Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan
Gorengan Lagi


__ADS_3

Leo membuka rantang bertingkat berisikan makanan yang baru saja di antar'kan oleh Ryan, istrinya spesial mengirimkannya untuk santapan makan siang, jika di pegang dari wadahnya, seperti nya makanan yang berada di dalamnya masih terasa hangat, seperti baru saja selesai di buat.


Mata Leo seketika berbinar ketika membuka rantang yang berada di tingkat pertama, isinya adalah gorengan, makanan yang sudah lebih dari satu tahun ini menjadi favoritnya, dengan senyum terlihat mengembang dari kedua sisi bibirnya, Leo mengambil satu buah lalu mengigit nya, mengunyah secara perlahan sambil memejamkan matanya merasakan kenikmatan.


'Hmmm... gorengan buatan istri tercinta memang selalu nikmat di makan...' ( Leo bergumam sendiri)


Setelah selesai menyandatap satu buah gorengan, dia pun membuka rantang selanjutnya, yang berisikan nasi, lengkap dengan lauk pauknya, ada ayam goreng, tempe+tahu goreng lengkap dengan sambal terasi, Adel juga menyertakan buah-buahan sebagai makanan penutupnya.


Leo pun makan dengan lahapnya, istrinya sungguh sangat perhatian kepada dirinya, membuat hidupnya bahagia dan menjadi lebih berwarna, apalagi dalam waktu beberapa bulan lagi, buah hatinya akan segera lahir ke dunia, yang akan membuat kehidupannya semakin lengkap dengan kebahagiaan yang sempurna.


Kring


kring


kring


Ponsel Leo pun tiba-tiba berdering, dirinya menatap layar ponsel dan tertera nama istrinya, Leo tersenyum lalu menggunakan lengan kirinya untuk mengangkat telpon dan tangan kanannya memegang paha ayam gorengan yang sedang di makannya, dengan mulut yang penuh dengan makanan.


''Halo, sayang...!'' Leo menjawab telpon dengan suara yang terdengar sedikit berat karena dalam keadaan mengunyah makanan.


''Iya, halo... makanannya sudah sampai?'' tanya Adelia terdengar samar-samar dari dalam ponsel.


''Iya sudah sampai, sayang. Ini aku sedang makan, makasih ya sayang, gorengan'nya enak sekali,'' jawab Leo .


''Syukurlah... makan yang banyak ya, biar semangat kerja'nya, gorengan'nya kurang nggak? ibu spesial buatkan untuk kamu lho, kata ibu, sudah lama sekali dia tidak membuatkan gorengan untuk kamu.''

__ADS_1


''Cukup ko...! kamu juga makan yang banyak, jangan lupa minum susu juga, supaya bayi kita yang sedang berada di dalam sana sehat dan tumbuh dengan baik.''


''Iya, sayang. Ya sudah selamat makan ya, jangan lupa buah nya juga di makan.''


''Pasti dong...! Babay Adelia, istriku sayang...'' Leo pun menutup telpon lalu meneruskannya makan siangnya.


____----____


Sementara itu, Angel nampak sedang menunggu Ryan di Restoran di depan kantor, dia menatap ke arah luar, mencari keberadaan Pria yang akan makan siang bersama dirinya, sampai tidak lama kemudian, Ryan pun terlihat berjalan dari kejauhan masuk ke dalam Restoran dan menghampiri dirinya.


''Maaf, Nona Angel. Saya sedikit terlambat, tadi bos Leo mengajak saya mengobrol sebentar,'' ucap Ryan sesaat setelah dirinya sampai, dia pun menarik kursi lalu duduk berhadapan dengan Angel.


''Nggak apa-apa ko, aku juga baru sampai,'' jawab Angel dengan tersenyum.


''Makasih, aku pesan nasi goreng spesial aja,'' jawab Ryan dengan nada suara datar.


''Baiklah...''


Angel pun memanggil pelayan Restoran, dan memesan dua porsi nasi goreng dengan es jeruk sebagai minuman'nya.


Sambil menunggu makanan yang di pesan nya datang, Angel pun meletakan kepalan tangan di bawah dagu runcingnya, menatap wajah tampan Ryan dengan bibir yang sedikit di kembangkan.


''Ryan, apakah kamu sudah punya pacar?'' tanya Angel dengan tatapan yang sedikit menggoda.


''Eu... Anu... Nona...'' Ryan menjawab dengan terbata-bata.

__ADS_1


''Kenapa wajahmu pucat seperti itu? santai aja kali,'' ucap Angel, masih dengan tangan yang di letakkan di bawah dagu dengan tatapan mata yang terlihat menggoda serta senyum yang mengembang dari bibir sensualnya.


Ryan sungguh di buat salah tingkah, tangannya bahkan terasa dingin dengan keringat yang bercucuran, bagaimana tidak...? Angel selalu saja berpakaian seksi, meski dia mengenakan setelan jas berwarna abu, namun di bagian dada selalu di biarkan sedikit terbuka, membuat belahan dadanya seolah menyembul indah, membuat setiap mata pria yang melihatnya menelan ludah. Dan itulah yang saat ini sedang di rasakan oleh Ryan.


''Maukah kau jadi pacarku, Ryan...?'' pinta Angel secara tiba-tiba, membuat jantung Ryan berdetak kencang dengan tubuh yang serasa gemetar.


Akhirnya dia pun memberanikan diri menjawab, agar wanita yang sedang duduk di hadapannya, tidak terlalu banyak berharap.


''Maaf, Nona Angel, ada satu hal yang belum Nona ketahui tentang saya, sebenarnya... saya sudah mempunyai istri, dan satu orang anak, mereka tinggal di kampung halaman,'' jawab Ryan jujur dan apa adanya.


____________-------____________


*Jangan lupa


Like


komen


vote


Hadiah


Terima kasih reader... 💓 💓


*****

__ADS_1


__ADS_2