ISTRIKU Betapa Aku Mencintaimu

ISTRIKU Betapa Aku Mencintaimu
Promo karya baru


__ADS_3

Sebenarnya cerita sudah lama, tapi baru aku up sekarang. Itupun hanya 1 bab saja.


Suara sepatu yang berbunyi seiring orang berlalu lalang di tepi jalan yaitu di trotoar, Lizhi berada di area parkir dan duduk di tepi taman, sejenak ia terdiam sambil menatap langit dan bergantian menatap ke arah jalan raya.


Lizhi sedang menanti seseorang yang dia cintai diam-diam. Namanya Huang Dou (kedelai) biasa di panggil Uang ia berumur 27 lebih tua 3 tahun dari Lizhi, itu pun hanya Lizhi (leci) yang boleh memanggil itu yang lain adalah pantangan yang tidak boleh di langgar oleh semua orang, jika terjadi akan berakibat buruk kedepannya untuk orang tersebut.

__ADS_1


"Uang, kenapa lama sekali. Jangan bilang jika kamu berkencan dulu dengan La Jiao (cabai), bukannya sudah aku bilang dia itu matre Uang." Lizhi mulai mengomel lagi.


"Puft... Ha... Ha... Ha..., Kamu ini ada-ada saja Leci cerewet ku," sambil mengacak-acak rambut Lizhi seperti biasanya.


"Kebiasaan deh." Menata bagian poni dengan sekali tarik ke belakang.

__ADS_1


"Asal kamu tau Leci, tubuh dia itu wah dan sungguh menggoda di pandang mata, pinggul yang besar perut kecil. Plus atasnya yang bulat besar, sungguh pas di pegang kedua tanganku ini." Ucap Huang sangat vulgar, padahal ini masih di luar parkiran kantor bukan di dalam mobil.


"Mentang-mentang sekretaris cantik di puji terus sampai berapi-api tuh rambutnya," sindir Lizhi tidak mau menatap Huang yang sudah membukakan pintu mobil untuk dirinya.


Lizhi adalah sahabat sekaligus asisten pribadi Huang Dou. Sejak Lizhi masih di bangku kuliah, persahabatannya terjalin sejah mereka masih kecil yaitu Lizhi masih di Taman Kanak-Kanak atau TK sedangkan Huang Dou sudah SD kelas tiga.

__ADS_1


***


Sedikit cuplikan di atas, semoga berkenan mampir di karya aku yang baru. Tinggal klik foto profil aku langsung keluar semua karya-karya aku.


__ADS_2