Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
469 - Sedikit Memberi Pertunjukan


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.



Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v



_____________________________________________


"Thomas! Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Oscana. Saat melihat sosok Thomas yang masih dalam mode Meridian Knight sembari memanggul Gada raksasa di pundak, kini mulai menggertakkan gigi-giginya.


Bersamaan dengan tingkah Thomas tersebut, aliran Mana Tanah yang bergejolak di sekitar tubuhnya, mulai memadat. Semakin intens membekap tubuh gendut Thomas.


"ROOOOOOAAAAARRRRR…..!!!"


Sampai kemudian, Thomas yang telah di selimuti aliran Mana Tanah pekat, meraung liar dengan sangat keras. Sesosok bayangan kepala Naga, secara samar muncul di belakang punggungnya.


"Sialan! Semuanya! Mundur! Cepat berlindung!" Teriak Yahuwa. Saat menyadari aksi si Gendut, membawa satu hawa kehancuran yang begitu pekat.


*Woooshhhh….!!!


*Blaaaarrr…..!!!!


*Kraaaakkkk…..!!!


Raungan Thomas, menyebabkan ledakan dahsyat aliran Mana Tanah yang mulai menggetarkan seluruh ruangan. Menghancurkan lantai ruang landasan dengan banyak retakan lebar.


"Aku tak bisa membaca tingkat kultivasinya!" Ucap Yahuwa. Begitu selesai mengambil jarak dan mengeksekusi teknik pertahanan untuk berlindung dari efek raungan dahsyat Thomas.


"King tahap Surga!" Jawab Guan Zifei. Mengkonfirmasi tingkat kultivasi Thomas. Sebagai seorang dengan kelas King tahap Surga, ia bisa membaca tingkat kultivasi si Gendut yang sekarang sama dengannya.


"Tidak mungkin! Baru beberapa minggu yang lalu ia masih berada di kelas King tahap Bumi!" Tanggap Yahuwa. Dengan ekspresi wajah tak percaya.


"Sebenarnya, apa yang dilakukan si Gendut ini selama menghilang beberapa waktu belakangan?" Tanya Oscana.


"Entahlah! Mungkin ia melakukan satu ritual rahasia, atau mengeksekusi tenik kultivasi kuno! Mencoba meningkatkan kekuatan dengan lebih cepat!" Jawab Guan Zifei.

__ADS_1


"Hanya saja, apapun yang di lakukan Thomas, meski memiliki efek yang luar biasa dalam hal kemajuan kultivasi, namun memiliki efek lain yang lumayan serius! Dia belum mampu menahan gejolak yang ada di dalam ranah jiwanya, berakhir tak sadarkan diri!"


"Jika terus berlanjut, ranah jiwa si Gendut ini akan meledak!" Tutup Guan Zifei.


Bersamaan dengan ucapan Guan Zifei, Thomas yang masih berdiri dengan tatapan liar memandang sekitar, kini mulai kembali menggertakkan gigi-giginya. Sebelum mengangkat tinggi-tinggi Gada raksasa yang dari tadi ia panggul.


*Wuuungg…..!!!!


Aliran Mana Tanah padat yang bahkan lebih intens dari ketika Thomas meraung keras, kini mulai terhimpun pada Gada raksasa yang sedang ia angkat.


"Sialan! Kita harus mencari cara untuk menghentikan si Gendut! Jika tidak, ia akan menimbulkan kerusakan pada markas!" Seru Feizel. Sembari mulai berubah kedalam mode pertempuran. Bersiap maju menerjang untuk mencoba menghentikan aksi tak terkendali Thomas.


Mendengar kata-kata Feizel, para wakil pemimpin kelompok Bandit Serigala lain yang ada di ruangan, segera sepakat. Ikut berubah kedalam mode pertempuran masing-masing. Tanpa menunda, dengan Feizel sebagai inisiator, maju menerjang secara bersamaan.


"ROOOOOOAAAAARRRRR….!!!!"


Saru raungan liar kembali terdengar ketika setiap orang maju menerjang kearah Thomas. Tapi tak seperti sebelumnya, raungan ini tak berasal dari mulut si Gendut. Melainkan dari kepala naga samar yang ada di belakang punggung Thomas.


*Woooshhhh….!!!


Raungan tersebut, membawa satu hawa Keberadaan yang sangat menekan. Menyebabkan langkah setiap wakil pemimpin kelompok Bandit Serigala yang hendak melakukan upaya menghentikan amukan Thomas, seketika terhenti.


*BOOOOOOMMMMM…..!!!!


Aksi Thomas, menyebabkan kerusakan berat pada ruang landasan. Beberapa sisi dinding kini hancur berantakan. Bukan cuma itu saja, para wakil pemimpin yang tadi sempat akan menyerangnya, kini terhempas jauh. Seluruhnya membentur dinding sisi lain yang berlawanan dengan arah Thomas berada.


"Sialan! Aku juga seorang King tahap Surga! Tapi kenapa perbedaan kekuatannya begitu jauh!" Gumam Feizel. Seraya mengusap setitik darah yang menetes di mulutnya.


