Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan
Bersungguh sungguh


__ADS_3

Adelia memutar badan dan kembali menatap wajah sang suami, dengan air mata yang tiba-tiba saja bergulir begitu derasnya membasahi pipinya, merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.


''Apa...? Ma--mafia...?'' tanya'nya lagi masih merasa tidak percaya.


Leo mengangguk lalu menunduk.


''Haaahhh... ha... ha... ha...! jadi selama ini aku menikah dengan seorang mafia? tidak-tidak... bahkan bos mafia?'' Adelia sedikit menaikan suaranya, tertawa dan menangis secara bersamaan.


''Maafkan aku baru mengatakannya sekarang, seharusnya aku memberitahukan nya lebih awal,'' Leo masih menunduk.


''Sebenarnya aku sudah curiga dari awal, bahwa kamu memiliki Genk, perkumpulan atau lain semacamnya, tapi aku tidak menyangka kalau itu adalah organisasi Mafia.''


''Tapi itu dulu, sekarang sudah tidak lagi, seperti yang kamu dengar tadi, aku ingin menjalani hidupku dengan baik, menjaga'mu, ibu dan calon bayi kita,'' Leo mengangkat kepala dan menatap wajah istri tercintanya dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.


''Apa kamu pernah membunuh orang?'' tanya Adel dengan nada suara yang terdengar berat dan sedikit bergetar.


Leonardo terdiam, dia menunduk tidak tahu harus berkata apa.


''JAWAB LEONARDO...'' Adel menaikan suaranya.


Dan akhirnya Leo pun mengangguk.


Adelia menutup mulut dengan satu tangannya, dengan air mata yang semakin deras membasahi pipinya, dia pun melangkahkan kakinya ke belakang, seraya menatap wajah suaminya, yang ternyata adalah seorang mafia dan pembunuh pula.

__ADS_1


''Adel...! dengarkan penjelasan aku dulu, please..." Leo hendak turun dan berdiri, namun dia mengurungkan niatnya karena kondisi kakinya yang tidak memungkinkan.


Adelia masih diam membisu, menatap wajah suami dengan rasa tidak percaya, dia pun terus melangkahkan kakinya kebelakang, berjalan mundur lalu kemudian berbalik dan berlari keluar dari dalam kamar.


Leo berteriak memanggil nama istrinya, dia bahkan menurunkan satu kakinya hendak turun dari atas ranjang, dan akhirnya...


Bruk...


Tubuh Leo tersungkur ke atas lantai, karena kakinya tidak sanggup menopang bobot tubuhnya, Leo pun berusaha mengejar sang istri dengan mengesot di atas lantai, dia masih belum bisa berdiri tegak apalagi berjalan, alhasil dirinya hanya bisa ngesot di atas lantai agar bisa mengejar.


Sementara itu, Ryan yang mengetahui Adelia berjalan keluar kamar dengan dalam keadaan menangis dan mendengar suara tubuh bosnya yang terjatuh dari atas ranjang, segera berlari ke dalam kamar.


Dan di sana dia telah mendapati bosnya sudah berada di atas lantai, dengan jarum infus yang hampir terlepas dan tampak mengeluarkan darah segar. Ryan segera menghampiri dan membantu bosnya tersebut berdiri dan naik kembali ke atas ranjang.


"Istriku sudah tahu semuanya, tentang siapa diriku yang sebenarnya, hiks... hiks... hiks..." jawab Leo, mengusap pipinya yang basah dengan air mata.


"Benarkah...? itu sebabnya Nyonya berlari keluar dengan dalam keadaan menangis?"


Leo mengangguk.


"Apa yang akan bos lakukan sekarang? ya ampun bos, lengan mu berdarah, sebentar, aku panggilkan Dokter dulu,'' Ryan segera berlari keluar, dan tidak lama kemudian dia pun kembali dengan Dokter yang mengikuti dari belakang.


Dokter pun segera memperbaiki jarum infus yang menancap tidak sempurna akibat terjatuh tadi, setelah itu Dokter pun pamit dan kembali keluar dari dalam kamar.

__ADS_1


''Bos...! Ryan menatap wajah Leo dengan tatapan penuh rasa iba.


''Aku tidak tahu apa yang akan aku lakukan sekarang, aku tidak pernah rela jika Adelia meninggalkan aku begitu saja, aku sangat mencintai dia, apalagi sekarang dia dalam keadaan mengandung. Apa yang harus aku lakukan, Ryan...?'' ucap Leo masih dengan lelehan air mata yang membasahi pipinya.


''Sebaiknya bos menunjukan kesungguhan hati bos kepada Nyonya Adelia, tunjukan bahwa bos benar-benar menyesal dan akan berubah, mungkin tadi Nyonya hanya terkejut, itu sebabnya dia langsung berlari dengan menangis, dia pasti syok...''


Leo terdiam mendengar ucapan Ryan, orang kepercayaan'nya. Apapun akan dia lakukan agar istrinya tersebut percaya bahwa, dirinya yang sekarang tidaklah sama dengan dirinya yang dahulu.


Leo bersungguh-sungguh ingin berubah, melupakan dendam dan meninggalkan dunia hitam, yang ingin dia lakukan sekarang hanyalah, menjaga dan menjadi ayah yang baik untuk istri, mertua dan calon bayi'nya.


____________----------____________


***Jangan lupa


Like


komen


vote


Terima kasih


.*****

__ADS_1


__ADS_2