Terjerat Cinta Mafia Tampan

Terjerat Cinta Mafia Tampan
Kecewa


__ADS_3

Tidak lama kemudian, Dokter masuk ke dalam ruangan untuk memeriksa keadaan pasien yang bernama Adelia Pasha tersebut, Leo segera mundurkan langkahnya memberi ruang kepada sang Dokter.


''Bagiamana keadaan istri saya Dokter?'' tanya Leo penuh harap.


''Keadaan pasien masih tetap sama.''


''Apa yang harus dilakukan agar Istri saya cepat bangun, Dokter?''


''Kita hanya bisa berdoa, dan sering-seringlah mengajak Nyonya Adelia berbicara, terkadang meskipun seorang pasien dalam keadaan koma, dia masih bisa mendengarkan suara,'' ucap sang Dokter.


''Baiklah, Dokter. Terima kasih...''


''Kalau begitu, saya permisi, Tuan.''


Leo mengangguk pelan.


***


Sampai saat ini, Ryan dan istrinya, masih berasa di Rumah sakit, keduanya ingin ikut menemani Leo yang saat ini sedang dalam keadaan terpuruk, meski tidak ikut menemani di dalam ruangan ICU, setidaknya dia bisa memantau kondisi bosnya tersebut, mereka takut Leo akan melakukan hal yang diluar kendali, apabila ditinggalkan sendiri. Saat ini keduanya duduk di sebuah kursi di luar ruangan ICU.

__ADS_1


''Aku sungguh kasian melihat Leo seperti ini,'' lirih Angel menatap wajah suaminya.


''Aku pun sama, baru kali ini aku melihat dia terpuruk, apalagi sampai menangis sesenggukan.''


''Dulu, saat Nyonya Liana meninggal, Leo tidak sampai seperti ini, dia tegar, dan dengan cepat bisa menerima kenyataan, tapi saat ini dia begitu terpuruk, si Alex itu benar-benar bajingan,'' Angel terlihat geram.


''Kita berdoa saja, semoga Nyonya Adelia bisa cepat sadar, agar keadaan bos kita bisa bisa kembali pulih dan tidak sedih lagi,'' jawab Ryan.


Angel mengangguk lalu menyandarkan kepalanya di pundak sang suami.


Tidak lama kemudian, keduanya melihat Alex berjalan mendekat, menghampiri Ryan dan Angel yang sedang duduk di luar ruangan ICU.


Ryan berdiri, begitu pun dengan Angel, keduanya melayangkan tatapan tajam, menatap tubuh Alex yang perlahan berjalan mendekat.


''Mana berani dia membunuh aku sekarang, memikirkan istrinya saja sudah membuat mentalnya syok, aku yakin sebentar lagi dia akan segera meninggalkan Adelia, mana Sudi dia masih mau menerima wanita yang sudah di tiduri oleh laki-laki lain, apalagi Laki-laki itu adalah aku, musuh terbesar'nya.''


''Kata siapa? so tahu. Kalau dia berniat meninggalkan Nyonya Adelia, mana mungkin dia masih setia menemaninya di sini? apa kamu berharap Leo meninggalkan istrinya lalu memberikannya kepada'mu? jangan mimpi?'' jawab Ryan geram.


Alex tertegun, apa mungkin cinta Leo terhadap istrinya sebesar itu? sampai-sampai masih mau menerima wanita yang sudah jelas-jelas di tiduri oleh dirinya.

__ADS_1


Untuk mengalihkan pembicaraan yang membuat'nya kesal, Alex pun mengalihkan pandangannya kepada Angel, wanita yang saat ini berdiri di belakang Ryan dengan sedikit gemetar, dan terlihat jelas dari sorot matanya, bahwa wanita itu sedang dalam keadaan ketakutan.


''Angel...! Aku tahu kamu ada hubungannya dengan kematian adikku!, benar?"


"A-apa maksudmu Alex?" Angel meremas baju lengan suaminya yang sedari tadi dia genggam.


"Sudahlah, jangan mengelak lagi."


Mendengar hal tersebut, Ryan segera berdiri tepat dihadapan istrinya, memasang badan mencoba melindungi istri tercintanya.


"Apa yang terjadi dengan Jimmy itu adalah takdir, aku akui Leo dan juga Angel salah, namun semua itu sudah terjadi, dan dengan kamu bersikap seperti ini, sama sekali tidak akan membuat adikmu hidup kembali."


"Dan aku yakin, adikmu yang sudah berada di atas sana akan merasa sangat sedih, apabila mengetahui bahwa kakaknya hidup dengan diselimuti dendam, apa lagi kalau dia sampai tahu bahwa kau, kakaknya satu-satunya telah berubah menjadi pria jahat, dan menghalalkan segala cara untuk bisa membalaskan dendam, hah...'' Ryan menatap wajah Alex dengan tatapan tajam.


Alex pun tertegun, menatap wajah Ryan dengan rahang yang terlihat mengeras menahan rasa kesal. Namun sebenarnya, jauh di dalam hatinya, dia berfikir.


'Apakah yang dikatakan oleh Ryan itu benar, Jimmy. Kamu akan merasa kecewa dengan apa yang aku lakukan.'


Batin Alex berucap.

__ADS_1


_________--------_________


Jangan lupa tinggalkan jejak ya Reader ❤️❤️❤️


__ADS_2