Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan
Tempramental


__ADS_3

Adel keluar dari dalam rumah secara tergesa-gesa, karena penasaran mendengar suara teriakan memanggil namanya dari arah luar.


''Ada apa lagi kamu kemari?'' tanya Adelia dengan nada suara yang terdengar marah dan mengenali wajah Laki-laki tersebut.


''Tenang, Del. Aku kemari bukan untuk menagih hutang ko. Nih, aku mengantarkan Nona ini, dia datang jauh-jauh dari kota untuk mencari suamimu.''


'Apa dia bilang? suamimu?'


Angel berucap di dalam hatinya. Lalu ia memandangi wajah Adel secara seksama, memperhatikan tubuhnya dari ujung rambut, sampai ujung kaki, dan setelah di ingat-ingat ternyata wanita ini memanglah wanita yang bersanding dengan Alberto di dalam Poto.


Sementara itu, Adelia tampak melakukan hal yang sama, dia memperhatikan wanita cantik berpakaian seksi yang katanya mencari suaminya, jika dilihat dengan seksama, wanita yang saat ini sedang memandangi dirinya ini seperti bukan wanita sembarangan.


Hanya melihat sekilas saja, Adel sudah dapat menebak kalau wanita ini berasal dari keluarga kaya, dan termasuk ke dalam kaum sosialita, sangat jauh berbeda dengan dirinya, yang hanya berasal dari rakyat biasa yang sehari-harinya mencari nafkah dengan berjualan gorengan.


''Saya kesini untuk mencari Laki-laki tampan yang bernama Alberto, apa kamu mengenalnya?'' tanya Angel dengan nada suara yang terdengar tidak bersahabat.


''Alberto? siapa dia? aku sama sekali tidak mengenal Laki-laki yang bernama Alberto,'' jawab Adel.


''Sudahlah, jangan berbohong, aku jelas-jelas melihat Poto mu di media sosial saat sedang bersanding dengan dia, memakai baju pengantin pula, apa itu maksudnya?'' tanya Angel dengan tatapan mata tajam dan suara yang sedikit di naikkan.


''Apa yang kamu maksud adalah Axel? suamiku,'' tanya Adel yang akhirnya menyadari jika pria yang di cari oleh wanita ini adalah Axel, pria yang sudah menjadi suaminya.


''Nama dia Leonardo... bukan Axel. Seenaknya saja kamu ganti nama orang sembarangan,'' ucap Angel dengan nada suara yang penuh penekanan.


Adelia terdiam sejenak, dia seperti sedang memikirkan tentang hal yang sedang di hadapi nya saat ini, sepertinya, wanita ini adalah pacar atau kerabat dari Axel yang katanya bernama asli Leonardo.


Namun Rasanya wanita ini tidak mungkin jika hanya kerabat Axel, sepertinya jika sebagai pacar lebih terasa masuk akal, mengingat, dia, wanita cantik dan seksi ini seperti merasa cemburu kepada dirinya.


Saat keduanya sedang bersitegang dan beradu pandang dengan tatapan yang sinis, pria yang sedang di bicarakan pun datang, Axel berjalan menuju halaman dengan membawa satu kantong besar sayuran.

__ADS_1


Axel yang awalnya tersenyum saat melihat sang istri dari kejauhan, seketika merubah raut wajahnya menjadi muram dan terkejut seketika saat melihat Angel berdiri saling berhadapan dengan istrinya.


Dia pun berjalan pelan, menatap tubuh Angelina, yang tentu saja dapat dia kenali dengan sangat mudah, meski hanya melihat dari arah belakang. Dia menatap dengan seksama memperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kaki, untuk meyakinkan hatinya bahwa yang di lihatnya memanglah Angelina, wanita yang dahulu pernah di cintanya.


Kantong kresek yang di pegang'nya pun seketika jatuh ke atas tanah dan menimbulkan suara yang lumayan nyaring di dengar.


Brak...


Angel menoleh ke arah sumber suara, dan matanya berbinar seketika melihat wajah Laki-laki tampan yang selama ini dia cari keberadaanya.


''Leonardo...'' sapa'nya dengan suara yang terdengar berat dan mata yang sedikit berkaca-kaca.


