Seven Deadly Child

Seven Deadly Child
388 - Rantai Cahaya


__ADS_3

Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.



Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.


Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v



_____________________________________________


Dengan wujud Berserk buatan miliknya, Theo yang saat ini diselimuti berbagai macam aliran atribut Mana, menatap tajam kearah roh sisa panglima Cinta-Kasih.


"Berhenti bersikap seolah kau adalah pemilik Istana Emas!" Ucap Theo, dengan nada dingin.


Mendengar kata-kata Theo, jiwa sisa panglima Cinta-Kasih mulai menaikkan salah satu alisnya. Kemudian tiba-tiba tertawa lantang.


"Hahhahahhaa….!!!"


"Bocah! Kau hanya penduduk realm kelas rendah! Di hadapanku yang merupakan salah satu panglima Sage Lord Salomon, dirimu itu bahkan lebih rendah dari seekor semut!" Ucap Jiwa sisa panglima Cinta-Kasih.


"Hanya karena kau memiliki bakat yang cukup spesial di Gaia Land ini, jangan pikir bahwa dunia akan selalu berputar di sekitarmu!"


"Apa kau pikir dirimu itu semacam tokoh utama suatu cerita dongeng dalam legenda?"


"Bakat sepertimu, cukup banyak di realm yang lebih tinggi!" Tutup Jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, dengan ekpsresi wajah merendahkan kearah Theo.


"Apakah begitu?" Gumam Theo. Sebelum aliran Mana cahaya intens mulai menyeruak keluar disekitar tubuhnya. Mendominasi 5 atribut Mana lainnya.


"Aku memang sering berfikir bahwa garis takdir, entah kenapa terus menerus berputar di sekitarku! Namun, aku tak pernah beranggapan bahwa diriku adalah semacam aktor utama atau sejenisnya!"


"Bakat luar biasa dari realm yang lebih tinggi?"


"Hal semacam itu, sudah pernah kulihat dengan mata kepalaku sendiri! Tak akan lagi membuatku terkejut! Dan bakat luar biasa ini, pernah memberi satu nasehat padaku!"

__ADS_1


"Jika kau ingin mencapai puncak tertinggi, maka kau harus berani mengambil semua kesempatan yang tersaji di hadapanmu! Meskipun resikonya cukup tinggi! Itu akan sepadan!"


"Tak ada makan siang gratis di dunia ini!" Tutup Theo. Seraya kemudian mulai membentuk segel tangan rumit.


Bersamaan dengan segel tangan yang mulai ia bentuk, aliran Mana cahaya di sekitar tubuhnya yang diawal sudah begitu intens, kini bergerak semakin liar tak beraturan.


"Hmmmm…. Apa yang coba kau lakukan!" Ucap jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, ekspresi wajah santai yang dari tadi ia tunjukkan, seketika berubah sedikit cemas begitu melihat segel tangan serta peristiwa alam aneh yang terjadi disekitar tubuh Theo. Ia tampak mengetahui apa yang ingin di lakukan oleh Theo.


"Apa yang ingin kulakukan? Tentu saja mencoba mengambil kesempatan yang tersaji di hadapanku!" Jawab Theo.


Dan tepat ketika Theo selesai dengan kalimatnya, aliran Mana Cahaya yang tadi bergerak liar, kini mulai bergabung satu sama lain, membentuk beberapa rantai cahaya yang begitu kemilau. Tampak sangat indah.


"Salah satu teknik seri kedua segel kehidupan! Rantai penangkap roh dari teknik Boneka Bernyawa!" Gumam jiwa sisa panglima Cinta-Kasih.


"Benar sekali! Aku tak meragukan wawasanmu! Mengingat kau adalah makhluk dari realm utama yang telah hidup ratusan juta tahun!" Ucap Theo. Seraya mulai memasang seringai lebar di wajahnya.


Mendengar kata-kata Theo, raut wajah dari jiwa sisa panglima Cinta-Kasih mulai bergetar untuk sementara waktu, sebelum akhirnya kembali tenang.


"Hmmmm… harus kuakui bahwa itu cukup mengejutkan saat melihat kau yang hanya penghuni realm kelas rendah, bisa menguasai teknik segel kehidupan. Terlebih bisa mempraktekkannya dengan cukup sempurna! Keterampilan, pemahaman, serta bakatmu benar-benar diatas rata-rata!" Kata jiwa sisa panglima Cinta-Kasih. Ekspresi wajahnya kini kembali santai.


"Meskipun hanya jiwa sisa, kau pikir siapa diriku ini! Aku adalah jiwa sisa dari panglima Cinta-Kasih yang agung!"


"Mana yang masih tersimpan di dalam rohku ini, sudah lebih dari cukup untuk memblokir teknikmu! Hahahahhha….!" Tambah Jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, menutup semua kalimatnya dengan tawa lantang.


"Ohhh, apakah benar seperti itu? Kau ingin melakukan adu katahanan jumlah Mana denganku?" Ucap Theo. Kemudian tanpa menunda lagi, kembali membuat segel tangan. Dilanjutkan dengan menggerakkan ujung jarinya, memerintahkan puluhan rantai untuk bergerak menerjang kedepan. Tepat menuju kearah jiwa sisa panglima Cinta-Kasih.


Melihat hal tersebut, jiwa sisa panglima Cinta-Kasih tampak tak memiliki ekspresi khawatir sedikitpun. Ia justru kembali tertawa lantang seraya membuka lebar kedua tangannya. Terlihat ingin menyambut puluhan rantai cahaya yang saat ini bergerak cepat kearahnya.


