ikan kemudian muncul ke permukaan untuk mengambil nafas dan melanjutkan menyelam kembali. Anton selalu mengikuti gerak bahkan nafas gadis itu. Sehingga saat gadis itu muncul di permukaan, Anton juga mengikutinya muncul di permukaan dan mengambil nafas. Bahkan mereka tersenyum dan bermain bersama dengan beberapa ikan-ikan yang berwarna warni itu.
Satu jam mereka sudah melakukan snorkeling sambil sesekali bercanda dengan Anton di dalam air.
"Huft.. Anton kau curang.. seharusnya kau menunggu ku dahulu." Ucap Alice saat berada di permukaan air untuk mengabil nafas.
"Itu salah mu karena tidak bisa mengejar ku." Ucap Anton menggoda kekasihnya.
"Apa kau sudah puas?" Tanya Anton memastikan kekasihnya sudah selesai dengan snorkling ini.
__ADS_1
"Belum.. bisakah kita diving sekarang.. kita ke lautan yang lebih dalam.. aku mau melihat hiu seperti ucapan mu." Ucap Alice meminta kekasihnya untuk pindah lokasi mereka saat ini.
"Hemm.. baiklah.. Naiklah.." Ucap Anton dan membantu Alice menaiki speed boat mereka. Setelah Alice naik dan kemudian Anton juga menaiki speed boat itu dan langsung berbicara dengan tuan Shing untuk pindah lokasi mereka saat ini, tuan Shing mengerti dan pindah menuju spot Kuda Faru untuk melakukan scuba diving.
"Ini.. pakai ini.. 10 menit lagi kita sampai." Ucap Anton kepada Alice.
Anton memberikan perlengkapan menyelam seperti masker (Kacamata), regulator, beserta drysuit (Baju renang), Bouyancy Compensation Device (BCD) seperti jaket yang mengaliri udara, Gauges (Jumlah tabung oksigen), kaki katak, dive komputer (Menunjukan tekanan udara, kedalaman air, dan suhu udara), torch (Senter), tank (Tabung menyelam).
"Bisa memakainya?" Tanya Anton saat melihat kekasihnya mengenakan dry suit. Anton membantunya mengenakan pakaian itu beserta beberapa peralatan lainnya.
"Terima kasih." Ucap Alice.
Setelah itu Anton mengenakan pakaiannya dan di bantu oleh salah satu kru tuan Shing. Kru itu juga mengenakan pakaian menyelam untuk menunjukkan jalan untuk mereka di dalam lautan biru jernih itu.
Mereka mulai menyelam dan kru itu memberikan kode agar Alice dan Anton mengikutinya. Mereka berenang berkelompok hingga di dalam dasar laut tampak terumbu karang dan ikan warna warni yang sedang menari-nari bersamaan dengan dorongan arus di dasar laut.
Alice dapat melihat penyu, ikan pari bahkan ikan hiu. Anton tidak lupa selalu mengabadikan semua momen kebersamaan mereka. Dua jam telah berlalu. Kru kapal itu memberikan tanda dengan gerakan jarinya untuk naik kepermukaan, sepertinya permainan di dalam bawah laut kali ini sudah selesai. Anton dan Alice memberikan tanda 'ok' dengan jarinya dan mereka pun mengikuti pria itu menuju ke permukaan yang tidak jauh dari speed boat mereka.
Saat sampai di permukaan, Anton membantu Alice menaiki speed boat dan kemudian Anton di bantu oleh pria kru itu untuk naik ke atas. Mereka melepaskan semua peralatannya dan di letakkan di samping perahu itu.
"Bagaimana apakah kamu sudah puas?" Tanya Anton memastikan bahwa kekasihnya sudah puas bermain di dalam lautan dengan semua biota bawah laut itu.
"Hemm sangat puas.. namun sekarang aku lapar.." Ucap Alice sambil tersipu malu.
"Baiklah kita akan makan. Tunggu sebentar." Ucap Anton dan kembali berbicara dengan tuan Shing mengenai perjalanan mereka kali ini.
Speed boat kembali berjalan mengarungi ombak yang tenang. Perairan yang biru jernih dengan cahaya matahari yang sudah ada di atas kepala mereka membuat kilauan seperti berlian di atas permukaan air laut yang cukup tenang itu.
__ADS_1
Bersambung....