
Judul Mantanku Kembalilah
Enam tahun sudah merubah segalanya. Pertemuan ini sudah terjadi untuk yang kesekian kalinya, hampir 1 bulan baik Grace maupun Gim selalu bertemu. Lebih tepatnya Gim yang mengejar-ngejar Grace lagi.
"Air mata ku ini memang tidak pantas untuk terjatuh lagi. Aku tau aku hanya wanita biasa-biasa saja sedangkan kamu anak orang terpandang di daerah ini. Orang tua kamu seorang pengusaha laundry terbanyak dan terbesar di kota ini, bahkan kakek nenek kamu pemilik pabrik gula merah, pasir dan aren terbesar di kota XX. Aku banyak-banyak sadar diri dan lebih baik aku menghilang saja dari hidup kamu. Percuma jika masih bertemu dan menorehkan luka lagi." Grace Goo.
Arti nama Grace yaitu perempuan cantik yang murah hati (Irlandia), sedangkan Goo artinya seseorang yang melengkapi hidupmu (Korea).
"Kamu salah besar, setiap tetes air mata yang kamu keluarkan itu membuat aku bertambah bersalah. Kenapa aku tidak jadi pria yang bisa kamu jadikan sandaran dalam hidupmu? kenapa aku jadi pengecut gara-gara takut kehilangan hak waris, padahal ... mereka tidak melarang aku terus sama-sama dengan kamu. Tapi terlambat semua, aku mengetahuinya setelah kehilangan kamu. Aku ingin mengajakmu kembali menjadi kekasihku Ace Gemoy." Gim Seo.
Gim artinya anak emas, penuh dengan bakat. Sedangkan Seo artinya tenang, bisa diandalkan, dermawan (Korea).
"Sadar mu sudah terlambat pak Gim Seo."
Gim terkejut ia tak percaya wanita ini jadi berani dan membuat kejutan baru lagi.
"Justru itu, mengejar cinta mantan lebih menyenangkan dari pada mengejar istri orang. Ace Gemoy ... jangan panggil pak dong, panggil Gim kesayangan ... oke," Gim Seo dengan pedenya bicara ngelantur manja-manja ria.
"Terserah." Grace Goo membalikkan badannya dan pergi meninggalkan tempat yang seharusnya tidak ia datangi.
Lagi-lagi kedai kopi jadi tempat pertengkaran kecil sepasang mantan kekasih itu, bahkan orang-orang yang berkerja di tempat itu jadi penasaran obrolan apa sih yang di obrolkan.
Sampai-sampai tempat ini di kunjungi berdua tapi tak lama mereka saling bertengkar dan pada akhirnya pulang sendiri-sendiri. Benar-benar pasangan mantan yang unik, jika masih saling cinta kenapa pada gengsi.
*
Waktu itu.
Grace sedang memakan roti bakar, ia tidak tau jika roti yang ia makan adalah pesanan milik pria bernama Gim Seo. Pria tampan dengan sejuta pesona sewaktu SMA.
"Kau ... kenapa memakan roti bakar itu." Langsung merampas roti bakar yang di makan Grace.
Grace melongo dan tidak percaya dengan yang ia lihat, pria ini merebut roti yang sudah setengah itu dan memakannya.
"CCIIYYEE ... CIUMAN TAK LANGSUNG NIH YE ...." Itulah teriakan kompak satu kantin sekolah SMAN XX.
"Sialan." Langsung melempar roti yang berlumur cokelat ke baju putih milik Grace.
"Woy ... tanggung jawab," teriakan Grace tidak di tanggapi oleh Gim Seo.
__ADS_1
Ini hanya secuil kisah di kantin, masih banyak lagi kisah lainnya termasuk di hukum lari keliling lapangan barengan juga pernah.
"Kenapa sih, Bu guru atau pak guru selalu memberikan kerja kelompok lagi dan lagi. Lebih parahnya kenapa pasangan kelompok aku selalu kamu." Gim Seo melempar kertas tepat di wajah Grace.
"Mana aku tau, tanya saja sama takdir," Grace membuka lembaran kertas yang sudah kucel dan lipatannya tidak karuan.
"Malas ...." Berlalu pergi dengan geng satu kelasnya.
Gim Seo selalu saja cari masalah pasti setelah istirahat ia tidak masuk ke kelasnya lagi, pintar dan cerdas sih iya tapi bolos sekolahnya itu loh tolong di kondisikan, apa tidak kasihan dengan Grace yang satu atap dengannya. Kena omelan lagi nanti, belum lagi kedua orang tuanya dan kedua kakek neneknya.
