
Leo segera berlari keluar dari ruang ICU seketika itu juga saat mendengar bunyi dari layar pendeteksi detak jantung Adelia, istrinya.
Wajahnya pucat dengan jantung yang berdetak kencang, tubuhnya pun terasa gemetar, bahkan pelupuk nya pun mendadak penuh dengan buliran air mata siap turun berjatuhan.
Dokter dan dua perawat pun segera berhamburan memasuki kedalam ruangan, mereka segera memeriksa kondisi Adelia.
Leo menunggu dengan penuh kecemasan seraya berdoa kepada Tuhan, semoga istri yang sangat di cintai'nya itu baik-baik saja. Jika dirinya sampai kehilangan sang istri maka sudah dapat di pastikan dia tidak akan punya semangat lagi dalam menjalani hidupnya.
Bagi Leo, yang merupakan seorang bos mafia, berhati dingin, kejam dan mempunyai sifat percaya diri yang tinggi selangit, Adelia adalah kehidupannya, detak jantungnya dan udara untuk dirinya bernafas.
Maka, apabila Istrinya tersebut sampai tiada, tentu saja jantungnya akan terasa terhenti, kehidupannya akan tiada arti, dan napasnya pun akan terasa sesak.
Leonardo bersimpuh di atas lantai dengan deraian air mata yang keluar begitu saja membanjiri pipinya, memohon dan berdoa penuh harap bahwa Tuhan, agar memberikan kesempatan kepada Adelia untuk bernafas.
''Aku mohon, aku mohon... Ya Tuhan, selamatkan'lah istriku, aku berjanji akan menjalani hidupku dengan lebih baik lagi, aku mohon tuhan'ku... hiks hiks hiks...'' Doa Leo penuh harap.
Sementara itu, di dalam sana, Dokter dan dua perawat berusaha sekuat tenaga mereka untuk mengembalikan denyut jantung pasiennya yang sempat terhenti, dan mereka pun melakukan rangsangan detak jantung menggunakan alat kejut jantung yang bernama defibrilator, mereka menempelkan alat tersebut secara berkali-kali kepada pasien yang bernama Adelia tersebut, sampai akhirnya denyut jantung yang sempat terhenti itu pun kembali berdetak.
Dokter kemudian bernapas lega, karena akhirnya usaha mereka tidaklah sia-sia, mereka pun keluar dari dalam ruangan setelah memastikan bahwa keadaan Adelia stabil kembali.
''Bagaimana keadaan istri saya, Dokter?'' sesaat setelah Dokter keluar dari dalam ruangan.
__ADS_1
''Syukurlah, akhirnya kondisi pasien kembali stabil, meski detak jantung'nya sempat terhenti, setelah kami melakukan tindakan Pebrilasi, kami akhirnya berhasil mengembalikan denyut jantung'nya,'' jawab Dokter bernafas lega.
''Syukurlah, ya Tuhan... Terima kasih atas segala karunia'mu ini,'' jawab Leo mengusap wajahnya secara kasar.
''Bolehkah saya masuk kembali, dan menemani istri saya di dalam?''
Dokter pun mengangguk.
Leonardo segera masuk kedalam seketika itu juga, Berdiri di samping tubuh sang istri yang sudah kembali stabil.
''Terima kasih karena masih mencoba bertahan, terima kasih karena telah kembali, sayang. Hiks hiks hiks ...'' Leo menggenggam jemari Adel dan mengecupnya dengan berurai air mata.
Tit
Tit
Tit
Hanya suara yang berasal dari layar yang terdengar, Leo terus mengucapkan terima kasih, meski masih tidak mendapat jawaban, karena Adelia, sang istri seperti masih tertidur pulas.
***
__ADS_1
''Apa...?''
Alex terkejut, mendapatkan kabar dari Revan bahwa Istri dari Rivalnya ternyata sudah melahirkan dan sekarang dalam keadaan koma di Rumah Sakit.
''Kamu yakin kamu tidak salah?'' tanya Alex kembali memastikan.
''Yakin sekali, bos. Kemarin saya bahkan berkunjung ke Rumah Sakit untuk memastikan,'' jawab Revan meyakinkan.
''Antar'kan aku ke sana, sekarang juga,'' pinta Alex berdiri.
''Tapi, bos. Mau apa kita ke sana? jangan sampai kita membuat keributan di Rumah Sakit.'' Revan mengerutkan keningnya.
''Bodoh...! kata siapa aku akan membuat keributan di sana? aku hanya ingin melihat kondisi Adelia, dan melihat bayi yang baru saja di lahir'kan nya.''
Revan semakin mengerutkan keningnya, bahkan kali ini dengan alis yang saling ditautkan, semakin tidak mengerti dengan apa yang di maksud oleh bos'nya tersebut, namun, dia sama sekali tidak berani bertanya, karena tidak ingin membuat Alex semakin marah kepada dirinya.
Alhasil, Revan hanya menuruti keinginan bos'nya tersebut, dengan berjuta tanda tanya di dalam otaknya, dan segera membawa Alex ke Rumah Sakit dimana Adelia berada.
___________------------____________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya Reader ❤️❤️❤️
__ADS_1