JiHan (Janji Dan Penghianatan)

JiHan (Janji Dan Penghianatan)
Liburan impian


__ADS_3

‘Benar katanya jika bukan dia yang menyelamatkan ku, lelaki tua bangka itu pasti yang akan melakukannya. Lagi pula semua ini karena kesalahan ku sendiri, karena aku tidak waspada malam itu. Dan lagi aku tidak ingin berhubungan lagi dengan pria licik ini lagi untuk selamanya.’ Batin Alice.


“Apakah aku punya pilihan lain?” Tanya gadis itu.


“Sayangnya tidak.” Ucap K sambil melipat tangannya.


“Jika begitu mengapa kau harus bertanya.” Ucap Alice kesal.


“Lalu bagai mana Nona dengan keputusan mu?” Tanya pria itu datar.


“Apakah kau akan berjanji setelah itu kita tidak akan terikat memiliki hutang atau apapun itu?” Tanya gadis itu untuk memastikan.


“Tentu saja.” Ucap pria itulangsung.


“Baiklah lakukan apapun maumu.” Ucap gadis itu menyerah, K tersenyum akan jawaban gadis itu.


“Baiklah.. Kau sudah menghabiskan sarapan mu, ayo kau ikut dengan ku sekarang.” Ucap pria itu sambil bangkit berdiri dan pergi dari sana.


Alice mengikuti pria itu dari belakang. Mereka menyusuri jalan setapak di belakang vila yang di apit oleh pepohonan yang tumbuh subur di sepanjang jalan menuju ke sebuah tebing yang di bawahnya menghampar lautan yang luas sepanjang mata memandang. Alice menikmati indahnya pemandangan dari atas sana.


Deburan ombak yang teratur menerpa tebing menjadi suara latar yang indah, belum lagi sesekali terdengar kicauan burung yang bercengkrama di atas pepohonan di belakangnya. Laut biru yang terhampar luas sangat cantik dengan biasnya cahaya matahari pagi tampak seperti berlian yang berkilauan di atas lautan. Suasana tenang, damai dan indah menenangkan hati Alice pagi itu.


‘Rasanya ingin sekali aku menjadi ikan dan berenang menuju lautan yang luas.’ Batin Alice


“Ikut aku.” Ucap K dan bergerak turun ke bawah menuju sebuah jalan setapak lagi. Alice mengikuti pria itu dalamdiam.


Mereka sampai di sebuah tebing yang rendah yang dapat melihat dasar lautan yang tidak terlalu dalam dari atas sana. Dari atas sana mereka bisa melihat berbagai jenis terumbu karang, rumput laut, ikan beraneka jenis dan warna sedang bercengkrama dengan biota bawah laut lainnya seperti sedang menari seirama mengikuti arus air laut di bawah sana. Sungguh pemandangan yang sangat cantik dan indah yang dapat menenangkan mata dan hati.


“Pergilah.” Ucap pria itu.

__ADS_1


“Apa maksudmu?” Ucap Alice binggung.


“Bukankah kau ingin berenang. Kau bisa melakukannya, kedalaman air lautnya tidak sampai 10 meter di bagain yang terdalam disini dan ombaknya di sini sedang tenang. Kau bisa melakukan free diving (Selam bebas) jika kau ingin tentu saja.” Jelas pria itu.


“Benarkah? Tapi aku tidak membawa..” Belum selesai ucapan Alice, K memotong ucapannya.


“Pakai ini. pernafasanmu bagus bukan?” Ucap pria itu sambil memberikan masker (alat bantu untuk melihat ke dalam air seperti kacamata renang  dengan silikon hingga menutupi bagian hidung) dan fin (alat bantu gerak dalam air atau bisa di sebut juga kaki katak).


“Aku bisa menahan nafas dengan baik. Dari mana kau mendapatkannya?” Tanya gadis itu bingung, pasalnya pria itu tidak membawa apa-apa dari tadi. Dan sekarang malah ada sepasang alat untuk membantu dia melakukan free diving.


“Aku selalu menyimpan kembali alat itu disini. Ini memudahkan ku jika aku ingin menggunakannya lagi lain waktu jika aku kemari.” Jelas pria itu. “Kau bisa melompat dari sini untuk menikmati keteganggan dan itu rasanya mengasikkan.” Lanjut pria itu.


“Wah sepertinya kau memiliki hobi yang menyenangkan di luar kebiasaan dari seorang mafia.” Ucap gadis itu, sambil mencoba melepaskan resleting di belakang punggungnya.


