Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
Kutukan


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.



Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v



_____________________________________________


"Hmmm, cerita yang sungguh menarik." Kata Theo menanggapi, ketika ketua Aurelas memberi jeda dalam ceritanya untuk mengambil nafas.


Theo memasang wajah serius, sambil mulai meminum cangkir teh nya, berusaha memberi kesan seperti orang penting yang mendengarkan cerita dengan baik.


"Tuan muda, kita belum sampai pada inti cerita." Kata ketua Aurelas.


"Uhukkk…." Mendengar hal itu, Theo segera tersedak tehnya. Sikap sok bermartabatnya hilang seketika.


"Pffftttt….." Aria mengejek di sebelah Theo. Merasa sangat terhibur.


"Mohon lanjutkan kalau begitu." Kata Theo canggung, sambil mengusap mulutnya yang basah.

__ADS_1


Ketua Aurelas kemudian melanjutkan ceritanya.


Tiga tahun berlalu setelah eksekusi ahli nujum tua. Awalnya hari-hari berjalan normal bagi penduduk desa tersembunyi, mereka masih dengan dominan menguasai wilayah sekitarnya, bertindak semakin semena-mena dan mulai mengambil budak.


Namun, di tahun ini juga, wabah penyakit aneh mulai merebak kedalam desa tersembunyi, setiap penduduk desa mulai di serang demam dan batuk-batuk. Setelah seminggu, kondisi demam dan batuk-batuk akan mereda, namun diganti dengan penyakit kulit yang aneh. Penyakit kulit ini membuat kulit siapapun yang mengidapnya akan melepuh, dan akhirnya akan meninggal dengan kondisi mengenaskan di minggu kedua.


Ketua suku desa tersembunyi yang merupakan seorang pengontrak Guardian Beast juga terjangkit penyakit ini dan akhirnya meninggal. Situasi semakin parah ketika pasca meninggalnya ketua suku, tak ada pengontrak Guardian Beast lain yang muncul seperti sebelum-sebelumnya. Membuat untuk pertama kali desa tersembunyi tak memiliki Guardian Beast yang melindungi desa mereka.


Situasi ini bertahan dalam beberapa tahun, namun karena kokoh nya pondasi desa tersembunyi, mereka masih mampu bertahan.


Sampai suatu ketika, seorang pemuda yang mengaku orang tuanya dibunuh dengan keji oleh salah satu penduduk desa tersembunyi datang untuk menuntut balas. Dia datang menyamar sebagai seorang budak dan berhasil menyelinap dengan bebas kedalam desa.


Pada malam harinya, pemuda ini yang ternyata seorang True Knight, membuat bencana yang tak akan dilupakan oleh siapapun malam itu. Ketika malam semakin larut, seperti biasa penduduk desa tersembunyi membuat api unggun besar dan melakukan doa bersama untuk memohon kepada dewa menghentikan pandemi penyakit serta berharap di beri berkah dengan adanya salah satu anggota desa yang mampu mengontrak Guardian Beast.


Seluruh penduduk desa yang merasa dilecehkan dan terhina, segera menjadi marah, mereka bergerak serempak mengeluarkan Spirit Beast kontraknya untuk menyerang pemuda ini.


Melihat hal ini, sang pemuda bukannya takut, malah semakin tertawa lepas, dia kemudian membentuk segel tangan dan mengeluarkan hewan kontraknya. Dan ketika hewan kontrak dari sang pemuda keluar, setiap penduduk desa tersembunyi yang awalnya maju menyerang menjadi diam terpaku. Ekspresi ngeri menghiasi wajah mereka semua.


Dihadapan mereka saat ini ada sesosok makhluk raksasa berbentuk seperti naga dengan empat kaki, namun naga ini memiliki enam ekor dan enam kepala. Setiap kepala dan ekornya memiliki enam atribut elemen yang berbeda. Api, angin, tanah, air, cahaya, dan kegelapan.


