Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan
Misi Terakhir


__ADS_3

Leonardo si bos Mafia yang bernama Black window telah kembali setelah beberapa bulan mengalami hilang ingatan, dan sudah berniat untuk meninggalkan dunia Mafia dan hidup bahagia di kota kecil bersama istri tercinta.


Namun niat tulusnya tersebut harus pupus karena sang ibundanya yang bernama Nyonya Liana tewas terbunuh oleh entah siapa, kuat dugaan bahwa yang membunuh sang ibu adalah musuh bebuyutannya, yaitu, Alex Will.


Dahulu mereka berdua pun bersahabat, namun karena kematian adik dari Alex yang di sebabkan oleh Leonardo, membuat Laki-laki tersebut memendam dendam yang teramat dalam kepada dirinya.


Leonardo berniat untuk mencari orang yang telah membunuh ibunya lalu akan membalaskan dendam, setelah hal itu selsai di lakukan barulah dia akan benar-benar meninggalkan dunia tersebut dan hidup tenang bersama sang istri tercinta.


''Aku punya misi terkahir untuk kalian,'' ucapnya dengan suara penuh wibawa dan terlihat berbeda ketika dia berada rumah, tatapan matanya terlihat tajam dengan tangan yang di kepalkan.


''Misi apa bos? kenapa bos mengatakan bahwa ini misi terakhir? memangnya bos mau kemana?'' ucap anak buahnya yang bernama Ryan yang berdiri di barisan paling depan.


''Aku minta kepada kalian semua untuk mencari orang yang telah membunuh ibuku, cari sampai dapat meski ke ujung dunia sekali pun,'' ujar Leo masih dengan tatapan tajam dan raut wajah yang penuh dendam.


''Baik bos, kami akan melakukan yang terbaik,'' jawab Ryan dengan sedikit membungkuk.


Lalu Leonardo mengeluarkan amplop coklat yang sangat tebal dari dalam saku celananya, dia melemparkan amplop itu ke atas meja.


''Ini untuk biaya makan kalian semua, jika sudah ada kabar atau bertemu dengan orang yang mencurigakan, segera beri tahu aku,'' ucapnya Leo dengan wajah yang masih terlihat garang layaknya seorang mafia.


''Mohon maaf bos, apa bos tidak curiga dengan Alex? dia orang yang pantas di curigai,'' ucap salah satu anak buahnya.


''Aku juga berfikir begitu,'' jawab Leo dengan wajah geram.


''Kalau begitu apakah kita perlu mengintai dia?''


''Tentu saja, intai dia 24 jam kalau perlu,'' jawab Leonardo.


Mengingat nama Alex yang merupakan mantan sahabat nya yang di kenal mempunyai sifat kejam dan tidak pandang bulu, dia pun jadi teringat Adelia, istri tercintanya, dia takut jika Alex juga akan melukai sang istri.

__ADS_1


''Ryan... mulai sekarang ada tugas baru untukmu, aku minta kau jaga istriku, aku ingin kau jadi supirnya dan menemani serta menjaga dia.''


''Baik bos, saya akan menjaga nona Angelina dengan baik, tapi bos, bolehkah saya bertanya? bos kapan menikah ya? kok kita semua tidak tahu? apa bos sengaja tidak mengundang kami?''


''Tidak... tidak...! istriku bukan Angelina," jawabnya memandang ke arah anak buahnya yang terlihat memasang wajah penuh dengan tanda tanya.


"Lalu....?" tanya Ryan dengan mengerutkan keningnya.


"Namanya Adelia, nanti aku akan memperkenalkan kau langsung dengan dia, dan akan aku ceritakan mendetail'nya nanti,'' jawab Leo.


''Baik bos,'' Ryan sedikit membungkukkan tubuhnya tanda mengerti.


Semua anak buahnya tampak melayangkan tatapan heran kearah wajah bos nya tersebut, mereka sungguh tidak mengerti dan tidak mengetahui, tentang bosnya yang ternyata sudah menikah? apalagi dia menikah dengan wanita bernama Adelia, sepengatahuan mereka jika Angelina'lah yang selama ini menjadi kekasih bosnya tersebut.


