
"Tuan muda! Akhirnya kau kembali!" Kata Jasia, sambil memeluk Theo.
"Ugghhh… Jasia!"
"Hmmm…?"
"Kau tahu bahwa posisi kita ini sangat janggal untuk dilihat bukan?" Tanya Theo. Saat ini dia sedang jatuh terlentang dengan Jasia berada diatasnya memeluk erat.
Menyadari bahwa dia telah bersikap terlalu berlebihan, sehingga berakhir dalam posisi janggal tersebut, muka Jasia langsung memerah. Kemudian dengan cepat ia segera berdiri.
"Maafkan aku!" Gumam Jasia pelan, masih dengan muka merah padamnya, sambil menunduk sangat dalam. Terlalu malu untuk mengangkat wajah dan melihat sekitar.
'Aku sungguh idiot! Aku sungguh idiot! Aku sungguh idiot!' kata Jasia dalam hati. Memaki dirinya sendiri berkali-kali.
Suasana canggung ini bertahan untuk beberapa saat sampai kemudian pemimpin Bandit pertama maju untuk menghampiri Theo.
"Boss besar! Akhirnya kau kembali! Sudah lama kami menunggumu! Banyak laporan yang ingin kusampaikan padamu!" Kata Pemimpin pertama.
"Hmmm… tentu saja! Lagi pula aku juga punya banyak pertanyaan untuk kalian!" Kata Theo, sambil mulai menatap pemimpin pertama sampai keempat kelompok Bandit secara bergantian.
"Tapi pertama-tama, adakah orang disini yang mau menjelaskan padaku, kenapa bisa kelompok dengan latar belakang berbeda seperti kalian, bisa berada di satu tempat yang sama? Dan kelihatanya, kalian juga sudah saling akrab satu sama lain?" Tanya Theo, kali ini mengalihkan tatapannya pada Aurega.
Mendengar itu, dan melihat tatapan Theo, Aurega yang merasa pertanyaan barusan ditujukan padanya, segera maju untuk menjawab.
"Brother Theo, lama tak jumpa!" Kata Aurega, membuka percakapan dengan memberi salam tangan singkat pada Theo.
Melihat itu, Theo segera memberi salam tangan balik. "Brother Aurega! Setelah tak bertemu untuk beberapa saat, kulihat kultivasimu sudah sangat berkembang!" Kata Theo. Saat ini ia bisa melihat Aurega yang dulu merupakan Immortal Bumi, sekarang sudah mencapai Immortal Surga.
"Hahhaha… apa yang kau katakan? Dibandingkan denganmu, perkembanganku ini sama sekali tak bisa dibanggakan sama sekali!"
"Fakta bahwa kau bisa melihat tingkat kultivasiku, sementara aku sendiri tak bisa melakukan sebaliknya, sudah cukup membuktikan bahwa dari awal kau memang lebih berbakat dariku maupun Armadillo!"
__ADS_1
"Itu sungguh membuatku malu ketika mengingat, dulu pernah menantangmu dengan sombong dalam tradisi pertarungan desa! Hahahha….!" Kata Aurega. Diakhiri dengan tawa lantang yang canggung.
Pemuda ini sekarang dapat menduga bahwa Theo setidaknya telah mencapai kelas General, karena dia yang seorang Immortal Surga, tak mampu membaca tingkat kultivasi Theo.
"Tak bisa membaca tingkat kultivasi?"
Mendengar kata-kata Aurega, pemimpin Bandit pertama segera mengulang kata-kata pemuda tersebut. Kemudian dengan sedikit terburu mulai mencoba membaca tingkat kultivasi Theo.
"General tahap awal!"
Sesaat setelah sang pemimpin Bandit memeriksa tingkat kultivasi Theo, dia langsung berseru kaget. Membuat setiap orang yang ada disekitarnya ikut mencoba membaca tingkat kuktivasi Theo juga. Baik itu ketiga pemimpin Bandit lainnya, maupun Jasia yang kini sedikit melupakan rasa malunya, ikut melihat kearah Theo.
"Tuan muda! Kau sungguh luar biasa!" Jasia ikut berseru kaget saat melihat Theo telah mencapai kelas General.
Sementara keempat pemimpin Bandit, kini saling melihat satu sama lain, mereka sekarang mulai paham dengan maksud Theo yang tadi mengatakan ingin menanyakan banyak hal pada mereka. Seketika itu juga, perasaan keempatnya menjadi buruk.
Dengan begitu banyak sumber daya yang di berikan Theo pada kelompok Bandit di pertemuan terakhir, dan dengan suntikan banyak Mana murni yang dialirkan Theo kedalam Element Seed masing-masing dari mereka melalui segel kontrak Tuan-hamba, itu akan sangat memalukan bila mereka masih saja terjebak di kelas General tahap awal, sementara Boss besar mereka, sekarang juga telah mencapai kelas yang sama cuma dalam waktu beberapa bulan.
"Hahhaa… aku hanya secara kebetulan menemukan beberapa sumber daya berharga dalam perjalanan! Ditambah dengan House Braveheart yang bermurah hati meminjamkan tempat pelatihan tertutup milik mereka, dengan itu semua, akan memalukan bila aku tetap bertahan di kelas Immortal!" Jawab Theo, sambil melirik dengan tatapan penuh makna kepada kelompok Bandit Lebah Hitam.
