
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
"Groooooaaaahhh….!!!!"
Teriakan-teriakan ganas para Gajah metalik, terdengar lantang begitu mereka mendarat pada tanah berpasir. Satu teriakan yang membuat kelompok lawan yang tengah bersiap untuk membentuk formasi pertahanan, menghentikkan kegiatan masing-masing.
Mereka semua menghirup udara dingin saat mendengar teriakkan tersebut, tak bisa membayangkan kawanan Gajah metalik bertubuh raksasa yang terlihat sangat mengerikan tersebut, sebentar lagi akan bergerak mendobrak formasi bertahan yang sedang mereka bentuk.
"Thomas! Mainan barunya telah siap! Pergunakan dengan baik!" Seru Theo. Tampak tak peduli dengan tatapan ngeri ribuan pasukan musuh di depannya.
Mendengar kata-kata Theo, Thomas yang sebelumnya masih memimpin divisi pendobrak maju dengan langkah kaki berdebam karena telah berubah dalam mode Meridian Knightnya, segera menjadi antusias ekspresi wajahnya.
Seperti layaknya seorang anak kecil yang mendapat mainan baru dari sang ayah, Thomas mempercepat langkah kaki beratnya dengan ekpsresi riang, tak ingin menunda untuk segera menaiki salah satu Gajah metalik.
"Boss…! Kau yang terbaik!" Teriak Thomas, setelah menunggangi salah satu Gajah metalik.
Seperti Thomas, puluhan pasukan divisi pendobrak yang ia pimpin, ikut naik pada punggung 19 Gajah metalik raksasa lainnya. Namun, berbeda dengan Thomas yang menunggang seorang diri, 19 Gajah metalik lain ditunggangi oleh 5-6 orang sekaligus.
"Sialan! Aku juga ingin menaiki gajah itu!" Teriak salah satu anggota divisi pendobrak yang tak kebagian tempat.
__ADS_1
"Hahhaha…! Salahkan kaki-kaki lemahmu itu yang bergerak sangat lambat! Siapa cepat, ia dapat!" Ucap anggota divisi pendobrak lain yang berhasil bergerak lebih cepat dari kawan-kawannya, sehingga bisa menaiki salah satu punggung Gajah metalik.
"Berhenti main-main! Itulah guna berlatih dengan giat! Setiap kalian menjadi lebih kuat, maka banyak manfaat yang bisa kalian terima!" Ucap Thomas.
"Sekarang, divisi pendobrak! Kembali maju menerjang! Hancurkan formasi bertahan lemah didepan sana!" Teriak Thomas. Kembali memimpin langkah pasukan divisi pendobrak yang sempat sedikit terhenti.
Dengan wajah antusias dan mencoba memasang seringai lebar seperti yang biasa ditunjukkan Theo, Thomas berdiri gagah diatas Gajah metaliknya. Meskipun memang seringai lebar yang ia pasang tak terlalu cocok dengan bentuk wajah bulatnya yang berlemak, namun harus diakui, gaya Thomas yang sudah dalam mode Meridian Knight dan memanggul Gada raksasa dipundaknya, terlihat cukup keren saat ia menunggangi Gajah metalik raksasa.
Sampai pada akhirnya, pasukan divisi pendobrak pimpinan Thomas benar-benar mendobrak masuk pada formasi bertahan pasukan aliansi kelompok Bandit Langit Hitam.
Para Gajah metalik raksasa dengan langkah kaki berat, menginjak-injak setiap lawan yang berada di hadapannya. Sementara anggota divisi pendobrak lain yang tak berkesempatan menunggangi Gajah metalik, mengikuti dibelakang para Gajah. Telah berubah kedalam Mode Meridian Knightnya masing-masing, ikut melakukan usaha mendobrak formasi pertahanan musuh.
Situasi tersebut, membuat pihak lawan menjadi sangat kuwalahan. Dengan setengah mati mempertahankan formasi mereka. Dalam posisi sulit tersebut, kelompok aliansi Bandit Langit Hitam kembali di buat lebih frustasi saat tiba-tiba, ratusan orang yang menunggangi Serigala Metalik, melompat melewati pasukan pendobrak Bandit Serigala.
Kelompok yang baru datang tersebut, tentu saja adalah pasukan divisi penyergap Bandit Serigala yang di pimpin langsung oleh Sanir. Memanfaatkan situasi benturan keras yang berhasil di lakukan oleh divisi pendobrak, Sanir memimpin divisi penyergap untuk menyelinap masuk kedalam formasi musuh.
Kehadiran divisi penyergap ini yang mana segera melancarkan berbagai serangan mematikan dari senjata mereka yang memiliki atribut listrik khas buatan mantan anggota kelompok Bandit Halilintar, menyebabkan formasi bertahan pihak aliansi Bandit Langit Hitam yang tampak rapat diawal, segera berubah kacau.