''Mengapa kalian menatapku seperti itu? apa kalian juga terpana dengan ketampanan'ku?'' tanya Leon dengan penuh percaya diri.


''Tidak apa-apa bos,'' mereka berkata dengan menunduk merasa segan, karena bos mereka menatap ke arah anak buahnya dengan tatapan penuh karisma.


''Baiklah... sekarang aku harus pergi ke kantor ibuku, banyak pekerjaan yang harus di selesaikan di sana, dan kamu Ryan, kamu ikut denganku, yang lainnya cepat jalankan tugas yang aku berikan tadi,'' ucap Leo berdiri lalu berjalan keluar dari ruangan tersebut.


Para anak buahnya pun kembali membungkuk memberi hormat, saat tubuh bos mereka melintas di hadapan mereka semua.


Leonardo memang terkenal sebagai seorang bos mafia yang penuh wibawa dan di takuti, namun dia pun terkenal royal dalam mengeluarkan uang untuk menyenangkan anak buahnya.


Dia tidak akan segan untuk memberikan uang dalam jumlah besar sebagai imbalan bagi anak buahnya yang patuh dan menjalankan tugas yang di berikan kepadanya dengan baik.


Namun ada satu hal yang sangat tidak dia sukai, yaitu, pengkhianatan. Leonardo tidak akan segan menyakiti bahkan membunuh anak buahnya yang berani berkhianat kepada dirinya, dan itulah yang terjadi dengan adik Alex Will.


Dia membunuh pria itu tanpa rasa ampun saat dia mengetahui bahwa adik dari sahabatnya tersebut berkhianat, meski sekarang dia sangat menyesali perbuatannya itu.

__ADS_1


___---___


Orang tua Leonardo adalah pengusaha kaya raya yang bergerak di bidang properti, itu sebabnya mereka meninggalkan banyak warisan kepada putra satu-satunya itu, pada awalnya dia tidak tertarik sama sekali untuk meneruskan perusahaan milik orang tuanya yang selama ini di kelola oleh mendiang sang ibu.


Namun karena ibunya telah tiada, mau tidak mau dia pun menggantikan posisi Nyonya Liana menjadi direktur utama di perusahaan tersebut.


Leonardo masuk ke kantor Real Estate miliki orang tuanya, dia berjalan dengan wajah penuh wibawa, yang di ikuti oleh Ryan dari belakangnya.


Dia pun masuk ke dalam ruangan direktur utama yang biasanya di tempati oleh mendiang ibunya, Nyonya Liana.


Ceklek


Ryan membukakan pintu untuk atasannya, Leo pun masuk ke dalam kantor tersebut, dan tanpa di sangka, Angelia sudah berada dan duduk di sana menanti dirinya.


Dia tersenyum, seketika merasa senang, karena akhirnya orang yang sedari tadi di tunggunya akhirnya datang, Leo berjalan mendekat dengan tatapan wajah datar, ia pun duduk di kursi Direktur.


''Sedang apa kamu disini?'' tanya Leo masih dengan wajah datar.


''Kenapa? aku memang bekerja disini ko, apa kamu lupa bahwa aku adalah sekretaris mendiang Tante Liana?'' jawab Angel berjalan lalu duduk di kursi yang terletak tepat di depan meja direktur dan berhadapan dengan Leonardo.


''Kalau begitu kamu aku pecat, karena perusahaan ini sekarang milikku, dan aku berhak memilih sendiri siapa yang akan menjadi sekertaris ku,'' jawab Leonardo dengan suara datar.


''Oh... ya...! silahkan saja kalau berani. Leo... Apakah istri kampungan'mu itu tahu kalau sebenarnya kamu adalah seorang bos mafia?'' tanya Angel bangkit lalu berjalan menghampiri Leo dan berdiri di sampingnya dengan meletakan lengan di pundak mantan kekasihnya tersebut.


Dia mendekatkan wajahnya ke arah telinga lalu berbisik dengan sangat pelan.


''Kita lihat, apakah istrimu itu akan sudi mempunyai suami seorang mafia, pembunuh pula?''


___________-----------____________

__ADS_1


__ADS_2