Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan
Merubah Penampilan


__ADS_3

Leo keluar dari ruangan Dokter dengan langkah yang terlihat gontai, perasaan'nya sungguh diliputi rasa penyesalan, suami macam apa dia ini, yang sama sekali tidak mengetahui kondisi istrinya?


Dia pun berjalan dan menatap wajah Adelia, yang terlihat sedang duduk di kursi tunggu pasien, dengan kepala yang di sandarkan ke sandaran kursi, seraya melayangkan tatapan kosong seolah memandang lurus ke depan.


Leo berjongkok di depan sang istri, matanya tak luput dalam memandang wajahnya dengan tatapan penuh dengan rasa penyesalan, dia pun menggenggam jemari Adelia, lalu mengecup punggung tangannya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang.


''Maafkan aku, istri'ku. Aku sama sekali tidak mengetahui bahwa kamu sedang menghadapi masa sulit, sendirian, dan aku malah sibuk memikirkan pekerjaan, dan sedikit mengabaikan dirimu, aku sungguh menyesal,'' ucapnya pelan.


Adel menatap wajah suaminya, mendengarkan semua perkataan yang dia ucapkan dengan seksama, lalu dia pun tersenyum, dan memeluk kepala suaminya yang berjongkok tepat di depan wajahnya.


''Aku juga minta maaf, karena aku tidak pernah menceritakan hal ini kepada'mu, aku tidak ingin membuat dirimu merasa cemas, sementara kamu sendiri sedang menghadapi masalah besar di perusahaan, aku pikir aku bisa menghadapi ini sendiri, namun nyatanya tidak bisa,'' Adel membenamkan kepalanya di pundak sang suami.


Leo mengusap punggung istrinya, seraya membisikan kata-kata maaf berulang kali. Setelah itu dia pun melepaskan pelukannya, dan kembali menatap wajah Adelia.


''Kita pulang sekarang? kasian si kembar jika di tinggal terlalu lama.''


Adel mengangguk dan berdiri, mereka pun berjalan beriringan dengan tangan yang saling ditautkan, keluar dari sana dengan perasaan yang sudah sedikit lega, karena telah saling mengeluarkan kekhawatiran masing-masing.


____---____

__ADS_1


Di Apartemen Alex.


Revan terlihat sedang memasangkan kaki palsu yang di pesan oleh Alex, dia memasukan secara perlahan ke dalam kaki Alex, setelah itu dia pun merekatkan kuncinya.


''Sudah selesai, bos. Silahkan berdiri,'' pinta Revan.


Alex berdiri secara perlahan, mencoba menyesuaikan kaki palsunya yang terasa seperti nyata, menggerakkan nya dan tersenyum terasa senang.


''Kenapa tidak dari dulu aku memakai kaki palsu seperti ini? dasar bodoh,'' ucapnya pada diri sendiri.


''Apakah terasa nyaman? aku memesan yang paling mahal dan yang paling spesial,'' tanya Revan menatap kedua kaki bos'nya tersebut.


''Iya, rasanya nyaman sekali, ini seperti kaki sungguhan,'' jawab Alex dengan menggerakkan kaki palsunya, dan bahkan mencoba berjalan.


''Mulai sekarang, aku akan ke kantor dengan memakai kaki palsu ini, jadi singkirkan sementara kursi roda yang biasa aku pakai selama ini,' pinta Alex.


''Baik, bos.''


''O ya, tolong panggilkan orang yang biasa memotong rambutku, di salon yang biasa aku kunjungi, suruh dua datang kemari, aku juga ingin sedikit merubah potongan rambut'ku.''

__ADS_1


''Baik, bos. Saya permisi sekarang,' Revan berbalik dan berjalan, setelah sebelumnya dia sedikit membungkukkan tubuhnya terlebih dahulu.


Rupanya, Alex ingin merubah penampilannya, selama ini dia selalu hidup dengan penampilan apa adanya, setelah dia bertemu dengan Adelia yang merupakan istri dari musuh bebuyutan dirinya, membuatnya merasakan perasaan yang berbeda terhadap wanita tersebut.


Namun dia sama sekali tidak memiliki rasa percaya diri, mengingat bahwa dirinya hanyalah seorang pria lumpuh dan tidak memiliki ketampanan yang sebanding dengan rivalnya tersebut.


Namun karena ada getaran yang berbeda yang dia rasakan di dalam hatinya, membuat dirinya ingin merubah penampilan, meski tidak akan setampan Leo, namun setidaknya dia ingin terlihat berbeda, dari yang selama ini dia perlihatkan di depan orang-orang.


___________---------___________


*Jangan Lupa


Like


komen


Vote


Hadiah

__ADS_1


Terima kasih ❤️❤️❤️*


____----____


__ADS_2