*Tap…!!!


Tepat ketika Feizel menyelesaikan kalimatnya, satu sosok tiba-tiba muncul di hadapan setiap orang. Dan begitu melihat kehadiran sosok ini. Ekpsresi wajah seluruh anggota kelompok Bandit Serigala segera menjadi lega.


"Bagus! Boss…!!! Kau harus menghentikan si Gendut!" Seru Oscana.


Mendengar seruan Oscana, Theo yang telah sampai di lokasi, ditemani dengan Razak, Tuan Leluhur, dan juga Sasi, tak segera memberi jawaban. Hanya menatap lurus kearah Thomas.


"Thomas! Sepertinya kau terlalu memaksakan diri kali ini! Namun, meskipun begitu, yang kau lakukan patut di beri apresiasi!" Ucap Theo.


"Untuk mencapai puncak tertinggi, kita harus berani mengambil semua kesempatan! Menerjang semua resiko! Benar begitu?" Tambah Theo. Seraya mulai memasang satu senyum sederhana.

__ADS_1


Theo masih menatap kearah Thomas untuk beberapa saat setelah ia menyelesaikan kalimatnya. Sebelum dengan mata tajam, ganti mengarahkan pandangan pada dek Glory Land Warship yang ada di belakang punggung si Gendut.


"Sepertinya aku tak perlu turun tangan untuk menyelesaikan situasi ini!" Ucap Theo. Senyum di wajahnya kini semakin mengembang. Tampak begitu puas dengan satu hal yang baru saja ia lihat.


"Maukah kau sedikit memberi pertunjukan?" Ucap Theo kemudian.


Mendengar kata-kata Theo, setiap orang yang ada dilokasi, segera ikut melihat kearah dimana Theo memandang.


Diatas dek Glory Land Warship, satu sosok yang berpenampilan compang-camping dengan banyak bekas luka di sekujur tubuhnya, sedang menatap balik kearah Theo.


Selain banyak bekas luka yang terlihat mengerikan, yang membuat setiap orang kini memasang ekspresi wajah ngeri ketika melihat sosok tersebut adalah banyaknya rune formasi segel aneh yang terukir menyelimuti seluruh tubuhnya. Tak hanya itu, pada tangan kanan, sosok yang baru saja muncul, sedang menggengam sebuah kepala.


"Wakil pemimpin kelompok Bandit Kumbang Gurun!" Gumam Yahuwa, begitu bisa melihat dengan jelas sebuah kepala yang sedang digenggam oleh sosok diatas dek Glory Land Warship.


"Seorang King lain yang membunuh Emperor! Sama seperti Boss Besar!" Gumam Meirin. Selain Yahuwa, ia adalah yang paling mengenali identitas kepala yang sedang di genggam oleh sosok tersebut. Karena ia sempat berhadapan langsung dengan wakil pemimpin kelompok Bandit Kumbang Gurun ini.


"Darsa! Tunjukkan apa yang kau dapat dari latihan tertutupmu!" Ucap Theo. Ditengah tatapan bingung setiap orang yang mencoba menebak identitas sosok mengerikan dihadapan mereka.


"Sesuai intruksi!" Jawab Darsa singkat. Sebelum tanpa membuat satu riak apapun, mengaktifkan salah satu tatto segel yang berada di lengan kanannya.


*Woooshhhh….!!!


Bersamaan dengan aktifnya tatto segel, sesosok Demonic Beast berbentuk Laba-laba raksasa, kini melompat keluar dari dalam tatto segel.


Mengeluarkan aliran Mana Tanah yang bercampur dengan Mana Kegelapan, sang Demonic Beast yang memiliki bentuk wajah mengerikan karena memiliki ratusan mata kecil, mulai dengan cepat menggerakkan delapan kakinya untuk menuju kearah Thomas.


*Woooshhhh….!!!


Tak lama setelah mengeluarkan Demonic Beast berbentuk Laba-laba, Darsa meneruskan aksinya dengan kembali mengaktifkan tatto segel lain. Kali ini yang berada di lengan kirinya.


Dari tatto segel kedua, kali ini yang melompat keluar adalah Demonic Beast berbentuk Kepiting hitam raksasa. Aliran Mana Air yang bercampur dengan Mana Kegelapan, memancar keluar dari dalam tubuh Kepiting itu. Sebelum sama seperti Laba-laba raksasa panggilan Darsa yang pertama, Demonic Beast berbentuk Kepiting ini menerjang kearah Thomas.


*Woooshhhh…!!!


*Wooossshhhh….!!!


Tak berhenti dengan dua Demonic Beast panggilan, Darsa kembali mengaktifkan dua tatto segel secara bersamaan. Kali ini yang berada di leher dan perutnya.


Dua sosok melompat keluar dari dalam dua tatto segel. Satu berbentuk Capung dengan banyak sayap dimana memiliki aliran Mana Angin bercampur dengan Mana Kegelapan, sementara satu lagi berbentuk Kumbang yang memiliki atribut Mana Api bercampur Mana Kegelapan.

__ADS_1


__ADS_2