
Sebagai bentuk dukungan kawan-kawan buat Novel Seven Deadly Child ini. Penulis berharap, tanpa paksaan, cukup melakukan dua hal ini.
Sempatkan pencet tombol LIKE sebelum membaca.
Sempatkan meninggalkan KOMENTAR setelah membaca, terserah mau komen kayak apa, ketik satu huruf "A" saja sudah termasuk komentar kok :v
_____________________________________________
Dengan terbunuhnya Boss Besar kelompok Bandit Langit Hitam, kelompok Bandit lain yang menjadi bagian dari aliansi, dimana dari awal pertempuran mentalnya sudah jatuh, kini akhirnya benar-benar kehilangan semangat tempur.
Hampir secara serentak, seluruh pihak yang menjadi lawan dari kelompok Bandit Serigala dalam pertempuran tersebut, menaruh senjata masing-masing. Kemudian mulai mengambil sikap berlutut.
Dilain sisi, melihat seluruh lawannya saat ini telah menyerah, berbagai seruan kemenangan perang segera menggema di pihak kelompok Bandit Serigala. Suasana seketika menjadi begitu riuh.
Dalam suasana riuh tersebut, Zota yang masih berdiri gagah diatas gerbang kemah besar Bandit Langit Hitam, tiba-tiba kembali menyerukan sesuatu.
"Kalian semua dengarkan aku!" Teriak Zota dengan sangat lantang. Kemudian semakin mengangkat lebih tinggi lagi kepala adiknya.
"Dengan kepala yang berhasil kupenggal ini, maka aku, Zota! Kembali mengklaim kedudukan sebagai Boss Besar kelompok Bandit Langit Hitam!" Seru Zota.
Sebuah seruan yang membuat suasana riuh menjadi sedikit lebih tenang lagi. Setiap orang baik itu anggota aliansi Bandit Langit Hitam, ataupun anggota kelompok Bandit Serigala, kini memfokuskan pandangannya kearah Zota.
Hampir bersamaan dengan kalimat terakhir yang diserukan Zota, Raja Naga Hitam bersama Theo yang menunggang di punggungnya. Melakukan pendaratan keras membelah lautan manusia.
"Groooooaaaahhh….!!!!"
Raja Naga Hitam berteriak lantang dengan sangat liar begitu ia selesai mendarat. Menatap tajam setiap orang yang ada di sekitarnya dengan sorot mata penuh keagungan. Menyebabkan setiap yang memandang tatapan tersebut, terdorong untuk segera menundukkan kepala. Seolah sedang menghadap seorang raja agung.
Setiap orang masih menundukkan kepala, sampai kemudian Theo yang dari tadi duduk santai di punggung Raja Naga Hitam, dimana ada satu lokasi yang dipahat Theo seperti layaknya sebuah singgasana, kini mulai melangkah turun.
Jika Raja Naga Hitam mengeluarkan aura mendominasi bagaikan Raja agung, maka Theo yang saat ini melangkah turun dari punggungnya, kini terlihat bagaikan seorang Raja semesta. Dengan tatapan penuh ketajaman yang lebih mendominasi dari milik Raja Naga Hitam, Theo menatap lurus kedepan, dimana lautan musuh sedang berlutut dihadapannya.
Theo yang selesai melangkah turun, tak mengucapkan sepatah kata pun, hanya terus memandang kearah Zota.
__ADS_1
Melihat tatapan Theo, Zota segera melompat turun dari atas gerbang perkemahan besar Bandit Langit Hitam. Mendarat tepat di hadapan Theo. Dan tanpa mengatakan kalimat apapun, segera mengambil sikap berlutut.
"Aku, Zota! Boss Besar kelompok Bandit Langit Hitam, dengan ini menyatakan bahwa diriku, beserta kelompok Bandit Langit Hitam dan seluruh kelompok Bandit lain yang berada di bawah kekuasaan kelompokku, tunduk kepada kelompok Bandit Serigala!" Ucap Zota, dengan suara tegas dan mendalam.
"Salam pada Boss Besar!" Lanjut Zota, menutup kalimatnya dengan tradisi khas Bandit gurun ketika menyatakan setia pada Boss Besar mereka. Menunduk dan melakukan salam tangan.
"Salam pada Boss Besar!"
"Salam pada Boss Besar!"
"Salam pada Boss Besar!"
"Salam pada Boss Besar!"
"Salam pada Boss Besar!"
Dengan Zota sebagai pembuka, ratusan suara pernyataan setia terdengar menggema di seluruh medan pertempuran.
Hampir setiap Boss Besar kelompok Bandit yang di bawah kekuasaan kelompok Bandit Langit Hitam, tanpa ragu mengikuti apa yang dilakukan Zota. Meresmikan klaim yang tadi ia buat dengan menyatakan kesetiaan secara langsung pada Theo sebagai Boss Besar kelompok Bandit Serigala.
Theo masih menatap kearah ribuan orang yang berlutut di hadapannya, sampai kemudian, sekelompok orang melompat dari dalam perkemahan besar Bandit Langit Hitam. Mendarat tepat di hadapan Theo.