Sampai pada akhirnya, puluhan rantai cahaya membelenggu tubuh roh dari panglima Cinta-Kasih sepenuhnya. Sementara jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang tubuh rohnya kini telah terbelenggu, masih tertawa lantang. Benar-benar percaya diri bahwa ia tak akan kalah dalam adu ketahanan Mana dengan Theo.


"Katak dalam tempurung! Kau menggali kuburmu sendiri!" Seru jiwa sisa panglima Cinta-Kasih. Kemudian mulai melakukan proses menyerap balik aliran Mana Theo yang terhubung pada rantai-rantai cahaya.


Melihat tindakan jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, Theo yang kini bisa merasa bahwa simpanan Mananya di lahap oleh jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, mulai menaikkan salah satu ujung alisnya.


"Hahahhaha...! Aliran Mana yang sungguh murni, mendalam, dan sangat melimpah! Aku akan menyerap semua simpanan Manamu dan menjadikannya milikku!"

__ADS_1


"Dengan begitu, aku mungkin punya kesempatan untuk membentuk tubuh duniawi dan memulai kultivasi! Menjadi eksistensi mandiri yang lepas dari tubuh utama! Hahahha….!" Seru jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, ekspresi wajahnya tampak sangat antusias ketika merasakan kualitas Mana yang ada di dalam tubuh Theo.


Disisi lain, Theo yang melihat jiwa sisa panglima Cinta-Kasih begitu bahagia, kini justru semakin melebarkan seringainya.


"Teknik segel kehidupan! Kontrak Tuan-hamba, Transfer Mana!" Gumam Theo.


Bersamaan dengan gumaman Theo, simpanan Mana yang sempat berkurang drastis di dalam Element Seednya, kini mulai kembali terisi dengan sangat cepat begitu gambar rune formasi aneh mulai menyala di sekitar Element Seed tipe Netral miliknya.


Bukan cuma terisi ulang sampai benar-benar penuh, Element Seed tipe Netral milik Theo yang saat ini telah kelebihan jumlah Mana, mulai bercahaya terang, kemudian dengan cepat, mengalirkan lumeran Mana di dalamnya pada rantai cahaya, berlanjut dengan menarik balik aliran Mana milik Jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang terhubung pada rantai cahaya tersebut.


Merasakan aliran Mana di dalam tubuhnya kini terserap balik dengan begitu liar, ekpsresi wajah jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang sebelumnya tampak sangat bahagia, segera berubah buruk.


"Formasi rune itu!"


Jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang aliran Mananya terhubung dengan rantai cahaya, kini bisa melihat keberadaan Element Seed tipe Netral di dalam ranah jiwa Theo, dan begitu melihat ukiran rune formasi yang tercipta di sekitar Element Seed tersebut, wajahnya kini menjadi semakin buruk.


"Tidak mungkin! Itu adalah teknik Tranfer Mana! Kau juga menguasai seri pertama segel kehidupan! Kontrak Tuan-hamba?" Ucap jiwa sisa panglima Cinta-Kasih dengan tatapan tak percaya. Kemudian dengan panik, mulai mencoba melepas puluhan rantai yang membelenggu tubuhnya.


"Hhahahah….! Sudah terlambat! Ingin mencoba mengadu simpanan Mana denganku? Untuk eksistensi yang bisa di bilang seorang dewa di realm kelas rendah ini, kau benar-benar konyol!" Ucap Theo. Seraya terus menyerap Mana milik seluruh orang yang terikat kontrak Tuan-hamba dengannya. Terus mengisi Element Seed tipe Netral dalam ranah jiwa.


"Tidak! Kau tak boleh melakukan ini! Aku adalah roh dari panglima Cinta-Kasih yang agung!" Ucap jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang kini sudah sangat panik.


Namun, kata-kata yang ia ucapkan, hanya di sambut dengan seringai lebar oleh Theo. Merasa itu hanyalah ucapan kosong seorang yang telah putus asa.


Tak lama kemudian, ketika simpanan Mana di dalam roh sisa panglima Cinta-Kasih telah benar-benar habis, tarikan Element Seed tipe Netral Theo, tak berhenti, justru meneruskan menyerap dengan lahap. Kini mulai menarik tubuh roh itu sendiri.


Sementara jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang energi kehidupannya terus berkurang dengan sangat cepat, bentuk rohnya mulai tampak menipis, begitu tipis dan transparan dimana hampir tak bisa dilihat. Ia bahkan sudah kehilangan kemampuannya untuk berbicara.


Dan tepat ketika bentuk roh dari panglima Cinta-Kasih terlihat mengecil dan tampak akan menghilang, Theo segera menghentikkan daya serap Element Seed tipe Netral miliknya. Kembali membuat segel tangan rumit, kemudian mengeluarkan sebuah tabung metalik yang terbuat dari Logam Surgawi.


Dengan gerakan ujung jarinya, Theo mengarahkan puluhan rantai yang mengikat jiwa sisa panglima Cinta-Kasih, untuk bergerak memasuki tabung metalik. Sepenuhnya menyegel jiwa sisa panglima Cinta-Kasih dalam tabung tersebut.


Semua aksi Theo, diakhiri dengan sebuah ledakan keras. Dimana membuat riak Mana menyebar kesegala arah. Aliran Mana pekat berbentuk emas milik jiwa sisa panglima Cinta-Kasih yang terserap begitu banyak di dalam Element Seednya, membuat Theo berhasil naik 2 tingkat sekaligus.


Dari King tahap awal, naik ke kelas King tahap Bumi.

__ADS_1


__ADS_2