"Brother Theo, kurasa kau masih sedikit bingung dengan yang terjadi, setelah ini, biar aku yang menjelaskan padamu! Tapi sebelumnya, lebih baik kita kembali dulu ke pos desa tersembunyi yang berada tak jauh dari sini! Agar bisa mengobrol dengan lebih leluasa!"
Ketika kelompok Bandit masih memasang suasana suram, Aurega yang tak menyadari situasi tersebut, kembali membuka obrolan dengan Theo. Menyelamatkan kelompok Bandit yang sudah merasa kebingungan mencari alasan yang tepat untuk di berikan pada Theo, terhadap kondisi kultivasi mereka yang tidak terlalu banyak mengalami perkembangan.
"Hmmm…. Baiklah, begitu lebih baik!" Jawab Theo singkat.
"Tapi tuan muda! Bagaimana dengan pintu masuknya?" Tanya Jasia, merasa meninggalkan pintu masuk Jurang Misterius bukanlah hal bijak. Meskipun saat ini sudah tahu bahwa orang yang berhasil menerobos masuk adalah tuan mudanya sendiri, tapi tetap saja ia merasa sedikit trauma dan khawatir.
"Masalah itu, tenang saja! Aku akan kembali mengaktifkan rangkaian Formasi rahasia yang ada di dalam Jurang. Dengan begitu, selain serangan dari dalam, siapapun tak akan bisa menerobos masuk dengan paksa dari luar!" Kata Theo, kini menatap kearah kera raksasa, sebelumnya segel formasi rusak karena di serang dari dalam oleh kera tersebut.
Aurega sendiri, yang merupakan seorang ahli formasi, sekarang mulai paham bagaimana mekanisme dari formasi yang dari kemarin membuatnya sangat penasaran ini bekerja.
__ADS_1
"Jadi, ini adalah salah satu formasi, yang memiliki jaringan raksasa, dimana seluruh segel formasi, terhubung kesuatu tempat di didalam Jurang yang menjadi lokasi kunci dari simpul semua formasi!" Kata Aurega, dengan ekpsresi wajah mengerti. Terlihat agak antusias.
"Hmmm… ini terlihat agak mirip dengan formasi pelindung desa!" Kata Aurega lagi. Dia sekarang mulai berfikir untuk meminta Theo mengajarinya tentang formasi tersebut jika ada waktu luang. Sehingga kedepan bisa mencoba memodifikasi formasi pelindung desanya dengan sistem baru ini.
***
(Pos terdekat desa tersembunyi)
"Hmmm… jadi seperti itu! Sungguh sebuah kebetulan yang aneh dan tak terduga!" Kata Theo, begitu ia selesai mendengar cerita lengkap dari Aurega, tentang bagaimana semua kelompok bisa bertemu.
"Yahh… aku sendiri juga tak menduga kalau nona Jasia adalah anggota Housemu! Dan asal kau tahu, ide untuk melakukan penggabungan kelompok, guna membentuk tim gerilya, berasal dari Nona Jasia!"
"Sekarang aku mulai berfikir, apa semua anggota House Alknight adalah seorang monster berbakat!" Kata Aurega, dengan ekspresi penuh kekagumam.
"Dan yang membuatku lebih terkejut lagi, bisa-bisanya kau berfikir untuk memasang kontrak Tuan-Hamba kepada kelompok Bandit bengis itu!"
"Brother Theo, kau ini benar-benar tak terduga! Tak henti-hentinya membuatku terkesan! Hahhaha….!" Kata Aurega lagi.
"Hahaha.. Brother Aurega, kau terlalu memuji!" Jawab Theo singkat.
Masalah para Bandit sendiri, sebenarnya yang ada dipikiran Theo cukuplah sederhana. Bila ia bisa memberdayakan mereka, kenapa juga harus membunuhnya.
Setelah basa-basi ringan. Dan setelah sedikit memberi hukuman serta peringatan terakhir pada para Bandit untuk berlatih lebih giat, Theo akhirnya mengutarakan keinginannya untuk melakukan penempaan tertutup, meminta ijin untuk meminjam aula penempaan milik desa tersembunyi.
Mendengar itu, tanpa terlalu banyak mempertanyakan, Aurega segera mengantar Theo kembali kedesa, dan dengan disambut oleh kedua ketua Klan, Theo di persilahkan untuk menggunakan aula penempaan.
-----
Note : Teman-teman, mohon bantuannya biar popularitas cepat naik menjadi 1 M dengan cara menyempatkan menekan tombol like dan memberi komentar di setiap chapternya.
Terserah deh mau komen seperti apa, misal kalian ketik satu huruf "A" saja, itu juga sudah termasuk komentar kok wkwkwkk.
__ADS_1
Dan seperti biasa, ketika saya meminta bantuan sesuatu, pasti ada imbal baliknya, entah itu nanti crazy up, atau saya buka lagi satu Spin off sebagai chapter khusus ^^
Itu saja, TERIMA KASIH