
''Apa maksud'mu, bajingan, anak siapa yang ingin kau tes DNA?'' Leo mencengkram kerah baju Alex ,hingga kepala Alex pun mendongak ke atas, menatap langit-langit Rumah Sakit.
Revan yang berdiri di belakang bosnya segera melepaskan lengan Leo dengan kasar dan berdiri tepat di hadapan Leo, mencoba melindungi Alex, dengan memasang badan.
Leo pun kesal, dia mengangkat tangan dengan di kepalkan hendak menghantam Revan, namun gerakan tangannya terhenti seketika tatkala dia tersadar dan teringat bahwa mereka sedang berada di Rumah sakit.
Tidak lama kemudian Ryan dan Angel nampak berjalan dari arah kejauhan, menatap dengan setengah berlari menghampiri Leo yang sedang dalam keadaan emosi.
Ternyata Ryan memutuskan untuk segera kembali ke rumah sakit setelah Angel menceritakan semua yang dia tahu kepada suaminya, dan Ryan sudah dapat menebak hal ini akan terjadi.
Ryan berdiri tepat di samping bosnya bersama Angel juga, dirinya memegang kedua bahu Leo untuk menenangkan hatinya agar Leonardo tidak hilang kendali.
''Apa kamu tahu kenapa perusahaan mu terhindar dari kebangkrutan? hah...?'' tanya Alex seraya tersenyum menyeringai.
Leo hanya terdiam semakin tidak mengerti, matanya nampak memerah, rahangnya pun mengeras dengan tangan yang di kepalkan menahan rasa geram yang teramat dalam.
__ADS_1
''Itu karena istri'mu, Adelia. Dia rela tidur dengan'ku, tidak-tidak... lebih tepatnya, aku yang memaksanya melayaniku di atas ranjang, aku tidak ingin mencoreng nama baik istrimu, jika mengatakan bahwa dia melakukannya dengan suka rela, aku memaksanya, dia mengatakan tidak, tapi aku yang terus memaksa dan mengatakan bahwa aku akan mengembalikan saham serta investasi ke perusahaan dirimu, ha... ha... ha...''
Alex merasa puas melihat wajah Leo yang terlihat terkejut, dengan buliran air mata yang memenuhi kelopaknya, siap untuk diturunkan.
''BAJINGAN KAMU, ALEX...?''
Leo sungguh murka, andai saja Ryan tidak memegangi tubuhnya, mungkin saja saat ini dia sudah benar-benar membunuh Alex.
''Apakah kamu tahu, tubuh istrimu sungguh indah, aku sampai ketagihan melakukan dengan'nya, andai saja dia itu istri'ku...?'' Alex semakin mempropokasi.
''HAAAAA... BAJINGAN KAMU, BANGSAT... AKU PASTIKAN AKU AKAN MEMBUNUH'MU...''
''Ha... ha... ha...! Sekarang kita lihat, setelah aku melakukan tes DNA, kamu pasti akan lebih terkejut, apabila mengetahui bahwa bayi itu sebenernya adalah anakku, lihat aku sudah mengambil beberapa helai rambut bayi itu dan akan melakukan tes DNA sekarang juga," ujar Alex, menunjukan bungkusan dari dalam saku celananya.
Hal tersebut tentu saja sukses membuat tubuh Leo terasa lemas seketika itu juga, dengan air mata yang mulai berjatuhan, begitu derasnya, merasakan kesakitan yang tidak terkira. Tubuhnya pun terduduk di atas lantai, merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar.
__ADS_1
"Bagaimana rasanya? sakit, kan? ha... ha... ha..." sungut Alex.
Dengan masih tersenyum merasa puas, Alex pun berjalan meninggalkan Leo, dengan hati yang sungguh merasa senang, karena untuk pertama kalinya dia melihat wajah Leo yang penuh dengan kesedihan, serta tatapan mata sombong yang biasa diperlihatkan oleh musuhnya tersebut lenyap seketika itu juga.
"Adelia... istriku. Mengapa kamu tega melakukan hal seperti ini kepadaku? kenapa kamu menahan semua rasa sakit ini sendiri? seharusnya kamu membagi penderitaan mu kepada'ku, mengapa kamu rela melakukan hal itu hanya demi membantuku? MENGAPA...? HAAAA...!''
Leo berteriak kencang, meluapkan segala kesedihan dan rasa kecewa yang seolah menjadi satu memenuhi relung hatinya.
Apabila mengingat kembali kejadian kebelakang, dia pun tersadar bahwa, hal inilah yang membuat sifat istrinya berubah, lebih pendiam, tidak seceria dulu lagi, dan sering menghabiskan waktunya untuk melamun sendiri, mengapa sebagai seorang suami dirinya sama sekali tidak peka dengan apa yang sudah menimpa istrinya.
Mengapa pula istrinya tidak pernah menceritakan tentang apa yang terjadi selama ini kepada dirinya? apakah dia berfikir bahwa dirinya akan meninggalkan istrinya tersebut apabila dia mengetahui hal ini?
'Tidak, cintaku tidak se'dangkal itu, Adelia...'
Leo bergumam menjawab pertanyaan dalam hatinya sendiri...
__ADS_1
__________---------__________
Jangan lupa tinggalkan jejak ya Reader ❤️❤️❤️