Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
164 - Kerjasama dagang


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.



Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v



_____________________________________________


(Aula Transportasi. Wilayah pusat Ice Lotus City, Ibukota Glaire Empire.)


"Boss! Apakah kita akan langsung pulang?" Tanya Arthur. Kepada Theo yang ada di sampingnya.


Sudah terhitung dua minggu, dari saat mereka berdua pertama kali keluar dari wilayah Glaire Empire menuju ke House Braveheart, yang ada di Blackwood Empire.


Saat ini, setelah menyelesaikan latihan tertutup, dan juga telah menstabilkan Element Seed masing-masing. Theo memutuskan untuk kembali ke Glaire Empire, ingin segera mempersiapkan langkah terakhir yang perlu ia lakukan untuk memulai rencana besarnya.


"Hmmm… ada beberapa hal yang perlu kulakukan terlebih dahulu di ibukota ini, setelah itu selesai, baru kita kembali ke wilayah Hutan Pinus Beku!" Jawab Theo.


"Baiklah, tapi jangan terlalu lama ya, aku sudah tak sabar memamerkan kultivasi serta kemampuan baruku, kepada si tua Bernard itu!" Jawab Arthur, dengan ekspresi wajah antusias.


"Hmmm… dari semua yang telah kurencanakan, harus kuakui, perkembanganmu adalah salah satu hal tak terduga yang bahkan membuatku sampai kehabisan kata-kata!"


"Kurasa jika ada waktu luang, aku harus menyempatkan melalukan penelitian lebih lanjut, kepada sesuatu yang di sebut Jiwa Element Seed itu!" Kata Theo, sambil melirik penuh minat kearah Arthur.


Melihat lirikan Theo, bulu kuduk Arthur segera berdiri. "Boss! Hentikan melihatku dengan tatapan seperti itu! Kau mengingatkanku pada orang-orang dari House Braveheart sialan itu!"


"Tatapanmu hampir sama dengan para orang tua bau tanah itu, ketika pertama kali melihatku keluar dari dalam ruang latihan tertutup!" Dengus Arthur.

__ADS_1


"Hhhaha... Mau bagaimana lagi! Dengan kondisi anehmu itu, Kau ini ibaratnya seperti sapi gemuk! Siapapun pasti ingin memerahmu habis-habisan!" Jawab Theo.


Setelah berkata demikian, Theo segera melirik Tiankong yang ada di sampingnya. Dalam beberapa hari belakangan, bila dibandingkan dengan dirinya, Tiankong terlihat jauh lebih punya minat kepada kondisi Arthur. Setiap hari, Masternya ini terus saja memandang Arthur dengan tatapan seperti seekor Serigala yang sedang mengamati mangsanya.


"Hehhe… Master, tenangkan dirimu! Jika saja bocah ini tau bagaimana caramu memandangnya! Dia akan mengompol di tempat! Kau saat ini terlihat seperti seorang Ilmuan maniak gila!" Kata Theo.


"Hmmm… tidak masalah! Saat ini aku bahkan sedang bimbang, apakah harus menunjukkan diriku di hadapannya, dan mulai melakukan penelitian! Atau tidak!" Jawab Tiankong, sorot matanya juga semakin menyala melihat kearah Arthur.


"Jangan bodoh! Kau akan membuatnya takut setengah mati!" Dengus Theo.


"Hahhaha… Mau bagaimana lagi! Kondisi bocah ini benar-benar mirip denganmu! Meskipun memiliki jalur yang berbeda, tapi Element Seed miliknya, penuh potensi yang tak dapat diukur!" Jawab Tiankong.


"Hahh… terserah kau saja, tapi saat ini aku sedang tak punya banyak waktu! Lakukan apa yang ingin kau lakukan di kesempatan lain!" Jawab Theo.


***


(Gaia Inn)


Saat ini, Theo sedang berada di ruang pribadi milik Manejer dari Gaia Inn, Xiao Shiu.


"Manajer Xiao, maaf bila aku datang tiba-tiba dan mengganggu waktumu!" Jawab Theo.


"Ohh… benar-benar bukan masalah! Tak perlu sungkan dan minta maaf seperti itu!" Jawab Xiao Shiu, dengan nada centil.


"Hmmm… baiklah kalau begitu! Karena aku tak punya terlalu banyak waktu! Jadi maafkan aku kalau bertindak kurang sopan dan menyampaikan langsung tujuanku berkunjung kali ini!" Kata Theo. Ekspresi wajahnya yang awalnya agak santai, saat ini berubah serius.


"Bukan masalah, bukan masalah! Silahkan!" Jawab Xiao Shiu, nada centilnya menghilang begitu melihat ekspresi serius Theo.