"Gara-gara kamu Grace, kenapa gak kerjain tugas kemarin. Jadi di hukum kan." Protes lagi nih orang, apa susah ya hidupnya keluar dari kata-kata mengeluh itu.
"Kamu yang pergi balap liar, aku yang kena lagi. Bisa gak sih jangan nyalahin aku mulu, pening nih kepala dengerin ocehan kamu," sambil membenarkan tumpukan buku di atas kepalanya.
"Tapi, memang benar sumber masalahnya di kamu. Andai kamu tidak satu rumah denganku dan nenek kamu tidak sebagai buruh di rumah aku, menyusahkan tau gak." Gim Seo berbicara dengan lantang.
Deg
Rasanya sakit sekali, kenapa ada laki-laki seperti ini. Apa orang miskin dan berkerja di tempatnya harus di hina dan di salahkan.
"Kenapa diam?" malas menatap Grace.
*
Grace Goo berteduh di halte bus, ia menunggu bus lewat namun kenapa tidak ada satu pun yang lewat.
"Sepertinya takdir jelek ya pada kamu, kasian ... gak di barengi Gim Seo uluh ... uluh ... basah deh, sorry ya." Ledek Arum dengan kawan-kawannya yang berada di dalam mobil mewah.
Grace melengos, baginya sindiran Arum merupakan ocean burung yang sedang berkicau saja dari pada tambah jengkel ya kan.
Pagi-pagi bengkel sudah penuh dengan orang yang mengantri entah menambal kan ban kendaraannya atau sekedar isi angin ban saja, yang jelas sekarang dua insan beda jenis itu saling memunggungi.
"Kamu kenapa sih selalu membawa petaka untuk aku." Gim beranjak pergi, percuma juga menanti motornya yang antriannya menggunung.
Grace mengekori Gim Seo.
"Ngapain ngikutin aku?" ketusnya.
"Kan sekolah satu arah, gak mungkin kan aku terbang untuk sampai sekolah!" mendahului jalannya Gim.
__ADS_1
Gim tidak suka ia di bantah, dengan lari cepat ia menyusul Grace dan memukul lengan Grace.
Bugh
Suara yang cukup keras sampai Grace hampir tersungkur di trotoar.
"Jauh sedikit." Menggeser tempat Grace berjalan.
Sesampainya di sekolah ternyata gerbang sudah di tutup dan jam pertama hari ini mapel olah raga dan mereka berdua di hukum lari keliling lapangan sebanyak 3 kali, tidak banyak hukumannya tapi cukup membuat kram kaki. Lebarnya jangan di tanyakan.
Penggalan ingatan ini selalu Grace ingat tapi yang paling sedihnya adalah ketika mereka baru memulai hubungan tapi harus kandas saat kedua orang tuanya dan kakek neneknya membuat persyaratan antara warisan atau Grace.
Dan kejadian ini membuat dilema besar di pikiran Gim Seo antara harta dan cinta, tapi ia memutuskan pilih hak waris ketika orang tua mereka hendak bicara jika tidak ada larangan untuk berpacaran atau sama-sama ternyata sang putra sudah pergi meninggalkan rumah itu.
"Maafkan aku Grace, aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita ini. Aku tidak mau kehilangan hak waris ku." Gim Seo membuat keputusan yang tepat.
Tanpa ada rasa bersalah pria di depannya ini meminta mengakhiri hubungan.
"Setelah apa yang kamu perbuat padaku?" Grace menunjuk dirinya sendiri ia tidak percaya bahkan Gim sudah menyebutkan namanya langsung bukan nama kesayangan yaitu Ace Gemoy (jagoan yang menggemaskan).
'Kenapa kamu tega Gim, apa setelah merenggut milikku yang kamu ambil kamu meninggalkan aku. Dasar Gim sialan.'
Grace berdiri lalu menampar kuat-kuat pipi kanan kiri milik Gim tanpa ampun.
Plak
Plak
Tak terhitung berapa kali yang jelas tangan lembut Grace sampai memerah dan jadi tebal.
Setelah lulus SMA dan kuliah 2 semester kejadian itu, antara cinta atau terlena karena cinta. Mereka berdua pacaran namun kelewatan sebab pengaruh jaman juga, mereka lupa akan harga diri yang di sesali kemudian hari. Dan sesal itu ternyata terjadi tidak lama setelah mereka saling melepas satu sama lain.
Cover depan
Visual Gim Seo dan Grace Goo
__ADS_1