Mereka tak lain adalah beberapa Boss Besar kelompok Bandit yang sebelumnya menjadi bagian aliansi Bandit Langit Hitam, dimana akhirnya berhasil di hasut Darsa untuk membelot pada kelompok Bandit Serigala dalam pertempuran.
Dan tentu saja, intruksi untuk melemahkan kelompok aliansi Bandit Langit Hitam dari dalam yang dilakukan oleh Darsa, merupakan salah satu intruksi khusus yang diberikan Theo padanya. Hal inilah yang menyebabkan Theo harus menunda rencana penyerangan selama satu minggu. Memberi kesempatan dan waktu untuk Darsa melaksanakan tugasnya.
Berkat bantuan orang-orang ini pula, tim penyusup yang dipimpin oleh Zota, berhasil menghabisi Boss Besar Bandit Langit Hitam dan kelompok wakil pemimpin berkelas tinggi yang melindunginya.
"Hmmm… Sebelumnnya Darsa menawarkan pada kami, jika bersedia membelot dan bergabung dengan kelompok Bandit Serigala, maka kami akan mendapatkan imbalan besar!"
"Selain imbalan besar berupa sumberdaya berharga, kedudukan kami juga akan cukup tinggi di dalam kelompok Bandit Serigala!" Ucap salah satu Boss Besar kelompok Bandit pembelot. Masih dengan senyum tipisnya.
Mendengar kata-kata pria yang ada di hadapannya, Theo yang dari tadi hanya diam, kini mulai menaikkan salah satu ujung alisnya.
"Ohhhh… Darsa, apakah benar kau menjanjikan hal-hal tersebut pada mereka?" Tanya Theo. Kepada Darsa yang entah sejak kapan, tiba-tiba sudah berada disamping Zota. Mengambil sikap berlutut yang sama.
"Boss! Yang mereka katakan adalah benar!" Jawab Darsa singkat.
__ADS_1
"Hmmmm… Jadi seperti itu! Tapi ngomong-ngomong, apakah aku memberi intruksi untuk menawarkan hal-hal tersebut?" Tanya Theo. Kini seringai lebar mulai terpampang di wajahnya.
"Tidak sama sekali!" Jawab Darsa lagi, singkat, padat, dan jelas.
"Ahhhh… Kalian dengar itu? Darsa yang menjanjikan! Bukannya aku! Jadi, tak ada kewajiban bagiku untuk memenuhinya! Bukan begitu Darsa!" Tanya Theo.
"100% benar!" Tanggap Darsa.
Mendengar kata-kata Theo, dan juga jawaban dari Darsa, sekelompok Boss Besar Bandit yang ada di hadapan Theo, kini mulai memasang ekspresi wajah buruk. Senyum yang dari tadi menghiasi wajah mereka, lenyap seketika.
"Apa maksudnya ini! Kalian berusaha menipu kami?" Bentak salah satu Boss Besar.
Satu bentakan yang disambut Theo dengan semakin melebarkan seringainya.
"Apa kalian tuli? Dari awal aku tak pernah menjanjikan apapun!" Ucap Theo. Seraya mulai mengangkat tangan kanannya. Tampak bersiap memberikan suatu tanda.
"Imbalan besar dan kedudukan tinggi? Permintaan yang sungguh konyol dimana keluar dari mulut sekelompok tikus kikir pengkhianat!"
"Aku tak cukup bodoh untuk menerima orang-orang seperti kalian dalam kelompok Bandit Serigala!"
"Namun, bagaimanapun juga, kalian tetap berperan dalam kesuksesan langkah awal kelompok Bandit Serigala hari ini, jadi sebagai imbalan, aku akan memberi kematian yang cepat!" Tutup Theo, seraya mengayunkan tangan kanannya kearah depan.
Bersamaan dengan tanda yang di beri Theo, aura mendominasi yang sangat menekan, segera menyebar keluar dari dalam tubuh Raja Naga Hitam.
Aura yang tiba-tiba menyeruak keluar tersebut, menyebabkan kelompok Boss Besar Bandit yang ada di hadapan Theo tak sempat melakukan reaksi apapun sebelum Raja Naga Hitam bergerak menerjang kearah mereka. Mulai menginjak dan mencabik tubuh beberapa Boss Besar Bandit.
Melihat kejadian tersebut, beberapa Boss Besar Bandit lain yang kebetulan berhasil menghindar, segera berusaha melakukan langkah kabur. Namun hanya beberapa langkah mereka meninggalkan tempat….
"Zota! Darsa! Jangan ada satupun yang berhasil kabur! Ini perintah!" Ucap Theo.
"Laksanakan!" Ucap Zota.
"Baik!" Jawab Darsa.
Selesai memberi jawaban pada Theo, dua orang ini segera mengejar dan menghabisi setiap Boss Besar yang mencoba kabur.
Dengan hasil tersebut. Pertempuran antara kelompok aliansi Bandit Langit Hitam, melawan kelompok Bandit Serigala, akhirnya berakhir dengan kemenangan telak di pihak Bandit Serigala. Bukan hanya telak, namun bisa dibilang kemenangan yang cukup sempurna.
__ADS_1
---
Hmmm, entah kenapa covernya ganti2 sendiri. Menurut kalian bagus mana? yang lama atau yang di kasih pihak NT ini?