Makhluk tersebut merupakan seekor Demonic Beast yang biasa di kenal sebagai Hydra. Hydra adalah Demonic Beast yang sangat liar dan kejam, makhluk ini juga sangat kuat dan susah di hadapi karena memiliki enam jenis elemen. Setiap Hydra yang lahir, juga akan memiliki satu atribut langka tambahan. Dan Hydra yang di panggil oleh pemuda tersebut memiliki atribut tambahan berupa racun.


Setelah memanggil Hydra, pemuda tersebut memerintahkan Demonic Beastnya ini untuk masuk kedalam mode Berserk. Hal ini sama saja dengan keputusan bunuh diri, karena meskipun mampu meningkatkan atribute, mode Berserk akan membuat Demonic Beast mati dalam jangka waktu tertentu setelah mode Berserknya berakhir, dan dalam kasus True Knight, sang Knight pengontrak juga akan ikut mati bersama Beast Kontraknya.

__ADS_1


Pemuda ini terlihat bersiap mati dan membawa korban sebanyak-banyaknya dari penduduk desa tersembunyi. Dalam mode Berserknya, Hydra mengeluarkan ledakan enam elemen dan juga gas beracun yang menyebar keseluruh penjuru desa.


Kini setiap penduduk desa tahu, pandemi penyakit yang mereka alami dalam beberapa tahun terakhir, berasal dari racun makhluk ini, pemuda ini ternyata telah menyiapkan semuanya sejak lama, memperlemah desa tersembuyi secara diam-diam.


Pada malam itu, hampir 90% penduduk desa tersembunyi mati mengenaskan. Setiap orang yang selamat juga terkena racun dari Hydra. Dan yang lebih buruk, tubuh Hydra yang telah mati masih terus mengeluarkan gas beracun.


Melihat hal itu, anggota desa yang masih tersisa membentuk formasi segel untuk menyegel tubuh Hydra, mencoba menahan gas racun agar tak keluar. Mereka kemudian juga membuat segel untuk menyembunyikan desa tersembunyi serta segel-segel jebakan lain di sekitar wilayah desa mereka.


Hal ini mereka lakukan untuk menghindari serangan musuh yang mungkin akan datang memanfaatkan hancurnya pondasi desa mereka.


Penduduk desa yang tersisa kemudian memulai hidup baru dengan bersembunyi. Namun ternyata penderitaan mereka tak berakhir sampai disitu. Efek racun Hydra yang ada di dalam tubuh setiap penduduk yang selamat, ternyata bertahan dan ikut menurun ke generasi-generasi selanjutnya.


Yang terburuk adalah, racun ini memiliki mekanisme ghaib aneh, racun ini terhubung dengan tubuh Hydra yang telah mati, setiap anggota desa yang berusaha keluar desa dan berada jauh dari tubuh Hydra, akan mati dengan kondisi mengenaskan, seluruh tubuhnya melepuh dan mulai terbakar.


Hal ini membuat seluruh penduduk desa yang tersisa beserta semua keturunannya terjebak dan tak bisa meninggalkan desa. Dari sinilah mereka mulai ingat dengan ramalan ahli nujum tua, ternyata semua yang di katakan sang ahli nujum ketika mendekati akhir hayatnya, menjadi kenyataan.


Penduduk desa yang mulai menyesal, tak bisa berbuat apapun, terjebak selama ribuan tahun di dalam desa, menunggu datangnya pengontrak Guardian Beast lain datang mengunjungi desa mereka sesuai dengan ramalan sang ahli nujum untuk menghapus kutukan ini.


"Jadi seperti itu…" ketua Aurelas menutup ceritanya dan mulai menghela nafas berat.


Sementara ketua Arsegio mengangguk, mengiyakan semua cerita kawannya. Kemudian melihat Theo dengan tatapan kontenplatif.


Setelah mendengar semua cerita, dan melihat tatapan kontenplatif kedua ketua Klan, Theo mulai terbengong. Sekarang dia paham kenapa semua anggota Klan bersikap sopan dan memohon padanya untuk mengunjungi desa, ternyata dia lah pengontrak Guardian Beast yang selama ini ditunggu oleh seluruh penduduk desa selama ribuan tahun.

__ADS_1


__ADS_2