"Baiklah! Yang ingin kusampaikan sebenarnya cukup sederhana! Aku ingin menjalin kerjasama dagang jangka panjang dengan Gaia Son Paviliun!" Kata Theo, mulai menjelaskan tujuannya, kemudian mengeluarkan beberapa sumber daya dari dalam gelang ruang-waktu.


Sumber daya ini berupa buah apel berwarna perak, buah aneh berbentuk bulat yang bercahaya, serta sebuah pisang berwarna merah darah.

__ADS_1


Begitu melihat apa yang di keluarkan Theo. Xiao Shiu langsung mengerutkan keningnya, dia sama sekali tak bisa mengidentifikasi ketiga buah tersebut. Namun, dari aura yang dikeluarkan buah-buah ini, dia sangat yakin, ketiga buah ini bukanlah sumberdaya biasa. Karena samar-samar, dia bisa merasakan aura kuno memancar keluar dari ketiga buah aneh ini.


"Tuan muda! Tolong jelaskan lebih detail tentang hubungan kerjasama dagang jangka panjang, yang kau maksud!" Kata Xiao Shiu cepat, dengan ekspresi antusias penuh minat yang gagal ia sembunyikan, setelah mengamati beberapa saat sumber daya yang dikeluarkan Theo.


"Hmm... Kurasa kau sudah mengerti bahwa sumber daya yang kukeluarkan ini, bukanlah sumber daya biasa! Karena memang, ketiganya adalah buah khusus yang dibudidayakan sendiri oleh Masterku!" Jawab Theo.


Mendengar Theo kembali menyebut Master misteriusnya, Xiao Shiu semakin terlihat tertarik. Dengan wajah serius, dia memperhatikan dengan cermat semua yang di sampaikan Theo.


"Buah apel berwarna perak ini! Memiliki Mana Besi kuno di dalamnya! Meskipun memang tak terlalu banyak! Tapi itu sangat bermanfaat bagi mereka pengguna atribut Besi atau tanah! Karena bisa mengisi simpanan Mana dengan cepat serta memberi efek perawatan pada Element Seed mereka!" Kata Theo, mulai menjelaskan khasiat dari ketiga sumberdaya yang ia keluarkan.


"Kemudian buah pisang merah darah, fungsinya hampir sama dengan apel perak, tapi berguna hanya untuk pengguna atribut api!"


"Sementara buah bercahaya, memiliki khasiat lebih umum, bisa digunakan untuk menyembuhkan kondisi fisik bagi siapapun yang memakannya! Luka-luka akan sembuh secara lebih cepat bila memakan buah ini!" Kata Theo, menutup penjelasan tentang khasiat dari ketiga buah, dengan menatap kearah mata Xiao Shiu.


Xiao Shiu sendiri, sedikit membuka mulutnya ketika selesai mendengar semua penjelasan Theo. Buah-buah ini sungguh memiliki manfaat ajaib. Belum lagi, juga bisa digunakan untuk penelitian membuat resep obat baru untuk kedepannya, bila memiliki banyak stok.


Setelah mengamati ekspresi Xiao Shiu untuk beberapa saat, Theo melanjutkan kata-katanya.


"Beberapa waktu yang lalu, Master memberi kabar serta intruksi khusus kepadaku! Dia ingin aku mencari penyalur untuk menjual beberapa sumber daya miliknya secara berkala! Dan sumber daya itu adalah ketiga jenis buah ini."


"Begitu mendapat intruksi tersebut, hanya satu tempat yang terlintas di kepalaku! Yakni Gaia Treasure milik Gaia Son Paviliun!"


"Jadi, akhirnya aku memutuskan bertemu denganmu untuk menyampaikan hal ini! Karena hanya kau petinggi dari Gaia Son Paviliun yang kukenal!" Kata Theo, menutup penjelasannya. Kemudian meminum cangkir teh yang ada di depannya dengan cara elegan.


"Tuan muda! Tentu saja aku menerima tawaran ini! Pihak Gaia Son Paviliun kami akan memberi pelayanan terbaik sebagai penyalur!" Jawab Xiao Shiu cepat.


"Berapa banyak dari sumberdaya ini yang ingin Master anda jual?" Tanya Xiao Shiu kemudian.


"Cukup banyak! Setiap bulannya, Master akan menjual setidaknya 20 buah dari masing-masing ketiga buah ini!" Jawab Theo.


"Dan untuk masalah harga! Kalian saja yang tentukan! Kurasa dengan pengalaman panjang kalian di bidang perdagangan, tentunya bukan hal sulit menentukan harga pasar yang layak untuk buah-buah ini!"

__ADS_1


"Masterku hanya menekankan, bahwa 70% hasil penjualan adalah miliknya! Sementara sisanya silahkan kalian ambil!"


__ADS_2