Melihat mereka akhirnya berhasil membuka pertahan lawan di beberapa titik, divisi pendobrak segera membuat satu formasi dimana menyerupai jalur masuk kedalam formasi lawan.
Dan ketika jalur-jalur sudah terbentuk, ratusan lain anggota Bandit Serigala dari berbagai divisi, menerjang masuk kedalam inti formasi pihak aliansi Bandit Langit Hitam. Berbagai divisi ini, dipimpin langsung oleh seluruh wakil ketua Bandit Serigala lainnya.
Dengan hasil tersebut, dari awal dimulainya pertempuran, pihak Bandit Serigala benar-benar telah mengambil langkah unggul. Menekan keras pihak lawan mereka. Memaksa aliansi Bandit Langit Hitam, untuk berada dalam posisi bertahan.
Situasi berkembang semakin kacau bagi kelompok aliansi Bandit Langit Hitam saat dari atas langit, satu sosok yang terus mengeluarkan aura sangat mendominasi, beberapa kali menerjang turun dengan kecepatan tinggi, menghujamkan serangan-serangan dahsyat pada bagian paling dalam formasi pertahanan pihak aliansi Bandit Langit Hitam.
Sosok ini tak lain adalah Raja Naga Hitam, dengan Theo yang menunggang di punggungnya. Theo sendiri, tampak terus menghujamkan tongkat logam Baal kearah bawah dimana kerumunan musuh berada, menyebabkan ledakan-ledakan dahsyat dari hancurnya tanah pada setiap lemparan tongkatnya yang penuh aliran Mana Tanah intens. Lempar dan tarik kembali, hanya itu yang ia lakukan sembari memasang seringai lebar.
Sosok Theo dan Raja Naga Hitam, bagaikan dewa kematian yang terus menari mengambil nyawa di atas langit medan pertempuran.
__ADS_1
***
(Perkemahan Bandit Langit Hitam)
Saat situasi pertempuran sudah berkembang sangat intens di depan rumah mereka, sekelompok elite wakil pemimpin Bandit Langit Hitam tampak justru sibuk merawat Boss Besar mereka yang saat ini sedang terluka parah akibat beradu tinju dengan Theo.
Luka paling parah yang diterima oleh Boss Besar Bandit Langit Hitam tentu saja ada pada area tangan kanannya. Dimana sekarang tampak sudah hancur. Tak bisa di selamatkan lagi, harus segera dilakukan proses amputasi.
Boss Besar Bandit Langit Hitam masih berteriak kesakitan dengan sangat keras di dalam kemah medis, sampai tiba-tiba, sekelompok wakil pemimpin yang berjaga di luar kemah medis, melihat bayangan beberapa orang datang mendekat.
"Siapa itu! Jangan mengendap-ngendap dalam situasi seperti ini! Atau kalian bisa mati kapan saja!" Bentak salah satu wakil pemimpin Bandit Langit Hitam yang sedang berjaga.
Bertepatan dengan teriakannya, salah satu sosok melompat dan mendarat tepat di hadapan sang wakil pemimpin. Sosok yang baru saja mendarat ini, memakai kain hitam yang menutup penuh seluruh wajahnya.
"Hmmmm… Darsa! Apa yang sedang kau lakukan disini? Bukankah seharusnya kau memimpin divisimu dan membantu divisi strategi?" Ucap wakil pemimpin Bandit Langit Hitam begitu melihat sosok Darsa muncul di hadapannya.
"Hmmmm… Aku hanya sekedar mengantar teman lama!" Jawab Darsa. Kemudian dengan sangat tiba-tiba, menusuk dada wakil pemimpin tua di hadapannya dengan sebuah belati.
Tindakan Darsa, tentu saja membuat para wakil pemimpin Bandit Langit Hitam lain yang berada di lokasi menjadi terkejut. Namun, belum sempat mereka memberi reaksi apapun, beberapa sosok lain melompat keluar.
Beberapa sosok yang awalnya masih memakai tudung penutup wajah ini, segera membuka tudung mereka begitu keluar dari balik bayangan.
"Tidak mungkin!" Gumam salah satu wakil pemimpin Bandit Langit Hitam saat melihat wajah salah satu orang yang baru saja datang. Tatapan matanya seperti sedang melihat hantu saat menyadari keberadaan orang tersebut.
"Akhirnya! Aku sudah lama menantikan momen ini!"
Sosok tersebut tak lain adalah Zota, bersama dengan kelompok kecil yang ia pimpin. Sementara Razak, Hella, serta Gerel, juga termasuk di dalam kelompok kecil ini.
"Bunuh orang-orang ini sekarang juga!" Teriak salah satu wakil pemimpin Bandit Langit Hitam. Setelah mulai menyadari situasi yang terjadi.
__ADS_1
Dengan teriakannya tersebut, pertempuran antar kelompok elite pun terjadi di dalam kemah besar Bandit Langit Hitam.