Dia berdiri mematung seketika, masih merasa tidak percaya bahwa kekasih yang sangat di rindukannya kini sedang berada di hadapannya.


Angel pun berjalan pelan menghampiri Leonardo, menatap dengan tatapan yang penuh dengan kerinduan. Dan sedetik kemudian...


Angel memeluk tubuh tinggi dan kekar Leonardo, dia menangis sesenggukan dengan tangan yang lingkarkan di punggung kekasihnya tersebut.


''Kamu kemana saja? aku mencarimu kemana-mana, hiks hiks hiks...''


Leonardo hanya berdiri mematung, pandangan lurus menatap ke arah Adelia yang berdiri tidak jauh darinya, mata istrinya pun terlihat penuh dengan air.


''Maaf, kamu siapa?'' tanya Axel berpura-pura tidak mengenali.


Angel terkejut seketika dan melepaskan dekapan tangannya, lalu dia mendongakkan kepalanya menatap wajah Leonardo dengan tatapan heran.


''Apa kamu tidak mengenaliku? ini aku, Angelina, kekasihmu?'' tanya Angel merasa heran dan terkejut mendapati kekasih yang sangat di cintai'nya ternyata tidak mengenali dirinya sama sekali.


''Maaf, tapi saya sungguh tidak mengenali dirimu,'' jawabnya dengan tanpa menatap wajah Angel, pandangannya tampak masih mengarah lurus kepada sang istri.

__ADS_1


Adelia berlari ke dalam rumah dengan lelehan air mata yang sudah tidak dapat lagi dia tahan, hatinya sungguh merasa sangat sakit, melihat suaminya di peluk oleh wanita lain, dengan berpakaian seksi pula, rasa cemburu seolah memenuhi hatinya saat ini.


''Adelia...!'' Axel hendak berlari mengejar sang istri, dia tidak menghiraukan sama sekali tubuh Angel yang saat ini berada sangat dekat dirinya, dan bahkan dia dalam keadaan menangis.


Angel pun mematung seketika, dia masih merasa tidak percaya dengan apa yang sedang menimpanya, lalu ia meraih pergelangan tangan Leonardo yang hendak mengejar Adelia ke dalam rumah.


''Tunggu...'' cegahlah, menggenggam pergelangan tangan Axel dengan begitu kuat.


''Apa kamu sungguh tidak mengenali ku? atau hanya berpura-pura tidak kenal dengan aku, karena telah memiliki istri, wanita kampung seperti dia? Hah...'' tanya Angel sudah merasa sangat kesal dengan sikap Axel kepada dirinya.


''Bukan seperti itu, kita bicara lagi nanti, ya,' Judul jawab Axel lalu melepaskan tangan Angelina dengan kasar, setelah itu dia langsung berlari ke dalam rumah.


''Kurang ajar, LEONARDO...!'' Angel berteriak dengan kencang, memanggil nama Axel, namun tak dihiraukan sama sekali oleh Laki-laki tersebut.


Dia tak mau kalah, dirinya dengan segera menyusul Axel ke dalam rumah dengan perasaan yang sudah terasa sangat kesal. Angel memang memiliki tempramen yang buruk, dan itu sebenarnya yang membuat Axel tidak ingin kembali menjadi kekasihnya, dan sudah sejak dulu Axel memang sudah berencana untuk memutuskan hubungan dengan wanita ini.


''Leonardo, tunggu aku, kamu tidak bisa meninggalkan aku begitu saja, hanya untuk bersama dia,'' ucapnya dengan masih dalam keadaan berjalan mengejar.


Axel tak menghiraukan wanita yang terus memanggil namanya dengan membabi buta, dia pun masuk ke dalam kamarnya, dan mendapati sang istri sedang menangis dan meringkuk di atas ranjang.


''Del... aku bisa menjelaskan ini, aku sungguh tidak mengenali wanita itu,'' Axel duduk di samping tempat tidur.


Adel tidak menjawab, dia hanya menangis sesenggukan.


''Adelia...!'' panggilnya kembali.


Tak lama kemudian pintu kamar pun dibuka, secara paksa oleh Angelina, Axel dan Adelia yang sedang berada di dalamnya pun terkejut seketika.


__________----------__________

__ADS_1


__ADS_2