“Yahh begitulah.. Selain menghancurkan atau membunuh musuh ku, aku memiliki hobi indah lainnya. Apakah kau mulai tertarik padaku Nona?” Ucap K sambil membantu Alice menurunkan resleting dress yang gadis itu gunakan.


Alice melepaskan dressnya dan membiarkan bra serta ****** ******** saja, lalu dia membenarkan ikatan pada rambutnya agar terikat rapih dan kuat. Kemudian memasangkan masker pada matanya dan fin pada kakinya, tidak lupa dia melakukan sedikit pemanasan dan pereganggan ototnya dan melompat dari atas tebing. K memperhatikan semua gerak-gerik gadis itu tanpa mengalihkan pandangannya sedikitpun, pria itu merasa tersihir dengan semua tingkah-laku yang gadis itu lakukan.


Byurrrr


splasssh


Alice muncul kepermukaan dan kemudian mengambil nafas dan mencoba menyelam kembali. Alice menikmati berenang bersama ikan-ikan yang berwarna-warni serta berbagai macam biota bawah laut beraneka warna lainnya di dasar laut. Sesekali ia muncul di permukaan untuk menggambil nafas dan kembali menyelam kebawah menikmati keindahan pada dasar laut yang begitu memukau mata. K melihat Alice dari atas sana dan tersenyum menggembang menikmati keindahan yang tuhan ciptakan untuknya saat ini.


Tak terasa 1jam telah berlalu Alice memutuskan untuk megakhiri free divingnya dan hanya berenang menuju tepi pantai. Saat sampai di tepi pantai Alice melihat pria di depannya memberikan buah kelapa yang sudah di pangkas bagian atasnya dan sudah di congkel bagian atas kelapanya, memudahkannya untuk langsung menegak isi air dari kelapa itu.


“Terima kasih.” Ucap Alice saat dia telah menegak setengah dari air kelapa itu. Lelaki itu tidak menjawab, diahanya memberikan senyuman.


“Sungguh ini malah jadi seperti liburan terindah dalam hidupku, yang selalu aku mimpi-mimpikan. Meski aku harus mengalami hal yang tidak menyenangkan juga.” Ucap gadis itu.

__ADS_1


“Ku harap kehadiran ku tidak termasuk dalam hal yang tidak menyenangkan itu.” Ucap pria itu.


“Ya tentu saja, kau termasuk dalam hal yang tidak menyenangkan itu.” Ucap gadis itu jujur.


“Astaga, kejamnya dirimu.” Ucap pria itu pura-pura terluka hatinya dan memegang dadanya.


“Ayo kita kembali.” Ucap gadis itu.


“Kau yakin tidak ingin menikmati dasar laut lagi?” Tanya K serius.


“Ya, aku sudah cukup puas. Lagi pula sekarang aku lapar, aku tidak bisa melakukan apapun jika aku lapar bukan.” Ucap gadis itu ketus.


“Baiklah Nona, mari kita pulang. Aku akan memasakkan sesuatu untuk mu.” Ucap pria itu.


Alice mengikuti langkah K menyusuri jalan setapak yang sepertinya berbeda dengan jalan yang sebelumnya. Tak lama mereka tiba di samping vila, K masuk ke dalam rumah dan menuju dapur untuk menyiapkan makan siang mereka. Sedangkan Alice bergegas masuk ke dalam rumah menuju lantai atas, dia masuk ke dalam kamar mandi untuk membilas tubuhnya.


Setelah mandi Alice mengenakan handuk kimononya dan mengambil pakaian di dalam walk in closet. Dia keluar mengenakan dress berlengan berwarna putih dengan tie dye pink dan orange dengan potongan belahan dada rendah. Gadis itu menggerai rambutnya yang masih setengah basah dan turun ke bawah menuju meja bar, di sana dia melihat pria itu telah selesai memasak spaghetti Bolognese yang di letakan di atas meja bar dan segelas orange jus.


“Silahkan Nona, pesanan anda sudah siap.” Ucap pria itu.


“Terima kasih tuan bertopeng.” Ucap gadis itu.


“Nama ku K Ara, atau ku panggil kau Ice saja.” Ucap pria itu.


“Terserah kau saja tuan bertopeng, yang pasti aku akan memanggil kau dengan sebutan apapun mauku.” Ucap gadis itu ketus, dan gadis itu meneruskan makanannyayang telah di buatkan oleh K.


“Kau tidak takut aku akan meracuni mu?” Tanya K.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2